Pariwisata Masa Depan: Contoh Sukses Sport Tourism Berkelanjutan di Bali

M. Reza Sulaiman

Rabu, 04 Juni 2025 | 13:07 WIB
Pariwisata Masa Depan: Contoh Sukses Sport Tourism Berkelanjutan di Bali
Padma Run Bali 2025 contoh sport tourism berkelanjutan. (Dok. Padma Hotels)

Suara.com - Di tengah bentang alam hijau Desa Payangan, Ubud, lebih dari 740 pelari dari 70 kota di Indonesia dan sembilan negara dunia berlari menembus hamparan sawah dan perbukitan.

Mereka bukan sekadar mengikuti ajang lari biasa, melainkan turut ambil bagian dalam gerakan sport tourism berkelanjutan bernama Padma Run Bali 2025.

Digelar pada Mei lalu, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana kegiatan olahraga bisa menjadi wahana untuk menyatukan pelestarian lingkungan, penghormatan budaya, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Sport tourism memang bukan hal baru, tetapi pendekatan berkelanjutan seperti yang diusung Padma Run menjadi pembeda. Dengan mengusung tema #LaceUpForChange, acara ini membuktikan bahwa sport tourism dapat menjadi alat efektif untuk menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan.

Nilai Ekonomi yang Menggiurkan

Menurut berbagai proyeksi, potensi nilai ekonomi sport tourism di Indonesia diperkirakan mencapai Rp18,79 triliun pada 2024. Angka ini membuka peluang besar untuk pengembangan event olahraga dengan dampak jangka panjang.

Model Padma Run menjadi contoh bahwa event olahraga tidak harus berpusat di kota besar atau tempat wisata padat. Sebaliknya, kawasan seperti Desa Payangan yang masih mempertahankan keasrian dan kearifan lokal justru menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

"Menjadi Padma Run Bali pertama, saya tak pernah membayangkan kami akan meraih pencapaian sebesar ini. Selain menyelenggarakan acara yang tak terlupakan, kami juga berhasil memberikan kontribusi abadi bagi pendidikan; meningkatkan lingkungan belajar dan memberdayakan komunitas kami. Semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh setiap pelari, relawan, dan mitra yang terlibatlah yang memungkinkan semua ini terwujud. Tanpa dukungan Anda semua, kami tidak akan mampu mewujudkannya," ujar Inez Teresa, Race Director Padma Run Bali 2025, dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Dampak Nyata untuk Masyarakat

baca juga

Melalui program Padma GIVE (Grant, Inspire, Volunteer, Empower), acara ini berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp100 juta. Dana tersebut langsung disalurkan untuk membantu 102 siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Puhu. Ini menjadi bukti bahwa sport tourism bukan sekadar urusan tiket dan medali, melainkan katalis perubahan sosial di tingkat akar rumput.

Tak hanya soal pendidikan, model ini turut menggerakkan ekonomi warga lokal melalui penyerapan tenaga kerja, penyediaan konsumsi, dan aktivitas ekonomi lainnya yang mendukung event.

Menjawab Tantangan Pariwisata Bali

Salah satu ciri khas Padma Run adalah penyematan unsur budaya Bali di sepanjang jalur lari. Dari pertunjukan Tari Barong dan Tari Kera di pembukaan, hingga sambutan tarian Joged di kilometer pertama dan kemunculan Hanoman di kilometer ketujuh, suasana magis khas Bali terasa begitu kuat.

Kawasan wisata populer seperti Ubud kini menghadapi tekanan berat, mulai dari krisis pengelolaan sampah, keterbatasan sumber daya air, hingga risiko terkikisnya budaya lokal. Dalam konteks ini, Padma Run menghadirkan solusi alternatif melalui prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan:

  • Distribusi wisatawan: Mengarahkan pengunjung ke kawasan pedesaan yang belum banyak terekspos.
  • Durasi singkat: Kegiatan hanya berlangsung satu hari sehingga tekanan terhadap infrastruktur lebih ringan.
  • Dampak ekonomi langsung: Komunitas lokal mendapatkan manfaat nyata, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
  • Pelestarian aktif: Budaya lokal menjadi bagian integral dari pengalaman wisata.

Model untuk Masa Depan Pariwisata Indonesia

Setelah sukses digelar di Bandung, Semarang, dan Bali, Padma Run kini siap kembali ke Semarang pada September 2025. Konsistensi penyelenggaraan di berbagai kota menunjukkan bahwa model ini dapat direplikasi di daerah lain dengan karakteristik berbeda, selama prinsip keberlanjutannya dijaga.

Pariwisata berkelanjutan adalah masa depan Indonesia. Tidak hanya soal menarik wisatawan, tapi juga tentang menciptakan ekosistem wisata yang selaras dengan lingkungan, menghormati budaya lokal, dan menguntungkan masyarakat sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Novel Astravalor Princess: Saat Dunia Nyata dan Astral Tak Ada Batas

Review Novel Astravalor Princess: Saat Dunia Nyata dan Astral Tak Ada Batas

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:00 WIB

Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United

Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 11:07 WIB

Dilatih Eks Pelatih Bali United, Barito Putera: Kapal Besar Tak Takut Gelombang

Dilatih Eks Pelatih Bali United, Barito Putera: Kapal Besar Tak Takut Gelombang

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 06:37 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Sepatu Lari Specs Murah dan Awet, Cocok untuk Easy Run hingga Half Marathon

6 Rekomendasi Sepatu Lari Specs Murah dan Awet, Cocok untuk Easy Run hingga Half Marathon

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Setahun Kepergian Mpok Alpa, Suami Ungkap Pembagian Warisan

Setahun Kepergian Mpok Alpa, Suami Ungkap Pembagian Warisan

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:48 WIB

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×