Sejarah Sound Horeg dengan Jor Dar di India, Benarkah Indonesia Tiru India?

M Nurhadi

Senin, 28 Juli 2025 | 07:39 WIB
Sejarah Sound Horeg dengan Jor Dar di India, Benarkah Indonesia Tiru India?
Kolase sound horeg India (jordar) [Ist]

Suara.com - Fenomena sound horeg belakangan ini kian populer di Indonesia, memicu perdebatan di masyarakat. Musik jalanan ini dikenal dengan suaranya yang sangat keras, menggelegar, dan bass yang berdentum, menciptakan getaran yang kuat. Di satu sisi, sound horeg menjadi hiburan yang merakyat, terutama di wilayah pedesaan. Namun, di sisi lain, suaranya yang sangat berisik sering kali dianggap mengganggu.

Istilah sound horeg sendiri merupakan gabungan dari kata sound (suara) dan horeg yang merujuk pada suasana ramai dan berisik. Model musik serupa ternyata juga ada di India, dikenal dengan istilah Jor dar.

Meskipun tidak ada sumber resmi yang menyatakan adanya kaitan langsung antara keduanya, baik sound horeg maupun jor dae memiliki karakteristik serupa, yaitu musik yang kuat, energik, dan menggelegar. Di India, jor dar bahkan merujuk pada musik Hollywood dengan karakteristik serupa, dan dalam beberapa kasus, tradisi sound di sana bisa lebih ekstrem, di mana truk sound saling bertabrakan untuk menguji kekuatan suara. 

Asal-Usul Sound Horeg

Kemunculan sound horeg sebenarnya telah dimulai sejak era 2000-an, di mana masyarakat menggunakan alat pengeras suara sebagai hiburan sederhana. Namun, sebuah ide brilian mengubahnya menjadi fenomena yang dikenal sekarang. Inspirasinya datang dari diskotik di kota-kota besar seperti Jakarta, yang kemudian diadopsi oleh warga desa dengan konsep yang lebih merakyat.

Popularitas sound horeg semakin melejit setelah pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Banyak masyarakat yang merindukan hiburan di luar rumah, seperti karnaval dan pesta rakyat. Kini, sound horeg menjadi bagian tak terpisahkan dari konser dan pesta rakyat, terutama di wilayah Jawa Timur, di mana tren ini paling banyak ditemui.

Sementara, dikutip dari berbagai sumber, Istilah "jor dar" dalam konteks budaya India tidak memiliki makna yang dikenal secara luas atau terstandarisasi. Namun, dalam konteks musik, ada istilah "jor-dr" yang mengacu pada jenis musik keras yang berasal dari India. Meski belum terbukti, model dan gaya jor dar besar kemungkinan jadi rujukan "sound horeg" yang populer di beberapa kalangan meksipun belum terbukti secara valid.

ilustrasi asal usul sound horeg (instagram/faskhosengoxoriginal_real)
ilustrasi asal usul sound horeg (instagram/faskhosengoxoriginal_real)

Bahkan, di India sound horeg bisa lebih brutal dari Indonaesia, di mana truk pembawa sound bisa saling tabrak untuk adu "suara". Hal ini tidak dilakukan di Indonesia karena tentu saja akan merugi jika speaker yang digunakan rusak. 

Di balik popularitasnya, ada satu nama yang disebut-sebut sebagai pelopor sekaligus legenda dalam dunia sound horeg: Edi Sound. Sosoknya menjadi viral di berbagai media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X, hingga ia dijuluki "Thomas Alva Edisound Horeg" oleh warganet. Julukan ini merupakan bentuk penghormatan atas peran pentingnya dalam mengembangkan sistem audio keras yang menjadi ciri khas sound horeg.

baca juga

Meskipun informasi resmi tentangnya masih terbatas, Edi Sound dikenal sebagai seorang teknisi dan penyedia jasa audio dari Jawa Timur. Ia memiliki keahlian luar biasa dalam merakit dan memodifikasi perangkat audio sederhana menjadi sistem suara bertenaga besar yang mampu menggetarkan seluruh area. Edi bahkan disebut rela tidak tidur selama seminggu penuh demi menciptakan konfigurasi sound horeg yang sempurna, hingga kantung matanya menghitam dan menjadi ikon tersendiri di kalangan penggemar.

Dalam praktiknya, Edi Sound dikenal menggunakan teknik amplifier dan speaker rakitan, serta bermain dengan equalizer manual untuk menciptakan efek dentuman khas. Ia juga dikenal sering berbagi ilmunya kepada sesama pencinta audio melalui komunitas online dan forum-forum lokal. Edi disebut-sebut sebagai salah satu orang pertama yang memperkenalkan gaya sound horeg ini dalam acara hajatan seperti pernikahan, sunatan, dan parade kampung, yang kini gayanya banyak diadaptasi oleh pengusaha sound system lain.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral 'Edi Sound Horeg' Dibongkar Netizen: Bukan Penemu Lampu tapi Pemecahnya

Viral 'Edi Sound Horeg' Dibongkar Netizen: Bukan Penemu Lampu tapi Pemecahnya

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 21:35 WIB

Siapa Sebenarnya 'Thomas Alva Edi Sound Horeg', Begadang Seminggu Demi Bass Menggelegar

Siapa Sebenarnya 'Thomas Alva Edi Sound Horeg', Begadang Seminggu Demi Bass Menggelegar

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:32 WIB

Difatwa Haram MUI, Ini Deretan 5 Raja dan Ratu Panggung Sound Horeg yang Bikin Geger

Difatwa Haram MUI, Ini Deretan 5 Raja dan Ratu Panggung Sound Horeg yang Bikin Geger

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:37 WIB

Bukan Sound System-nya yang Haram, Terus Kenapa Horeg Dilarang MUI?

Bukan Sound System-nya yang Haram, Terus Kenapa Horeg Dilarang MUI?

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:37 WIB

Hitung Pendapatan Harian Sound Horeg yang Bikin Resah, Sekali Tampil Capai Rp 1 Miliar?

Hitung Pendapatan Harian Sound Horeg yang Bikin Resah, Sekali Tampil Capai Rp 1 Miliar?

Tekno | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:43 WIB

Ulasan Buku Teething: Mengurai Luka Keluarga dan Cinta Bersama Puisi

Ulasan Buku Teething: Mengurai Luka Keluarga dan Cinta Bersama Puisi

Your Say | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:01 WIB

Terkini

DPRD DKI Desak Polisi Sikat Pembawa Sajam di Balik Tawuran Matraman

DPRD DKI Desak Polisi Sikat Pembawa Sajam di Balik Tawuran Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:18 WIB

Catalyst: Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan, Bukan Wajibkan Seluruh Paket Internet Rollover

Catalyst: Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan, Bukan Wajibkan Seluruh Paket Internet Rollover

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:14 WIB

Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas

Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:11 WIB

Laba BCA Naik 1,8 Persen di Semester I 2026

Laba BCA Naik 1,8 Persen di Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Mengapa Penetapan Hutan Adat Menjadi Penentu Masa Depan Punan Batu?

Mengapa Penetapan Hutan Adat Menjadi Penentu Masa Depan Punan Batu?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:59 WIB

Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee

Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air

Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:56 WIB

Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji

Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:50 WIB

×