Merah Putih One For All Pakai Jalur Kilat? Ini Syarat Film Tayang di Bioskop Indonesia

Husna Rahmayunita

Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:26 WIB
Merah Putih One For All Pakai Jalur Kilat? Ini Syarat Film Tayang di Bioskop Indonesia
Ilustrasi bioskop (freepik)

Suara.com - Film animasi Merah Putih One For All menjadi topik perbincangan hangat di berbagai media sosial. Sejak kemunculan trailer-nya, film animasi bertema nasionalisme jadi bahan diskusi banyak warganet.

Trailer Merah Putih One For All resmi dirilis perdana pada 8 Agustus 2025 melalui platform YouTube. Berbagai komentar dan tanggapan masyarakat pun mengiringi film animasi yang dijadwalkan tayang tanggal 14 Agustus 2025 di bioskop.

Film animasi yang diproduksi oleh Perfiki Krasindo dan digarap oleh sutradara Endiarto beserta Bintang Takari ini akan tayang serentak tiga hari sebelum perayaan HUT ke-80 RI di seluruh bioskop Indonesia.

Produser Toto Soegriwo mengungkapkan bahwa pengerjaan film animasi Merah Putih One For All ini rampung dalam waktu kurang dari sebulan demi mengejar momen Hari Kemerdekaan. Kontroversi pun muncul mengiringi kemunculan fim tersebut.

Publik mempertanyakan kredibilitas studio produksi Perfiki Kreasindo yang menaungi film animasi Merah Putih One For All’, sebab situs resminya tidak bisa diakses serta menampilkan pesan error ‘404 Forbidden’ atau ‘404 Not Found’.

Karakter dan kualitas animasi pun tak kalah disorot hingga dibanding-bandingkan dengan film lain. Selain itu, rentang waktu antara proses produksi hingga penayangan di bioskop yang cukup singkat juga memicu pertanyaan di sebagian benak warganet.

Bahkan sutradara Hanung Bramantyo ikut terpancing berkomentar tajam. "Trus kenapa buru-buru tayang? Ironisnya kok bisa dapet tanggal tayang di tengah 200 judul film Indonesia ngantri tayang?," cuitnya di Insta Story.

Sebenarnya apa saja syarat sebuah film bisa ditayangkan di bioskop?

Syarat FilmTayang di Bioskop

Ilustrasi bioskop (freepik)
Ilustrasi bioskop (freepik)

Mungkin banyak yang beranggapan bahwa para produser dan rumah produksi tertentu saja yang bisa dengan bebas meminta jadwal film mereka tayang di bioskop lebih cepat, sedangkan rumah produksi yang baru lahir dan belum memiliki jam terbang harus menunggu lama agar karya mereka ditayangkan di layar bioskop.

baca juga

Namun, hal ini sempat dibantah oleh Catherine Keng selaku Coroprate Communications CINEMA 21. 

Menurutnya, semua produser yang belum memiliki jam terbang tinggi juga mempunyai kesempatan yang sama dengan produser berpengalaman untuk menayangkan film mereka di bioskop, terutama di jaringan bioskop yang dikelolanya yakni XXI.

Catherine Keng juga mengungkapkan bahwa kesan pertama yang menentukan agar film baru bisa diputar dibioskop adalah ketika trailer diperlihatkan.

Trailer yang dibuat dengan bagus dan serius akan mendapat nilai plus. Trailer tersebut haruslah membuat plot inti cerita yang di dalamnya juga berisi pemeran, sutradara, produser, serta distributor dan rencana waktu penayangan film tersebut.

Tak hanya itu, Catherine Keng juga menjelaskan bahwa ada semacam kompetisi kecil antara pemilik rumah produksi atau Production House/PH agar film-film garapan mreka bisa diputar di momen-momen tertentu seperti musim liburan.

Pertimbangan utama pihak pengelola XXI untuk menentukan layak tidaknya sebuah film untuk diputar selama musim liburan adalah film-film terdahulu yang sudah dibuat oleh PH tersebut.

Syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum sebuah film bisa tayang di bioskop adalah film tersebut harus lulus sensor alias sudah memiliki STLS (Surat Tanda Lulus Sensor). STLS ini menjadi dasar hukum sesuai dengan amanat UU No. 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, termasuk mencantumkan klasifikasi usia penonton yang terdiri dari SU (Semua Umur), 13+, 17+, dan 21+.

Terdapat proses tambahan agar sebuah film bisa diputar di bioskop, yakni format film yang dibuat harus disesuaikan dengan kebutuhan bioskop.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merah Putih One for All: Film Nasionalis atau Dagelan, 5 Faktanya Bikin Geleng Kepala

Merah Putih One for All: Film Nasionalis atau Dagelan, 5 Faktanya Bikin Geleng Kepala

Entertainment | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:51 WIB

Agung Karmalogy Sukses Bikin Ngakak Saat Parodikan Trailer Film 'Merah Putih: One For All'

Agung Karmalogy Sukses Bikin Ngakak Saat Parodikan Trailer Film 'Merah Putih: One For All'

Entertainment | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Potret Rumitnya Keluarga dalam Film My Mother's Wedding

Potret Rumitnya Keluarga dalam Film My Mother's Wedding

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×