Bagaimana Kampung Wirausaha Bantu UMKM Perempuan Tumbuh Lewat Pendampingan? Ini Kisahnya

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:38 WIB
Bagaimana Kampung Wirausaha Bantu UMKM Perempuan Tumbuh Lewat Pendampingan? Ini Kisahnya
Ilustrasi UMKM Perempuan.

Suara.com - Banyak ibu rumah tangga yang ingin membantu perekonomian keluarga, tetapi sering terhalang keterbatasan modal, akses pasar, dan kurangnya pengetahuan dalam mengelola usaha. Kondisi ini membuat banyak usaha kecil sulit berkembang, bahkan berhenti di tengah jalan.

Selain itu, tantangan persaingan usaha lokal semakin berat dengan masuknya produk-produk pabrikan berskala besar. Tanpa strategi pemasaran yang tepat dan kemampuan mengelola usaha, UMKM sering kesulitan bertahan di tengah pasar yang kompetitif.

Tak hanya itu, rendahnya literasi digital dan keterbatasan jaringan distribusi juga membuat banyak produk UMKM kesulitan menembus pasar yang lebih luas. Akibatnya, potensi besar ibu rumah tangga untuk berkontribusi pada ekonomi daerah belum sepenuhnya bisa diwujudkan.

Program Inkubasi Kampung Wirausaha Garudafood hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Sejak 2017, program ini memberikan pendampingan, pelatihan, hingga inkubasi usaha agar para pelaku UMKM bisa mandiri dan berkelanjutan. Tahun ini, ratusan komunitas UMKM binaan dari berbagai daerah berkumpul di Bandung untuk menerima apresiasi sekaligus berbagi pengalaman.

Kampung Wirausaha. (Dok. Istimewa)
Kampung Wirausaha. (Dok. Istimewa)

“Pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga harus dilanjutkan dengan pendampingan dan inkubasi agar usaha dapat benar-benar mandiri dan tumbuh,” ujar Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana. 

Hasilnya mulai terlihat. Banyak ide bisnis baru lahir, pemasaran semakin kreatif, hingga distribusi produk lebih luas. Para ibu rumah tangga kini bukan hanya penopang ekonomi keluarga, tetapi juga motor penggerak roda ekonomi daerah.

Kolaborasi dengan Daarut Tauhiid Peduli memperkuat dampak program, terutama lewat pelatihan branding, pemasaran digital, hingga literasi keuangan. “Sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial mampu melahirkan dampak sosial-ekonomi yang luas,” kata Ketua Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid, Ir. M. Bascharul Asana, M.B.A.

Kini, lebih dari 600 komunitas telah tergabung dalam Kampung Wirausaha dengan pertumbuhan keanggotaan yang terus meningkat. Ke depan, mereka berkomitmen memperluas jaringan dan memastikan UMKM binaan bisa berkembang mandiri, berjejaring lebih luas, serta menciptakan dampak sosial yang nyata.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vidio Shopping x Shopee: Angkat Produk & Konten Lokal Jadi Primadona Nusantara

Vidio Shopping x Shopee: Angkat Produk & Konten Lokal Jadi Primadona Nusantara

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:13 WIB

PNM Ajak Karyawan Maknai Merdeka dengan Kontribusi Nyata

PNM Ajak Karyawan Maknai Merdeka dengan Kontribusi Nyata

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:46 WIB

Para Pengusaha Berkumpul Rumuskan Strategi Dongkrak Ekonomi Desa, Andalkan UMKM/

Para Pengusaha Berkumpul Rumuskan Strategi Dongkrak Ekonomi Desa, Andalkan UMKM/

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:26 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×