Sementara itu, adik perempuan Affan masih duduk di bangku SMP.
Kondisi ekonomi pas-pasan membuat Affan dan keluarganya harus bekerja keras. Mereka berupaya menyatukan pendapatan untuk bisa bertahan hidup.
Kematian Affan secara tragis memicu kemarahan publik. Warganet turut mengirimkan doa untuk almarhum dan keluarganya, serta mengkritik tajam pemerintah, polisi, dan DPR.
"DPR kami marah, segitu gak berharganya nyawa sama kalian. Ingat yah, kalian itu digaji dari keringat kami yang dari pagi sampai malam menacari nafkah. Jangan kalian pura-pura tutup mata dan budeg. Prabowo mana pak janjinya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami marah, kalian jahat tidak punya hati!" kritik warganet.
"Minta tolong nih ditanggung keluarganya. DPR dan Polri udah menghilangkan tulang punggung keluarga lain," komentar warganet.
"Prabowo gak ngapa ngapain sampai sekarang?" tanya warganet.
"Brimob cuma diem aja kah? Yang katanya mengayomi mana? Udah ditindas, dilindas pula. Terus guma polisi apa? Kami lapor pun mau lapor kesiapa kalau polisinya aja begini?" cecar warganet.
"Mana nih anggota DPR yang nikmatin uang pajak masyarakat! Lihat nih dibuka mata sama otaknya! Emosi banget!" kecam warganet.
"Ya Allah seorang tulang punggung sekarang gimana nasib kluarganya. Gak kebayang hati seorang ibu yang membesarkan anaknya dan meninggal gara-gara dilindas mobil aparat," tambah yang lain.
Baca Juga: Potret Pos Polisi Senen Dibakar Massa saat Kerusuhan di Mako Brimob Kwitang