Potret Pos Polisi Senen Dibakar Massa saat Kerusuhan di Mako Brimob Kwitang

Alfian Winanto Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:06 WIB
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pegunjuk rasa merusak pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pegunjuk rasa merusak pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa melakukan aksi menuju Mako Brimob Polda Metro Jaya menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di Kwitang, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pengunjuk rasa melakukan aksi menuju Mako Brimob Polda Metro Jaya menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di Kwitang, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Pengunjuk rasa melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya berusaha membubarkan pengunjuk rasa yang menghadang rantis saat aksi menuntut pengusutan penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
    Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya berusaha membubarkan pengunjuk rasa yang menghadang rantis saat aksi menuntut pengusutan penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pegunjuk rasa merusak pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa melakukan aksi menuju Mako Brimob Polda Metro Jaya menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di Kwitang, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Pengunjuk rasa melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025).[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]
  • Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya berusaha membubarkan pengunjuk rasa yang menghadang rantis saat aksi menuntut pengusutan penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]

Suara.com - Pengunjuk rasa membakar pos polisi saat melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senen, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Situasi di kawasan Mako Brimob Kwitang memanas. Massa yang marah sempat membakar pos polisi Pasar Senen yang berada tepat di bawah jalan layang Senen. Titik api dan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, sementara suara letusan masih terdengar di sekitar lokasi.

Kericuhan pun pecah dalam aksi yang berlangsung hingga dini hari. Personel Brimob menembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Beberapa kendaraan yang terparkir dikawasan Mako Brimob juga dibakar massa.

Massa tersebut diketahui hadir untuk melayangkan protes atas kematian sopir ojek online bernama Affan Kurniawan usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?