Suara.com - Sejarah Brimob ikut tercoreng usai kematian tragis driver ojol bernama Affan Kurniawan. Pasalnya, Affan ditabrak dan dilindas secara brutal oleh rantis Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Lalu seperti apa sejarah Brimob? Ini perjalanannya.
Sejarah Brimob
Brigade Mobil, atau yang lebih dikenal sebagai Brimob, adalah salah satu korps elit dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dibentuk pada era pasca-kemerdekaan, Brimob awalnya merupakan bagian dari pasukan khusus yang bertugas menangani ancaman keamanan internal.
Korps ini resmi berdiri pada 14 November 1946, di bawah nama "Mobile Brigade" atau "Mobrig", dan telah mengalami evolusi seiring perkembangan waktu.
Saat ini, Brimob berada di bawah komando Markas Besar Polri dan dikenal sebagai satuan operasi khusus yang dilengkapi dengan peralatan canggih, termasuk kendaraan lapis baja seperti Barracuda atau rantis yang sering digunakan dalam operasi lapangan.
Brimob bukanlah polisi biasa. Mereka adalah garda terdepan dalam menghadapi situasi yang memerlukan respons cepat dan tegas.
Dengan moto "Tan Hana Wighna Tan Sirna" (Tidak Ada Hambatan yang Tidak Bisa Diatasi), unit ini terdiri dari ribuan personel yang terlatih secara militer, termasuk dalam penggunaan senjata api, taktik anti-teror, dan pengendalian massa.
Baca Juga: Pengakuan Brimob yang Lindas Driver Ojol: Kami Diperintah Wakil Komandan!
Sejarah Brimob penuh dengan peran heroik, seperti dalam konflik di Aceh, Papua, atau penanganan bencana alam, tetapi juga tidak lepas dari kontroversi terkait penggunaan kekuatan yang berlebihan.
Kronologi Kematian Affan Kurniawan
Affan Kurniawan tewas ditabrak dan dilindas rantis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Video amatir yang menyebar luas di media sosial menunjukkan momen tragis tersebut, di mana kendaraan lapis baja rantis tampak menghantam Affan hingga menyebabkan luka berat yang berujung kematian.
Affan, warga Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang rajin bekerja sebagai mitra Gojek.
Insiden ini langsung menjadi viral. Ribuan netizen menyampaikan duka dan kemarahan melalui platform seperti Instagram dan X