Aset Tanah dan Bangunan Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo Viral Sebut Mau Rampok Uang Negara

Yasinta Rahmawati, Dita Alvinasari

Sabtu, 20 September 2025 | 12:51 WIB
Aset Tanah dan Bangunan Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo Viral Sebut Mau Rampok Uang Negara
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu
baca 10 detik
  • Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, menjadi sorotan publik usai video dirinya beredar dan memicu kontroversi.
  • Wahyudin Moridu melontarkan perkataan provokatif dengan menyebut hendak merampok dan menghabiskan uang negara.
  • Ia memiliki satu aset tanah dan bangunan bernilai ratusan juta rupiah.

Suara.com - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, kini tengah menjadi sorotan publik usai video dirinya beredar dan memicu kontroversi.

Dalam video yang viral, Wahyudin Moridu terdengar melontarkan pernyataan provokatif dengan menyebut hendak merampok dan menghabiskan uang negara.

"Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan sampai habis, biar negeri ini makin miskin," ujar Wahyudin dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, pada Sabtu, 20 September 2025.

Ucapan itu sontak memicu kegaduhan di media sosial. Banyak warganet melayangkan kritik keras terhadap pernyataan sosok anggota DPRD tersebut.

Seiring viralnya video tersebut, publik kemudian menaruh perhatian lebih terhadap sosok Wahyudin Moridu, termasuk soal kepemilikan aset tanah dan bangunannya.

Aset Tanah dan Bangunan Wahyudin Moridu

Harta kekayaan Wahyudin Moridu di LHKPN
Harta kekayaan Wahyudin Moridu di LHKPN

Sebagai pejabat, Wahyudin Moridu memiliki kewajiban melaporkan harta kekayaannya melalui LHKPN. Terakhir, laporan kekayaannya tercatat pada 31 Desember 2024.

Dalam laporan itu, Wahyudin Moridu diketahui memiliki total kekayaan minus Rp2.000.000. Ia tercatat memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp180.000.000.

Aset tersebut berupa tanah dan bangunan seluas 2.000 m²/72 m² yang berlokasi di Kabupaten Boalemo, dengan status warisan.

baca juga

Selain itu, Wahyudin Moridu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp18.000.000.

Dengan demikian, total kekayaannya mencapai Rp198.000.000. Namun setelah dikurangi utang sebesar Rp200.000.000, hasil akhirnya tercatat minus Rp2.000.000.

Ia tidak memiliki aset lain, seperti alat transportasi dan mesin, harta bergerak, surat berharga, maupun harta tambahan lainnya.

Jika menilik ke belakang, laporan LHKPN tahun 2023 mencatat harta Wahyudin Moridu senilai Rp18.000.000. Pada 2022, kekayaannya minus Rp415.000.000.

Sementara di tahun 2021, total hartanya minus Rp97.431.193. Pada 2020, kekayaannya minus Rp86.921.990, dan tahun 2019 tercatat minus Rp159.842.131.

Kondisi berbeda terlihat pada 2018, ketika Wahyudin Moridu masih berstatus calon anggota DPRD. Saat itu, ia melaporkan kekayaan mencapai Rp635.063.149.

Video Wahyudin Moridu Viral

Video Wahyudin Moridu sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang mengaku hendak merampok uang negara viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, ia terlihat sedang bersantai sambil berkendara bersama seorang perempuan, seraya mengaku menggunakan uang negara untuk bepergian keluar kota.

Wahyudin Moridu yang tampak sedang mengemudi terdengar melontarkan pernyataan kontroversial dengan tawa lebar, seolah tanpa beban.

"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara," kata Wahyudin.

Tak berhenti di situ, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fraksi PDID itu kembali menambahkan pernyataan lebih provokatif yang menyulut reaksi warganet.

"Kita rampok aja uang negara ini, kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin," ujar Wahyudin.

Tak lama setelah videonya viral, Wahyudin Moridu muncul dan menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya.

"Saya mohon maaf atas video yang diviralkan di media TikTok beberapa waktu lalu," ucap Wahyudin melalui akun Instagram pribadinya @wahyumoridu.

"Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini sy mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo," imbuhnya.

Dalam penjelasannya, Wahyudin Moridu mengaku tak menyadari apa yang ia ucapkan sekaligus tidak mengetahui bahwa percakapan tersebut sedang direkam.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram AZ Salilama, menyebutkan bahwa Badan Kehormatan telah memanggil Wahyudin.

"Rapat digelar pukul 20.00 Wita dengan menghadirkan Wahyudin Moridu. Kami tanyakan apakah benar dirinya yang berbicara dalam rekaman, dan beliau mengakui itu," ujar Fikram.

Pihak Badan Kehormatan juga menelusuri motif di balik ucapan Wahyudin Moridu dalam video yang kekinian viral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Istri Wahyudin Moridu? Anggota DPRD yang Viral Mau 'Rampok Uang Negara'

Siapa Istri Wahyudin Moridu? Anggota DPRD yang Viral Mau 'Rampok Uang Negara'

Lifestyle | Sabtu, 20 September 2025 | 11:22 WIB

Wahyudin Moridu dari Partai Apa? Anggota DPRD Viral Ngaku Mau 'Rampok Uang Negara'

Wahyudin Moridu dari Partai Apa? Anggota DPRD Viral Ngaku Mau 'Rampok Uang Negara'

Lifestyle | Sabtu, 20 September 2025 | 10:25 WIB

Ucapan Rampok Uang Negara Diusut BK, Nasib Wahyudin Moridu Ditentukan Senin Depan!

Ucapan Rampok Uang Negara Diusut BK, Nasib Wahyudin Moridu Ditentukan Senin Depan!

News | Sabtu, 20 September 2025 | 09:16 WIB

Rampok Uang Negara? Pejabat DPRD Gorontalo Pamer Kemewahan di Medsos, Publik Geram!

Rampok Uang Negara? Pejabat DPRD Gorontalo Pamer Kemewahan di Medsos, Publik Geram!

Video | Jum'at, 19 September 2025 | 21:00 WIB

Harta Kekayaan Minus Wahyudin Moridu di LHKPN, Anggota DPRD Ngaku Mau Rampok Uang Negara

Harta Kekayaan Minus Wahyudin Moridu di LHKPN, Anggota DPRD Ngaku Mau Rampok Uang Negara

News | Jum'at, 19 September 2025 | 19:40 WIB

Terkini

5 HP Dimensity 7400: Pilihan Kencang di Harga Mulai 3 Jutaan

5 HP Dimensity 7400: Pilihan Kencang di Harga Mulai 3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:34 WIB

BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun

Riau | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:31 WIB

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:29 WIB

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

Jogja | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

Bali | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×