Dadan Hindayana Kuliah S2 di Mana? Kepala BGN Ternyata Ahli Serangga

Nur Khotimah

Sabtu, 27 September 2025 | 12:04 WIB
Dadan Hindayana Kuliah S2 di Mana? Kepala BGN Ternyata Ahli Serangga
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Nama Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana belakangan mencuri perhatian publik.

Sosok Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu menjadi sorotan seiring munculnya berbagai kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 94P Tahun 2024, Presiden Joko Widodo melantik Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN pada 19 Agustus 2024.

Dadan Hindayana menjadi pejabat pertama yang memimpin lembaga baru tersebut, yang lahir berdasarkan Perpres Nomor 83 Tahun 2024.

Sebagai pimpinan BGN, Dadan Hindayana mendapat mandat besar untuk mengawal kebijakan pangan dan gizi nasional, termasuk pelaksanaan program MBG.

Namun, kritik publik belakangan kian tajam setelah sejumlah insiden terjadi, mulai dari keracunan massal siswa hingga temuan belatung di makanan. 

Sejauh ini, data terakhir menyebutkan ada lebih dari 5.600 kasus keracunan MBG terjadi di 16 provinsi, dengan Jawa Barat sebagai daerah dengan kasus terbanyak, yakni mencapai 2.051 kasus.

Kasus terbaru bahkan membuat salah satu sekolah, yakni SDN 1 Karang Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menghentikan sementara pembagian makanan setelah ditemukannya belatung di dalam menu.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menimbulkan trauma pada siswa dan kegelisahan orang tua.

baca juga

Masyarakat kemudian menyoroti pernyataan Dadan Hindayana yang menyebut angka keracunan masih dalam batas wajar.

Menurutnya, hanya 4.711 porsi dari 1 miliar porsi yang sudah disajikan selama sembilan bulan berjalan yang bermasalah.

Situasi ini membuat publik turut menyoroti latar pendidikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN?

Pendidikan Mentereng Dadan Hindayana

Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (Instagram/@kemensetneg.ri)
Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (Instagram/@kemensetneg.ri)

Setelah di telusuri ke berbagai sumber, pemimpin lembaga bergizi nasional ini ternyata memiliki latar belakang pendidikan di bidang Entomologi yakni ilmu tentang serangga.

Dadan Hindayana mendalami bidang Entomologi saat menempuh jenjang S2 dan S3 di Jerman. Untuk S2, Dadan Hindayana berkuliah di University of Bonn. Kemudian S3-nya dilanjutkan di Leibniz Universität Hannover.

Secara lengkap, berikut riwayat pendidikan Dadan Hindayana yang mentereng:

  • S1 Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (1986–1990)
  • S2 Entomologi Terapan, University of Bonn, Jerman (1995–1997)
  • S3 Entomologi, Leibniz Universität Hannover, Jerman (lulus 2000)
  • Program doktoral lanjutan di IPB

Dengan fokus pada dunia serangga dan proteksi tanaman, Dadan Hindayana lebih dikenal sebagai seorang entomologis dibanding pakar gizi.

Profil Singkat Dadan Hindayana

Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967. Ia meniti karier panjang di dunia akademik sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara.

Keterlibatannya juga tampak dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, seperti Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia (2022) dan Transformasi Politeknik Pembangunan Pertanian (2022).

Selama kariernya, Dadan Hindayana tercatat memiliki lebih dari 20 publikasi ilmiah, sebagian besar terkait entomologi dan pertanian berkelanjutan.

Salah satunya adalah penelitian mengenai keanekaragaman serangga Ordo Cleopatra di kawasan reklamasi pascatambang batu bara Berau, Kalimantan Timur (2023).

Dalam indeks publikasi nasional SINTA, ia meraih skor 643 pada 2024, dengan 13 sitasi di tahun yang sama dan 98 sitasi pada 2023.

Sebagai akademisi, ia juga kerap diundang menjadi pembicara. Pada 2024, Dadan hadir sebagai narasumber PKKMB Universitas Hasanuddin, membawakan materi seputar pertanian serta gagasan mengenai ketahanan pangan dan gizi nasional.

Demikian itu informasi tentang riwayat pendidikan Kepala BGN untuk menjawab pertanyaan Dadan Hindayana kuliah S2 di mana. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Bantu UMKM Ortu Siswa, BGN: Tujuan MBG Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bukan Memperkaya Konglomerat!

Janji Bantu UMKM Ortu Siswa, BGN: Tujuan MBG Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bukan Memperkaya Konglomerat!

News | Sabtu, 27 September 2025 | 10:39 WIB

Menu MBG Spageti-Burger Dikritik Ahli Gizi, BGN: Kreativitas SPPG, Biar Siswa Gak Bosan Makan Nasi

Menu MBG Spageti-Burger Dikritik Ahli Gizi, BGN: Kreativitas SPPG, Biar Siswa Gak Bosan Makan Nasi

News | Sabtu, 27 September 2025 | 10:23 WIB

Tutup 40 Dapur Imbas Siswa Keracunan Massal, BGN jika Ada Zat Beracun di Menu MBG: Kami Pidanakan!

Tutup 40 Dapur Imbas Siswa Keracunan Massal, BGN jika Ada Zat Beracun di Menu MBG: Kami Pidanakan!

News | Sabtu, 27 September 2025 | 08:54 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×