Pendidikan Gibran Dikuliti Profesor Kampus Ternama di Singapura: Kok Bisa Masuk MDIS?

Husna Rahmayunita

Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Pendidikan Gibran Dikuliti Profesor Kampus Ternama di Singapura: Kok Bisa Masuk MDIS?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (ist)
baca 10 detik
  • Profesor NTU soroti riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka. 
  • Menurutnya, pendidikan Gibran hanya setara kelas 1 SMA.
  • Ia pun mempertanyakan Gibran bisa kuliah di MDIS.

Suara.com - Jejak pendidikan Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka kembali menuai sorotan. Kali ini, Profesor dari kampus ternama Nanyang Technological University (NTU) Prof. Sulfikar Amir, PhD. yang mengkritisi riwayat studi sang wapres di Singapura.

Seperti diketahui, berdasarkan data yang dirilis KPU, Gibran hijrah dari kampung halamannya di Solo ke Singapura saat menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

"Kalau kita lihat rekam pendidikan dari Gibran ini, kalau merujuk informasi dari KPU. Dia menyelesaikan SD di Solo, kemudian 2 tahun SMP di Solo," ungkap Prof. Sulfikar Amir saat menjadi narasumber siniar YouTube Abraham Samad SPEAK UP berjudul "Profesor Singapura: Gibran Tidak Pernah Mengikuti Pendidikan SMA di Singapura. Keracunan MBG" dikutip Selasa (7/10/2025) via postingan X @/narkosun.

Prof. Sulfikar Amir menduga saat itu Gibran pindah ke Orchid Park Secondary School (OPSS) Singapura untuk melanjutkan pendidikan setelah kelas 8 SMP.

"Asumsi saya dia menyelesaikan kelas 7 dan 8 (di Solo) setelah itu dia transfer ke sekolah Singapura yang namanya Orchid Park Secondary School," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan sistem pendidikan yang diterapkan di Singapura, untuk jenjang secondary school atau sekolah menengah berdurasi 4-6 tahun.

Setelah itu, siswa mesti mengikuti ujian O-Level sebagai persiapan untuk masuk ke universitas. Pada tahap ini, ada dua jalur yang bisa diambil yakni mendaftar Pra Universitas (Junior College) atau langsung ke ITE (Institutes of Technical Education) atau Politeknik.

Junior College atau A-Level setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia, sedangkan politeknik setara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Jadi kalau memang dia transfer, dia menyelesaikan kelas 9 dan 10 di OPSS, ujungnya dia mesti mengambil ujian O-Level," imbuh Prof. Sulfikar Amir.

baca juga

Prof. Sulfikar Amir menekankan bahwa mengikuti O-Level tidak bisa disetarakan dengan lulus SMA. Sebab, jika ingin masuk ke perguruan tinggi Singapura seperti NTU, syaratnya harus lulus A-Level atau dengan kata lain mesti menuntaskan Junior College.

"Kalau kita lihat rekam pendidikan Gibran pakai standar Singapura, dia nggak menyelesaikan A-Level artinya tidak setara SMA," bebernya.

Berkaca dari penjelasan itu, Abraham Samad menyimpulkan bahwa Gibran hanya menyelesaikan pendidikan setara SMA kelas 1 sebelum kuliah.

"Berarti bisa saya simpulkan, Orchid Park Secondary School yang ditempati Gibran tadi setara dengan SMP Plus 1 atau SMA kelas 1," kata dia.

"Ya, harus ada lanjutannya untuk masuk universitas," sahut Prof. Sulfikar Amir.

Karena dianggap tak menyelesaikan pendidikan pra universitas secara penuh, Prof. Sulfikar Amir pun mempertanyakan cara Gibran masuk pendidikan perguruan tinggi Management Development Institute of Singapore (MDIS), meski sebelumnya juga disebut belajar di UTS Insearch Sydney sebagai persiapan sebelum kuliah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Sidang Ijazah Gibran: Tuntutan Rp125 T Bisa Dihapus, Syarat Minta Maaf dan Mundur dari Wapres

Geger Sidang Ijazah Gibran: Tuntutan Rp125 T Bisa Dihapus, Syarat Minta Maaf dan Mundur dari Wapres

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:50 WIB

Gibran Pimpin Upacara Pemakaman Istri Wapres ke-4: Hormat Terakhir untuk Karlinah

Gibran Pimpin Upacara Pemakaman Istri Wapres ke-4: Hormat Terakhir untuk Karlinah

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 16:56 WIB

Walau Berat, Gibran Bisa Berdamai dengan Subhan Palal soal Gugatan Rp125 Triliun, Apa Syaratnya?

Walau Berat, Gibran Bisa Berdamai dengan Subhan Palal soal Gugatan Rp125 Triliun, Apa Syaratnya?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 15:30 WIB

Terkini

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×