Hari Santri 2025 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Sejarah Resolusi Jihad di Indonesia

Rifan Aditya

Kamis, 09 Oktober 2025 | 13:10 WIB
Hari Santri 2025 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Sejarah Resolusi Jihad di Indonesia
Ilustrasi santri (Muh Makhlad/Unsplash)
baca 10 detik
  • Masih banyak yang tak tahu, Hari Santri Nasional tanggal berapa diperingati?
  • Padahal hari ini diperingati untuk mengenang Resolusi Jihad yang berperan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
  • Peringatan ini mendorong santri modern untuk bertransformasi menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada peradaban dunia.

Suara.com - Setiap tahun, gema perayaan Hari Santri Nasional membahana di seluruh penjuru negeri. Namun, masih banyak yang bertanya, Hari Santri tanggal berapa sebenarnya diperingati?

Jawabannya adalah 22 Oktober. Tanggal ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah penanda sejarah yang sarat makna, mengakar pada perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Penetapan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 era Presiden Joko Widodo.

Tanggal ini dipilih untuk mengenang dan meneladani kontribusi besar kaum santri dan para kiai dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Lebih dari sekadar perayaan seremonial, Hari Santri adalah momentum untuk merefleksikan kembali peran strategis kaum santri, dari masa lalu hingga tantangan masa kini.

Resolusi Jihad 22 Oktober

Pemilihan tanggal 22 Oktober tidak terjadi secara kebetulan. Momen ini merujuk pada peristiwa bersejarah di tahun 1945.

Ketika Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, mengeluarkan fatwa "Resolusi Jihad".

Fatwa ini diserukan di Surabaya sebagai respons atas upaya tentara Sekutu yang ingin kembali menduduki Indonesia pasca-proklamasi kemerdekaan.

Resolusi Jihad berisi seruan wajib bagi umat Islam untuk berjihad, mengangkat senjata mempertahankan tanah air dari penjajah.

baca juga

"Berperang menolak dan melawan pendjadjah itoe Fardloe ‘ain (jang haroes dikerdjakan oleh tiap-tiap orang Islam, laki-laki, perempoean, anak-anak, bersendjata ataoe tidak) bagi jang berada dalam djarak lingkaran 94 km dari tempat masoek dan kedoedoekan moesoeh."

Seruan inilah yang membakar semangat para santri dan pejuang di Surabaya, yang puncaknya adalah pertempuran heroik 10 November 1945.

Resolusi Jihad menjadi bukti tak terbantahkan bahwa kontribusi santri dalam fondasi negara ini tidak dapat diabaikan.

Santri Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

logo hari santri 2025 (kemenag.go.id)
logo hari santri 2025 (kemenag.go.id)

Setiap tahunnya, Hari Santri hadir dengan tema yang merefleksikan tantangan zaman. Untuk tahun 2025, Kementerian Agama mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”.

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah loncatan visi yang mengajak santri untuk berpikir global.

Frasa "Mengawal Indonesia Merdeka" menegaskan kembali peran historis santri sebagai benteng moral dan spiritual bangsa.

Namun, frasa "Menuju Peradaban Dunia" mendorong santri untuk tidak hanya berkutat pada isu-isu domestik.

Santri didorong untuk ikut serta mengukir jejak dalam peradaban global melalui pemikiran, karya intelektual, dan kontribusi nyata di berbagai bidang.

Filosofi ini tertuang dalam logo Hari Santri 2025, yang didominasi warna hijau sebagai representasi kesucian dan identitas santri, serta nuansa biru dan merah yang melambangkan keberanian dan optimisme.

Bentuk pita cakrawala yang membentang menjadi simbol keterbukaan santri dalam merengkuh dunia tanpa kehilangan akar tradisi pesantren.

Makna di Balik Peringatan Hari Santri

Peringatan Hari Santri memiliki beberapa tujuan fundamental yang melampaui sekadar perayaan:

  • Mengenang Sejarah: Menghormati dan meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan NKRI.
  • Memperkuat Karakter: Menanamkan nilai-nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong bagi generasi muda.
  • Meningkatkan Kualitas Diri: Mendorong santri modern untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa di era digital.

Relevansi Santri di Era Modern

Dari semangat Resolusi Jihad 1945 hingga visi "Menuju Peradaban Dunia" 2025, peran santri terus berevolusi. Mereka tidak lagi hanya dipandang sebagai sosok yang mendalami ilmu agama di dalam tembok pesantren.

Kini, santri adalah agen perubahan yang siap berdialog dengan zaman, menguasai teknologi, dan berkompetisi di panggung internasional dengan tetap berpegang teguh pada akhlak dan nilai keindonesiaan.

Peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober adalah momentum bagi kita semua untuk kembali merenungkan peran strategis kaum santri. Mereka adalah aset bangsa yang tak ternilai, penjaga tradisi sekaligus inovator masa depan.

Bagaimana menurut Anda peran santri dalam menghadapi tantangan global saat ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!

Mari kita diskusikan bersama bagaimana semangat Hari Santri dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk kemajuan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesal Orang Tua Santri Korban Ponpes Roboh, Anak Sempat Tolak Balik Pesantren 2 Hari Sebelum Tragedi

Sesal Orang Tua Santri Korban Ponpes Roboh, Anak Sempat Tolak Balik Pesantren 2 Hari Sebelum Tragedi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:11 WIB

Menteri PU Soal Tradisi Santri Ngecor di Pesantren: Enggak Boleh Ngomong Begitu

Menteri PU Soal Tradisi Santri Ngecor di Pesantren: Enggak Boleh Ngomong Begitu

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:01 WIB

Angkat Para Santri Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Seberapa Kaya Cak Imin?

Angkat Para Santri Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Seberapa Kaya Cak Imin?

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:42 WIB

Berapa Anak Cak Imin? Angkat Santri Korban Reruntuhan Al Khoziny Jadi Anak

Berapa Anak Cak Imin? Angkat Santri Korban Reruntuhan Al Khoziny Jadi Anak

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:13 WIB

Terkini

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:06 WIB

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:05 WIB

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:02 WIB

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:00 WIB

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

×