Unik, Ini Dia Festival Bakso Legendaris Pertama dari Penjuru Nusantara

Vania Rossa

Sabtu, 06 Desember 2025 | 21:34 WIB
Unik, Ini Dia Festival Bakso Legendaris Pertama dari Penjuru Nusantara
Festival Bakso Legendaris. (Dok. Sasa)
baca 10 detik
  • Sasa Bakso Vaganza 2025 merupakan festival bakso legendaris nasional pertama yang diadakan 6-7 Desember 2025.
  • Festival ini mempertemukan 25 penjual bakso ikonik dari berbagai wilayah Indonesia di Beranda Sarinah, Jakarta.
  • Acara ini mengelompokkan sajian bakso dalam kategori Legendaris, Nyaman, dan Kreasi untuk eksplorasi rasa.

Suara.com - Bakso tak sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas kuliner yang hidup di setiap sudut kota Indonesia. Dari kuah bening segar hingga racikan gurih penuh rempah, setiap daerah memiliki cerita dan karakter rasa yang khas.

Keberagaman inilah yang akhirnya dipertemukan dalam satu perayaan kuliner berskala nasional bertajuk Sasa Bakso Vaganza 2025.

Digelar pada 6–7 Desember 2025 di Beranda Sarinah, Jakarta, festival ini menjadi festival bakso legendaris pertama yang menghadirkan puluhan penjual bakso ikonik dari berbagai penjuru Indonesia dalam satu tempat.

Sebanyak 25 penjual bakso legendaris dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Sumatra, hingga Sulawesi hadir membawa cita rasa khas daerah masing-masing, menjadikan acara ini sebagai ruang temu antara legenda kuliner dan pecinta bakso lintas generasi. Festival terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis.

Melalui Sasa Bakso Vaganza 2025 – Kelezatan Bakso Dari Suapan Pertama, pengunjung diajak menyusuri kekayaan rasa bakso Nusantara dalam tiga kategori utama: Bakso Legendaris, Bakso Nyaman, dan Bakso Kreasi.

Pengelompokan ini memudahkan pengunjung untuk mengeksplorasi bakso klasik yang telah bertahan puluhan tahun, bakso favorit rumahan yang akrab di lidah, hingga inovasi bakso dengan sentuhan modern.

“Bakso adalah salah satu ikon kuliner Indonesia dengan keberagaman bentuk dan rasa yang luar biasa. Setiap daerah memiliki karakter yang unik. Misalnya Bakso Mawardi dari Semarang yang telah berjualan sejak 1990 dengan kuah bening gurih dan segar, atau Kios Atiraja dari Makassar dengan kuah khas yang diperkaya irisan daun bawang,” ujar Agus Nugraha, Marketing Director PT Sasa Inti

Ia menambahkan, “Melalui Sasa Bakso Vaganza, kami bangga menghadirkan Festival Bakso Legendaris Pertama dari Penjuru Indonesia di satu tempat. Misi kami adalah memperkenalkan kekayaan kuliner bakso sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM agar semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas.”

Pengalaman kuliner ini tidak hanya menghadirkan kenikmatan rasa, tetapi juga memperkaya wawasan tentang perjalanan dan keragaman bakso sebagai kuliner rakyat yang terus hidup dan berkembang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Kuliner Solo yang Cocok Buat Libur Akhir Pekan

7 Rekomendasi Kuliner Solo yang Cocok Buat Libur Akhir Pekan

Lifestyle | Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:11 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Yummy Yummy Yummy, Drama China tentang Kuliner

5 Alasan Wajib Nonton Yummy Yummy Yummy, Drama China tentang Kuliner

Your Say | Sabtu, 06 Desember 2025 | 16:15 WIB

Menggali Jejak Sejarah Lotek, Makanan Tradisional yang Tercipta dari Jurnalis Asal Inggris

Menggali Jejak Sejarah Lotek, Makanan Tradisional yang Tercipta dari Jurnalis Asal Inggris

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×