Mitos Selasa Kliwon, Benarkah Keramat? Sara Wijayanto Gelar Ritual Khusus di Hari Itu

Nur Khotimah

Senin, 13 Oktober 2025 | 17:35 WIB
Mitos Selasa Kliwon, Benarkah Keramat? Sara Wijayanto Gelar Ritual Khusus di Hari Itu
Ilustrasi Selasa Kliwon. (Google AI Studio)

Suara.com - Setiap Selasa Kliwon, Sara Wijayanto menggelar ritual khusus yang dilakukan secara turun temurun oleh keluarganya.

Bukan hanya sekedar ritual rutin, kegiatan itu juga membawa sebuah pesan yang bahkan terwujud dalam kehidupan nyata.

Sara Wijayanto mengungkap memiliki ritual khusus hari Selasa Kliwon dalam acara "Butik Haji Igun". Praktisi supranatural tersebut menceritakan, keluarganya juga akan menggelar ritual pada malam-malam tertentu yang dianggap sakral dalam kepercayaan Jawa.

Ia menjelaskan jika keluarganya kerap berkumpul untuk melakukan sebuah ritual, di mana arwah para leluhur akan berkomunikasi lewat tubuh ibunya.

Dalam komunikasi supranatural itu, arwah leluhur akan menyampaikan sebuah pesan. Adapun pesan-pesan yang disampaikan kemudian dicatat oleh sang kakek, dalam sebuah jurnal yang hingga saat ini masih tersimpan rapi.

Mitos Selasa Kliwon, Benarkah Keramat? Sara Wijayanto Gelar Ritual Khusus di Hari Itu
Mitos Selasa Kliwon, Benarkah Keramat? Sara Wijayanto Gelar Ritual Khusus di Hari Itu

Uniknya lagi, Sara menyebut jika pesan yang disampaikan oleh nenek moyangnya kerapkali berkaitan dengan isu-isu politik terkini.

Bahkan, beberapa pesan politik itu akan terbukti menjadi kenyataan di kemudian hari. "Dan bener," kata Sara, ketika ditanya oleh Ivan Gunawan terkait apakah prediksi itu benar terjadi atau tidak.

Benarkah Selasa Kliwon Keramat?

Dalam kepercayaan sebagian masyarakat Jawa, malam Selasa Kliwon kerap dianggap mistis dan keramat. Sebagian besar orang percaya bahwa, malam Selasa Kliwon merupakan waktu bagi makhluk-makhluk gaib berkeliaran. 

Menurut beberapa pakar spiritual, Selasa Kliwon berkaitan erat dengan Anggoro Kasih ataupun Anggara Kasih.

baca juga

Istilah tersebut ternyata berasal dari bahasa kawi yang banyak digunakan oleh masyarakat Jawa sebagai nama lain dari Selasa Kliwon.

Istilah Anggoro Kasih sendiri diadaptasi dari kata "anggoro" yang bermakna Selasa, sementara "kasih" memiliki arti Kliwon.

Tak dipungkiri dalam budaya Jawa, Selasa Kliwon dikaitkan dengan hari yang keramat.

Asal mula malam Selasa kliwon dianggap sebagai hari keramat berdasarkan lelaku yang dilakukan oleh para tokoh spiritual leluhur di zaman dulu.

Hari tersebut merupakan puncak dari tradisi puasa selama 40 hari yang banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa.

Mitos Selasa Kliwon

Terkait Selasa Kliwon yang dijuluki sebagai hari keramat yang selama ini dipercaya oleh masyarakat Jawa ternyata mempunyau filosofi tersendiri.

Dikatakan bahwa mitos Selasa Kliwon yang dikatakan sebagai hari keramat ternyata bukanlah sesuatu yang buruk ataupun hal-hal negatif.

Sebaliknya, hari keramat yang dimaksudkan di sini yaitu merujuk pada hari yang baik untuk melakukan aktivitas atupun pekerjaan.

Meski begitu, terdapat mitos Selasa Kliwon yang berkaitan mengenai hal-hal mistis atau ilmu gaib.

Pendapat ini, sejalan dengan apa yang dijelaskan dalam buku "Etnologi Jawa" oleh Prof Dr Suwardi Endraswara, M Hum, bahwa Selasa Kliwon umumnya dipilih sebagai hari yang istimewa bagi sebagian besar orang Jawa.

Salah satu mistos Selasa Kliwon yang berkembang di tengah masyarakat yaitu jika ada seseorang yang meninggal di hari tersebut, maka kuburannya harus dijaga siang hingga malam selama 40 hari berturut-turut.

Hal ini dinilai wajib dilakukan lantaran adanya kekhawatiran dari pihak keluarga terhadap orang-orang yang tidak bertanggungjawab, di mana mereka akan menggali kuburan tersebut.

Sebab, kuburan orang yang meninggal di hari Selasa Kliwon kerap digali dengan tujuan demi mengambil kain kafan sampai beberapa anggota tubuh jenazahnya untuk dijadikan sebagai salah syarat dalam hal-hal yang bertujuan tidak baik. Misalnya seperti sihir sampai perampokan.

Meskipun demikian, tak jarang ada sebagian orang yang justru mengisi datangnya Selasa Kliwon dengan cara mengerjakan berbagai amalan-amalan. Misalnya seperti dzikir, wirid, hingga sembahyang hajat yang bertujuan untuk kebaikan.

Mitos lain terkait datangnya hari Selasa Kliwon juga dilakukan oleh sebagian masyarakat Jawa salah satunya yang bertempat tinggal di Jogja. Mereka akan mendatangi atau ziarah ke makam leluhur.

Hal ini bertujuan untuk mencari berkah, lantaran mereka menganggap jika hari Selasa Kliwon sebagai waktu yang paling suci.

Kebanyakan dari mereka akan mendatangi makam raja-raja sampai makam suci atau yang dianggap keramat di wilayahnya.

Itu tadi penjelasan mengenai mitos Selasa Kliwon, benarkah keramat? Sara Wijayanto gelar Ritual khusus di hari itu.

Sebagaimana diketahui, Selasa Kliwon memang dianggap hari yang keramat oleh sebagain masyarakat Jawa. Bahkan mereka juga akan menggelar tradisi tertentu demi mendapat berkah.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sara Wijayanto Cerita Disiksa Mantan, Lihat Sosok Gelap di Baliknya

Sara Wijayanto Cerita Disiksa Mantan, Lihat Sosok Gelap di Baliknya

Entertainment | Senin, 13 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Merinding! Igun Mimpi Dipeluk 'Hantu' di Kamar Mandi Sampai Baper, Eh Beneran Diikutin Sampai Rumah

Merinding! Igun Mimpi Dipeluk 'Hantu' di Kamar Mandi Sampai Baper, Eh Beneran Diikutin Sampai Rumah

Your Say | Senin, 13 Oktober 2025 | 10:07 WIB

Gelar Ritual Malam Selasa Kliwon, Sara Wijayanto Dapat Pesan Politik dari Leluhur

Gelar Ritual Malam Selasa Kliwon, Sara Wijayanto Dapat Pesan Politik dari Leluhur

Entertainment | Minggu, 12 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×