Menguak Kisah The Sin Nio, Pejuang Kemerdekaan yang Nyaris Terlupakan

Chyntia Sami Bhayangkara, Dita Alvinasari

Sabtu, 08 November 2025 | 14:57 WIB
Menguak Kisah The Sin Nio, Pejuang Kemerdekaan yang Nyaris Terlupakan
Potret The Sin Nio (Antara)
baca 10 detik
  • The Sin Nio merupakan perempuan keturunan Tionghoa asal Wonosobo.
  • Ia turut menorehkan sejarah pada masa revolusi 1945.
  • The Sin Nio mengubah identitas menjadi laki-laki agar bisa berada di garis depan melawan Belanda.

Suara.com - Hari Pahlawan sering identik dengan nama-nama besar pahlawan yang diabadikan dalam sejarah. Namun, di balik itu, ada pejuang lain yang jasanya nyaris terlupakan, termasuk The Sin Nio.

The Sin Nio merupakan perempuan keturunan Tionghoa asal Wonosobo yang turut menorehkan sejarah pada masa revolusi 1945, tetapi nasibnya di hari tua jauh dari pengakuan.

Ilustrasi pahlawan. [Dok.Website Muhammadiyah]
Ilustrasi pahlawan. [Dok.Website Muhammadiyah]

Perjuangan di Medan Tempur

The Sin Nio menjadi satu-satunya perempuan di Kompi 1 Batalyon 4 Resimen 18 yang dipimpin Sukarno.

Demi bisa bertempur, ia bahkan rela menyamar sebagai laki-laki, memotong rambut, mengenakan pakaian prajurit, dan mengganti namanya menjadi Mochamad Moeksin.

Dengan identitas baru itu, ia bisa berada di garis depan melawan Belanda dengan senjata sederhana seperti golok, tombak, dan bambu runcing.

Selain bertempur, The Sin Nio juga bertugas di bagian medis, merawat prajurit yang terluka, serta membantu logistik dengan menyiapkan makanan bagi pejuang lain.

Ia bahkan pernah merampas senjata api Lee-Enfield dari pasukan Belanda. Ini menunjukkan keberanian yang luar biasa di medan perang untuk.

Perjuangan Tanpa Pengakuan

Meski berani dan cemerlang di medan perang, pengakuan atas jasanya berjalan lambat. Setelah revolusi usai, upaya The Sin Nio untuk memperoleh status veteran tidak mudah.

Ia sempat tinggal seorang diri di rumah liar dekat Stasiun Kereta Api Juanda dan menumpang di masjid daerah Petojo, Jakarta, demi memperjuangkan haknya.

baca juga

Baru pada 1981, Mahkamah Militer Yogyakarta mengeluarkan surat pengakuan bahwa The Sin Nio aktif sebagai pejuang kemerdekaan.

Namun, pengakuan ini tidak disertai hak pensiun yang layak. Uang pensiun baru cair beberapa tahun kemudian, dan sebagian disalurkan ke keluarga.

Janji pemerintah mengenai tunjangan perumahan pun tak sempat terealisasi sebelum ia meninggal pada 1985.

Kehidupan Pribadi yang Sederhana

The Sin Nio memilih hidup sendiri di Jakarta, menolak tinggal bersama anak-anaknya, dan hanya sesekali mengunjungi keponakan.

Kerabat mengenang sosoknya sebagai perempuan pemberani, penyayang, dan bijak.

Keberaniannya pun membuat salah satu keturunan, membandingkannya dengan tokoh Mulan, perempuan yang rela berperang demi bangsanya.

Setelah meninggal, The Sin Nio dimakamkan di Pemakaman Layur Rawamangun. Kerabat mengaku kesulitan melacak makamnya karena aturan pembayaran perawatan dan sebagian keturunan yang telah meninggal.

Tantangan Sebagai Pejuang Keturunan Tionghoa

Kesulitan memperoleh pengakuan sebagian besar diyakini karena statusnya sebagai peranakan Tionghoa. Padahal, ia sama beraninya dengan pejuang lain yang rela mengorbankan nyawa untuk kemerdekaan.

Pada November 2022, Komnas Perempuan sempat mendorong pengakuan The Sin Nio sebagai pahlawan nasional dengan menekankan bahwa kepahlawanan bukan hanya milik laki-laki, tapi peran perempuan sebagai pelopor perubahan juga patut diabadikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa 10 November Dipilih Jadi Hari Pahlawan? Ketahui Peristiwa Heroik dan Berdarah di Baliknya

Kenapa 10 November Dipilih Jadi Hari Pahlawan? Ketahui Peristiwa Heroik dan Berdarah di Baliknya

Lifestyle | Sabtu, 08 November 2025 | 10:51 WIB

20 Twibbon Hari Pahlawan 2025 Gratis: Pasang Sekarang, Semarakkan di Medsos!

20 Twibbon Hari Pahlawan 2025 Gratis: Pasang Sekarang, Semarakkan di Medsos!

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 14:37 WIB

Anak Sekolah Pakai Baju Apa di Hari Pahlawan? Ini 10 Ide Kostum yang Simpel dan Gak Gerah

Anak Sekolah Pakai Baju Apa di Hari Pahlawan? Ini 10 Ide Kostum yang Simpel dan Gak Gerah

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 14:14 WIB

Kumpulan Kata-Kata Pahlawan Nasional yang Inspiratif, Pas untuk Caption di Media Sosial

Kumpulan Kata-Kata Pahlawan Nasional yang Inspiratif, Pas untuk Caption di Media Sosial

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 13:45 WIB

Link Resmi Download Logo Hari Pahlawan 2025 Lengkap: PNG, AI, CDR, dan SVG

Link Resmi Download Logo Hari Pahlawan 2025 Lengkap: PNG, AI, CDR, dan SVG

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 10:22 WIB

Susunan Upacara Hari Pahlawan 2025 Lengkap Sesuai Pedoman dari Kemensos

Susunan Upacara Hari Pahlawan 2025 Lengkap Sesuai Pedoman dari Kemensos

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 07:15 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×