Kontroversi Gus Elham: Apa Sebenarnya Makna Panggilan Gus untuk Anak Laki-laki Kiai?

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Rabu, 12 November 2025 | 15:41 WIB
Kontroversi Gus Elham: Apa Sebenarnya Makna Panggilan Gus untuk Anak Laki-laki Kiai?
Gus Elham Yahya minta maaf usai video cium anak kecil viral (Instagram)
baca 10 detik
  • Gus Elham dikritik publik dan tokoh agama karena perilaku tak pantas terhadap anak-anak perempuan.

  • Kontroversi memicu perdebatan soal kelayakan gelar “Gus” yang disandangnya.

  • Sebutan “Gus” mencerminkan status bawaan sebagai putra kiai dan status pencapaian atas kompetensi keagamaan.

Menurut Baoesastra Djawa karya Poerwadarminta (1939), istilah “Gus” berakar dari tradisi keraton, di mana putra raja yang masih kecil dipanggil “Raden Bagus” atau disingkat “Den Bagus”.

Dijelaskan dalam jurnal karya Millatuz Zakiyah (2018), bahwa seiring waktu, panggilan ini mengalami pergeseran makna dan tetap digunakan oleh golongan priyayi Jawa di luar keraton. Mereka menghilangkan kata "Raden" atau "Den", hanya menjadi "Bagus" atau " Gus" saja.

Sebutan “Gus” menjadi contoh dalam kajian sosiologi karena mencerminkan dua jenis status sosial, yakni 'bawaan' dan 'hasil pencapaian'.

Sebagai status 'bawaan' (ascribed status), panggilan “Gus” biasanya diberikan kepada anak laki-laki dari kalangan kiai secara otomatis, sebagai bentuk penghormatan terhadap garis keturunan.

Anak kiai kerap diperlakukan secara istimewa karena dianggap sebagai calon penerus peran ayahnya dalam dunia keagamaan, dan salah satu bentuk perlakuan tersebut adalah pemberian gelar “Gus”. Meski begitu, gelar ini tidak menjamin bahwa sang anak akan menjadi kiai di masa depan.

Di sisi lain, sebagai status yang 'diperoleh' (achieved status), sebutan “Gus” juga bisa disematkan kepada seseorang yang telah menunjukkan kapasitas dan dedikasi dalam bidang keagamaan.

Dalam lingkungan pesantren maupun masyarakat umum, gelar ini bisa diberikan kepada individu yang memiliki ilmu agama yang mendalam dan kontribusi nyata dalam dakwah.

Dengan kata lain, panggilan “Gus” bukan semata-mata soal asal-usul, tapi juga tentang pengakuan sosial terhadap kompetensi dan peran seseorang dalam meneruskan nilai-nilai keagamaan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Elham Suka Cium Anak Kecil, Komisi VIII Sepakat Dengan PBNU: Bertentangan Dengan Ajaran Islam!

Gus Elham Suka Cium Anak Kecil, Komisi VIII Sepakat Dengan PBNU: Bertentangan Dengan Ajaran Islam!

News | Rabu, 12 November 2025 | 14:56 WIB

Soroti Kasus Gus Elham, Richard Lee Minta Orangtua Waspadai Predator Berkedok Agama

Soroti Kasus Gus Elham, Richard Lee Minta Orangtua Waspadai Predator Berkedok Agama

Entertainment | Rabu, 12 November 2025 | 14:49 WIB

KemenPPPA: Perilaku Gus Elham Bisa Masuk Kategori Pidana Kekerasan Terhadap Anak

KemenPPPA: Perilaku Gus Elham Bisa Masuk Kategori Pidana Kekerasan Terhadap Anak

News | Rabu, 12 November 2025 | 12:39 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×