Blue Origin Sukses Luncurkan Misi Mars, Gendong 2 Wahana Antariksa NASA

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 15 November 2025 | 14:03 WIB
Blue Origin Sukses Luncurkan Misi Mars, Gendong 2 Wahana Antariksa NASA
Roket New Glenn milik Blue Origin meluncur menuju Mars pada Kamis (13/11/2025) waktu Amerika Serikat (John Raoux/AP)

Suara.com - Roket New Glenn milik Blue Origin berhasil mengantarkan dua wahana antariksa NASA menuju Mars dalam peluncuran terbarunya, Kamis (13/11). Keberhasilan ini tidak hanya menandai uji besar pertama bagi roket raksasa milik Jeff Bezos tersebut, tetapi juga membuka babak baru dalam kompetisi industri antariksa komersial.

Mengutip dari The Guardian (13/11/2025), peluncuran berlangsung di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, setelah sempat tertunda selama empat hari akibat cuaca buruk dan aktivitas badai matahari yang cukup intens.

Namun begitu cuaca mendukung, roket setinggi 98 meter itu melesat meninggalkan Bumi, membawa dua satelit kembar bernama Escapade yang akan memulai perjalanan panjang menuju Planet Merah.

Salah satu momen paling disorot dari peluncuran ini adalah keberhasilan Blue Origin mendaratkan kembali booster tahap pertama New Glenn di atas kapal tanpa awak, menandai pendaratan pertama yang sukses setelah kegagalan pada uji terbang perdana Januari lalu. Pada peluncuran awal, tahap pertama gagal mendarat karena mesin tidak menyala ulang sebagaimana mestinya.

Kali ini, proses pendaratan berjalan mulus. Booster terbawa turun dari ketinggian, lalu menjejak permukaan platform laut bernama Jacklyn, dinamai sesuai nama ibu Jeff Bezos. Sorak-sorai terdengar dari tim pengendali misi ketika roket berdiri tegak di atas kapal.

Blue Origin menyebut keberhasilan ini sebagai langkah penting menuju operasional roket yang dapat digunakan kembali, mirip dengan model yang sejak lama dikembangkan SpaceX. Dengan desain yang memungkinkan daur ulang hardware, perusahaan berharap biaya peluncuran bisa ditekan secara signifikan.

Mengutip CNN (13/11/2025), misi utama peluncuran ini adalah mengirimkan dua satelit kecil menuju orbit Mars. Escapade — singkatan dari Escape and Plasma Acceleration Dynamics Explorers, merupakan misi berbiaya rendah yang sepenuhnya dikelola oleh University of California, Berkeley.

Berbeda dari satelit pada umumnya yang langsung menuju planet tujuan, Escapade akan terlebih dulu “parkir” selama satu tahun di titik Lagrange 2, sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi. Titik gravitasi ini memungkinkan wahana bertahan dengan penggunaan bahan bakar minimal.

Di sini, kedua satelit akan menunggu hingga Bumi dan Mars berada pada posisi ideal, tepatnya pada 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan bantuan gravitasi Bumi.

baca juga

Keduanya dijadwalkan memasuki orbit Mars pada 2027 dan mulai mengumpulkan data penting terkait atmosfer atas dan medan magnet planet tersebut. Ilmuwan Rob Lillis, pemimpin misi, menjelaskan bahwa data ini akan membantu memecahkan misteri bagaimana Mars kehilangan atmosfer tebalnya miliaran tahun lalu, aula sejarah yang membuat planet itu berubah dari hangat dan basah menjadi dingin dan kering seperti sekarang.

Lebih jauh, informasi dari Escapade juga akan digunakan untuk memahami tingkat radiasi yang harus dihadapi astronot dalam misi berawak ke Mars di masa depan.

New Glenn dinamai dari astronaut John Glenn, orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi. Dengan ukuran lima kali lebih besar dari roket wisata antariksa Blue Origin, New Shepard, roket ini ditujukan untuk membawa muatan dan manusia ke orbit lebih jauh, termasuk misi bulan dan Mars.

Keberhasilan terbaru ini sekaligus menjadikan Blue Origin pesaing semakin kuat bagi SpaceX. Selama bertahun-tahun, perusahaan Elon Musk hampir tanpa pesaing dalam kemampuan peluncuran komersial berulang. Namun dengan booster New Glenn yang kini terbukti dapat mendarat, kompetisi diperkirakan makin ketat.

Situasi ini juga berdampak pada kebijakan NASA. Agensi tersebut sebelumnya memberikan kontrak pendaratan bulan pertama dan kedua kepada SpaceX melalui roket Starship. Namun karena progres yang dianggap terlalu lambat, NASA sempat membuka kembali peluang kompetisi, mendorong Blue Origin dan SpaceX untuk mempercepat pengembangan masing-masing.

Blue Origin sendiri telah mengantongi kontrak untuk pendaratan bulan ketiga dalam program Artemis. New Glenn juga dijadwalkan mengangkut prototipe pendarat bulan Blue Moon dalam beberapa bulan mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Warnet ke Omzet Miliaran: Mars van Leunheuwk Bukti Gamer Bisa Jadi Miliarder

Dari Warnet ke Omzet Miliaran: Mars van Leunheuwk Bukti Gamer Bisa Jadi Miliarder

Tekno | Jum'at, 14 November 2025 | 11:05 WIB

Arti lagu APT Rose BLACKPINK dan Bruno Mars, Berhasil Borong 3 Nominasi Grammy Awards 2026

Arti lagu APT Rose BLACKPINK dan Bruno Mars, Berhasil Borong 3 Nominasi Grammy Awards 2026

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 12:39 WIB

M Bloc Space Comeback: Sekarang Wajahnya Beda, Energinya Juga Lebih Seru!

M Bloc Space Comeback: Sekarang Wajahnya Beda, Energinya Juga Lebih Seru!

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:13 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×