6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia

Rabu, 03 Desember 2025 | 19:00 WIB
6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia
Epy Kusnandar saat menghadiri press screening dan gala premiere film Selepas Tahlil di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Minggu, 6 Juli 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Baca 10 detik
  • Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025, yang dikabarkan sang istri melalui Instagram.
  • Kematian aktor tersebut memicu sorotan publik terhadap riwayat kesehatannya, terutama kanker otak yang pernah dideritanya.
  • Artikel ini menguraikan enam faktor risiko utama kanker otak, mencakup genetik, paparan radiasi tinggi, dan gaya hidup tidak sehat.

3. Paparan Zat Kimia Berbahaya

Lingkungan kerja atau tempat tinggal yang terpapar bahan kimia jangka panjang bisa menjadi pemicu.

Zat seperti vinil klorida (industri plastik), pestisida, herbisida, timah, serta bahan bakar tekstil diduga berkontribusi.

Kelompok pekerja di industri kilang minyak, karet, dan plastik masuk dalam kategori yang lebih berisiko.

4. Kebiasaan Merokok dan Alkohol

Kandungan kimia dalam rokok dapat merusak sel tubuh dan memicu kanker paru-paru.

Kanker otak seringkali bersifat sekunder (metastasis), yang artinya penyebaran dari kanker organ lain, seperti paru-paru ke otak.

Konsumsi alkohol berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko.

5. Infeksi Virus dan Sistem Imun

Baca Juga: 5 Rekomendasi Gudeg dengan Cita Rasa Gurih di Jogja, Cocok untuk yang Tak Terlalu Suka Manis

Kondisi sistem imun yang lemah dapat meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, infeksi virus tertentu seperti HIV, cytomegalovirus, dan virus Epstein-Barr (EBV) dikaitkan dengan potensi kerusakan DNA sel yang memicu kanker otak.

6. Faktor Usia dan Jenis Kelamin

Risiko kanker otak meningkat seiring bertambahnya usia, meski jenis tertentu seperti medulloblastoma lebih sering menyerang anak-anak.

Dari segi gender, wanita disebut lebih berisiko terkena jenis meningioma.

Perlu diketahui bahwa memiliki satu atau beberapa faktor risiko di atas tidak serta merta membuat seseorang pasti terkena kanker otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI