Kepedulian Lingkungan Berubah Jadi Gaya Hidup, Pasar Karbon Mulai Jadi Perbincangan

Vania Rossa

Rabu, 17 Desember 2025 | 22:51 WIB
Kepedulian Lingkungan Berubah Jadi Gaya Hidup, Pasar Karbon Mulai Jadi Perbincangan
CEO EDENA Capital Nusantara, Wook Lee. (Dok. Edena)
baca 10 detik
  • Carbon Digital Conference (CDC) 2025 di Bandung (8-9 Desember) fokus pada pasar karbon Asia Tenggara.
  • Pasar karbon menerjemahkan komitmen lingkungan menjadi nilai ekonomi melalui kredit karbon dan pembiayaan global.
  • Teknologi digital penting dalam pasar karbon untuk menjamin transparansi dan menghubungkan aksi iklim dengan implementasi ekonomi.

Suara.com - Isu lingkungan kini tak lagi berhenti di ruang diskusi aktivis atau laporan kebijakan. Di tengah gaya hidup modern yang semakin sadar akan jejak karbon, pasar karbon mulai menjelma menjadi bagian dari percakapan global tentang masa depan bumi.

Momentum itu terasa kuat dalam Carbon Digital Conference (CDC) 2025 yang digelar di Bandung pada 8–9 Desember lalu.

Konferensi pasar karbon terbesar di Asia Tenggara ini mempertemukan lebih dari 400 pemimpin dunia—mulai dari pembuat kebijakan, diplomat, hingga pelaku industri energi dan keuangan.

Hadir pula Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, duta besar dari empat negara, serta perwakilan lembaga internasional, menandai meningkatnya perhatian global terhadap peran Indonesia dalam ekonomi hijau.

Dari Komitmen Lingkungan ke Nilai Nyata

Di balik jargon net zero dan pengurangan emisi, pasar karbon menawarkan sesuatu yang lebih dekat dengan keseharian: cara baru menerjemahkan kepedulian lingkungan menjadi nilai nyata.

Lewat mekanisme kredit karbon, upaya menjaga hutan, mengurangi emisi industri, hingga transisi energi bersih kini dapat terhubung langsung dengan pembiayaan global.

CEO EDENA Capital Nusantara, Wook Lee, menyebut pasar karbon sedang berada di titik balik penting.

“Aksi lingkungan sekarang tidak lagi bersifat simbolik. Di banyak negara, termasuk Korea, manfaat kredit karbon bahkan sudah dirasakan langsung oleh individu, seperti pemilik kendaraan listrik,” ujarnya.

baca juga

Pernyataan ini mencerminkan pergeseran besar: kepedulian terhadap lingkungan perlahan menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kewajiban moral.

Indonesia di Pusat Percakapan Iklim

Dengan kekayaan hutan tropis dan ekosistem alam yang luas, Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta pasar karbon global.

Tak heran jika diskusi dalam CDC 2025 banyak menyoroti regulasi pasar karbon nasional, pengembangan proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS), serta kerja sama lintas negara antara Indonesia, Jepang, dan Korea.

Sesi Carbon Bazaar menampilkan belasan proyek karbon berskala besar, sementara agenda Business Matching membuka ruang dialog langsung antara pengembang proyek dan investor. Di sinilah isu lingkungan bertemu realitas ekonomi—dan mulai bergerak ke tahap implementasi.

Teknologi Digital dan Masa Depan Aksi Iklim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda dengan SBY saat Tsunami Aceh, Butuh Nyali Besar Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

Beda dengan SBY saat Tsunami Aceh, Butuh Nyali Besar Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:57 WIB

Menyambut Natal Lebih Bijak, Ini Cara Merayakan secara Ramah Lingkungan

Menyambut Natal Lebih Bijak, Ini Cara Merayakan secara Ramah Lingkungan

Your Say | Rabu, 17 Desember 2025 | 21:35 WIB

Darurat Sampah, Terpal Jadi Andalan Pemkot Tangsel

Darurat Sampah, Terpal Jadi Andalan Pemkot Tangsel

Foto | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:57 WIB

Terkini

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:15 WIB

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:13 WIB

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:09 WIB

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:08 WIB

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

News | Senin, 21 September 2026 | 13:07 WIB

×