- Memasuki usia 50-an, kulit mengalami perubahan seperti muncul garis halus, kerutan, dan elastisitas menurun.
- Kondisi ini membuat pemilihan skincare perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit matang.
- Dokter spesialis kulit memberikan panduan memilih skincare yang tepat untuk usia 50-an agar tidak salah pilih.
Suara.com - Banyak perubahan kondisi kulit yang terjadi saat memasuki usia 50-an. Di antaranya, mulai munculnya garis halus dan kerutan, hingga berkurangnya elastisitas kulit.
Oleh karena itu, pemilihan skincare pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit yang semakin matang di rentang usia tersebut.
Lalu dari banyaknya pilihan skincare yang ada di pasaran, mana yang sebaiknya dipakai di usia 50-an?
Agar tidak keliru, simak penjelasan dokter spesialis kulit dan kelamin berikut ini.
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an?
![Ilustrasi wanita memakai sunscreen [Suara.com/ dibuat dengan AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/24/53840-ilustrasi-wanita-memakai-sunscreen-suaracom-dibuat-dengan-ai.jpg)
Seperti dijelaskan sebelumnya, kondisi kulit di usia 50-an sudah banyak mengalami perubahan. Jadi pemakaian skincare-nya pun perlu disesuaikan.
dr. Michael H. Angriawan, SpDVE., selaku Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika alias Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin pernah menjabarkan apa saja skincare yang perlu dipakai di usia 50-an.
Keterangan tersebut disampaikan melalui akun TikTok pribadi, @dr.michael_ang.spkk. dr. Michael memberi penjelasan setelah mendapat pertanyaan dari salah satu netizen.
"Dok, untuk usia 52 tahun, pakai apa ya?" begitu bunyi pertanyaan netizen yang dibacakan oleh dr. Michael dalam kontennya, dilansir pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Menurut dr. Michael, skincare yang sebaiknya dipakai di usia 50 tahunan adalah basic skincare yang terdiri dari sabun cuci muka, moisturizer (pelembap), serta sunscreen.
Baca Juga: 7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan
"Bagi teman-teman yang usianya di atas 50 tahun, tetap fokus menggunakan basic skincare. Namun perlu diingat, kondisi kulit di atas 50 tahun itu berbeda dengan usia 20 tahunan," jelas dr. Michael dalam kontennya.
Namun dr. Michael memberikan catatan agar memilih moisturizer yang mengandung humektan dan emolien. Keduanya berfungsi untuk menarik, mengikat, dan menjaga kelembapan kulit.
Kemudian, bisa juga menggunakan sunscreen yang sekaligus mengandung pelembap untuk mengatasi kulit kering, salah satu masalah yang kerap terjadi di kulit matang.
"Di mana pada kulit di atas usia 50 tahun sudah mulai mengalami kekeringan. Sehingga lebih fokus dalam penggunaan moisturizer," jelas dr. Michael lagi.
"Apabila bisa, gunakan yang ada kandungan humektan dan emolien. Apabila bisa, dalam sunscreen juga gunakan yang sudah ada kombinasi dengan pelembap," lanjutnya.
Kemudian untuk skincare malam, tambahkan produk retinoid (retinol).
Tujuannya untuk memacu produksi kolagen dalam kulit yang bisa memudarkan kerutan dan membuat wajah nampak lebih muda.
"Nah untuk di malam hari, tetap anjuran saya menggunakan retionoid. Di mana penggunaan retinoid ini bisa mem-boost produksi kolagen," tandas sang dokter.
"Sehingga dapat membantu memperbaiki tampilan kerutan-kerutan halus di kulit wajah, sehingga dapat memberikan tampilan wajah yang awet muda," pungkasnya.
Selain kandungan, urutan dan konsistensi pemakaian skincare juga berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit.
Produk yang tepat dan digunakan secara rutin dapat membantu kulit terlihat lebih segar dan terawat.
Jadi itulah skincare yang sebaiknya dipakai di usia 50 tahunan menurut dokter spesialis kulit. Semoga bermanfaat!