- Ia merupakan figur publik yang lama dikenal sebagai aktivis perlindungan anak
- Pernah berada dalam struktur atau lingkar lembaga yang diharapkan publik dapat memberi perlindungan lebih tegas
- Ada anggapan sebagian warganet bahwa respons lembaga saat itu belum memenuhi ekspektasi korban
Perlu ditegaskan, Kak Seto tidak disebut sebagai pelaku dalam buku maupun laporan Aurelie. Sorotan lebih mengarah pada peran struktural dan moral lembaga, bukan keterlibatan personal dalam tindakan kriminal.
Kak Seto adalah psikolog anak dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman panjang, dan kontribusi besar dalam dunia perlindungan anak di Indonesia.
Namanya yang kembali mencuat dalam isu Aurelie Moeremans lebih berkaitan dengan ekspektasi publik terhadap figur dan lembaga, bukan keterlibatan langsung sebagai pelaku. Bagaimana menurut pendapat Anda?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama