Memoar Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Viral, Apa Bedanya dengan Biografi?

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 20:45 WIB
Memoar Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Viral, Apa Bedanya dengan Biografi?
Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans. (Instagram/aurelie)

Suara.com - Buku "Broken Strings: Fragments of Stolen Youth" karya Aurelie Moeremans viral di media sosial.

Bukan cuma soal isinya, buku "Broken Strings" juga diperbincangkan karena kategorinya sebagai memoar.

Tidak sedikit netizen yang jadi penasaran tentang perbedaan memoar dan biografi. Mengingat keduanya merupakan karya yang menceritakan kehidupan penulis.

Lantas, apa bedanya memoar dan biografi? Simak penjelasan berikut ini.

'Broken Strings' Termasuk Memoar

buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

Seperti diketahui, "Broken Strings" menjadi perbincangan luas di media sosial karena isinya yang dinilai berani, jujur, dan emosional.

Aurelie Moeremans, yang selama ini dikenal sebagai aktris dan figur publik, tampil dalam peran berbeda sebagai penulis yang mengisahkan pengalaman hidupnya secara personal.

Ia berani mengangkat tema sensitif dalam buku karyanya, seperti relasi tidak sehat, manipulasi emosional, dan luka batin yang dialami sejak usia muda.

Buku ini juga mengisahkan mengenai child grooming, yakni kejahatan yang dilakukan orang dewasa dengan memanipulasi pikiran anak. Kejadian ini menimpa Aurelie saat dirinya masih berusia 15 tahun.

Kisah ini sekaligus menyadarkan para orang tua tentang bahaya child grooming, dan upaya pencegahan jika terjadi pada anak-anak mereka.

"Broken Strings" dikategorikan sebagai memoar, bukan novel maupun biografi. Pilihan genre ini memiliki pengaruh besar terhadap cara pembaca memahami isi buku.

Melalui sudut pandang orang pertama, Aurelie menuturkan fragmen-fragmen pengalaman hidup yang membentuk dirinya hari ini.

Narasi yang disampaikan tidak berusaha menampilkan kehidupan yang sempurna, melainkan menghadirkan realitas yang rapuh dan penuh konflik batin.

Inilah yang membuat "Broken Strings" terasa dekat dan relevan bagi banyak pembaca, sekaligus memicu diskusi publik mengenai kesehatan mental dan perlindungan terhadap korban kekerasan emosional.

Untuk memahami posisi "Broken Strings" secara tepat, penting untuk membedakan antara memoar dan biografi, dua genre nonfiksi yang sering kali disalahartikan sebagai hal yang sama.

Ini Perbedaan Memoar dan Biografi

Memoar adalah karya tulis nonfiksi yang ditulis oleh tokoh itu sendiri, berfokus pada pengalaman pribadi, refleksi emosional, dan sudut pandang subjektif penulis.

Memoar tidak bertujuan menceritakan seluruh perjalanan hidup secara kronologis, melainkan menyoroti fase, peristiwa, atau tema tertentu yang memiliki makna mendalam bagi penulis.

Dalam memoar, ingatan, perasaan, dan interpretasi pribadi menjadi elemen utama. Oleh karena itu, memoar bersifat reflektif dan emosional, serta tidak terikat pada tuntutan objektivitas penuh.

"Broken Strings" memenuhi seluruh karakteristik tersebut. Aurelie Moeremans menulis berdasarkan ingatan dan pengalaman pribadinya, dengan penekanan pada dampak psikologis yang ia alami.

Narasi disusun sebagai potongan pengalaman yang saling terhubung oleh tema trauma, pemulihan, dan pencarian jati diri.

Memoar seperti ini sering kali bertujuan memberikan suara kepada pengalaman yang selama ini terpendam, sekaligus menjadi sarana penyembuhan bagi penulis dan pembacanya.

Sebaliknya, biografi adalah karya nonfiksi yang menceritakan kehidupan seseorang secara lebih menyeluruh dan sistematis, umumnya ditulis oleh orang lain.

Biografi mencakup perjalanan hidup subjek dari latar belakang keluarga, pendidikan, karier, hingga pencapaian-pencapaian penting.

Penulisan biografi menuntut riset mendalam, penggunaan berbagai sumber, serta upaya menjaga keseimbangan dan objektivitas. Emosi tetap hadir, tetapi tidak menjadi pusat utama narasi.

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada tujuan penulisan.

Memoar bertujuan menyampaikan pengalaman batin dan makna personal, sedangkan biografi bertujuan mendokumentasikan perjalanan hidup seseorang dalam konteks sosial dan sejarah yang lebih luas.

Dengan demikian, pembaca memoar diharapkan memahami bahwa isi cerita adalah perspektif subjektif penulis, bukan laporan faktual yang mencakup semua sisi kehidupan tokoh terkait.

Dalam konteks "Broken Strings", pemahaman terhadap perbedaan ini menjadi penting agar pembaca dapat menempatkan karya tersebut secara proporsional, baik sebagai karya sastra nonfiksi maupun sebagai bentuk kesaksian personal seorang penyintas pengalaman hidup yang kompleks.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hesti Purwadinata Diancam Roby Tremonti, Desta Beri Kode Pasang Badan

Hesti Purwadinata Diancam Roby Tremonti, Desta Beri Kode Pasang Badan

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:12 WIB

6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak

6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:52 WIB

5 Film yang Mengungkap Soal Child Grooming, Tonton Sebelum Terlambat!

5 Film yang Mengungkap Soal Child Grooming, Tonton Sebelum Terlambat!

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:12 WIB

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:47 WIB

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri

5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:34 WIB

5 Rekomendasi Lip Tint untuk Bibir Hitam Agar Cerah dan Merona

5 Rekomendasi Lip Tint untuk Bibir Hitam Agar Cerah dan Merona

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:22 WIB

Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju

Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:17 WIB

Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah

Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:15 WIB

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:14 WIB