6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:52 WIB
6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak
Buku Aurelie Moeremans, Broken Strings [Instagram]
baca 10 detik
  • Budaya patriarki disebut memicu ketimpangan kuasa yang memudahkan praktik child grooming.

  • Anak sering dididik menjadi penurut sehingga kehilangan kesadaran akan batasan diri.

  • Pola pikir sosial cenderung menyalahkan korban dan memaklumi perilaku predator laki-laki.

Suara.com - Istilah child grooming tengah menjadi pembahasan yang hangat di media sosial, setelah Aurelie Moeremans mengungkapkan kisahnya mengalami grooming lewat buku Broken Strings.

Kisahnya tersebut seketika menyadarkan publik fenomena child grooming atau upaya mendekati anak di bawah umur untuk tujuan eksploitasi seksual masih menjadi ancaman nyata.

Namun, banyaknya praktik ini bukan hanya soal kejahatan individu, melainkan ada peran budaya patriarki yang ikut andil.

Psikolog anak dan remaja, Anastasia Satriyo, mengungkapkan bahwa sistem sosial patriarki menciptakan lingkungan yang sangat mendukung bagi para predator untuk beraksi.

Lewat cuitan di akun Threads-nya, Anastasia Satriyo membedah bagaimana budaya patriarki ini bisa membungkam korban dan melindungi pelaku.

"Kenapa budaya dan mindset patriarki itu melanggengkan child grooming? Ada penjelasan ilmiah dan sistematis dari sisi psikologi," tulis Anastasia Satriyo pada akun Threads-nya, Selasa 13 Januari 2026.

Penjelasan psikolog anak soal hubungan budaya patriakri dan child grooming (Threads/@anassatriyo)
Penjelasan psikolog anak soal hubungan budaya patriakri dan child grooming (Threads/@anassatriyo)

Berikut ini, 6 alasan budaya patriarki menjadi salah satu faktor yang bisa membuat pelaku lebih leluasa melakukan child grooming menurut Anastasia Satriyo.

1. Menciptakan Ketimpangan Kuasa yang Dianggap Wajar

Patriarki adalah sistem sosial yang memberikan kuasa lebih besar kepada laki-laki dewasa dan menempatkan perempuan serta anak-anak sebagai pihak yang harus patuh.

baca juga

Dalam psikologi sosial, grooming selalu terjadi karena adanya ketidakseimbangan kuasa.

Anastasia Satriyo mengatakan budaya patriarki justru menormalisasi ketimpangan ini, sehingga relasi yang tidak setara antara orang dewasa dan anak seringkali dianggap wajar dan bukan hal yang berbahaya.

2. Anak Diajarkan Penurut Bukan Sadar Batasan

Di dalam budaya patriarki, anak-anak sering dididik untuk selalu taat pada orang dewasa tanpa diberi ruang untuk berpikir kritis.

Anak yang berani protes atau berkata tidak sering kali dianggap kurang ajar.

"Jika sistem sosial mengajarkan 'orang dewasa selalu benar', maka alarm internal anak untuk mendeteksi bahaya akan melemah," jelas Anastasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Baca di Mana? Ini Link yang Resmi dan Gratis

Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Baca di Mana? Ini Link yang Resmi dan Gratis

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:54 WIB

Roby Tremonti Desak Aurelie Moeremans Bongkar Identitas Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Roby Tremonti Desak Aurelie Moeremans Bongkar Identitas Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:20 WIB

Beda dengan Cerai, Apa Itu Annulment dan Status Liber yang Diperoleh Aurelie Moeremans?

Beda dengan Cerai, Apa Itu Annulment dan Status Liber yang Diperoleh Aurelie Moeremans?

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:23 WIB

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:50 WIB

Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Cerita Pribadi

Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Cerita Pribadi

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00 WIB

Profil Aurelie Moeremans, Aktris Multitalenta di Balik Buku Broken Strings

Profil Aurelie Moeremans, Aktris Multitalenta di Balik Buku Broken Strings

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×