-
Malam Nisfu Sya'ban adalah waktu mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan.
-
Amalan umum meliputi membaca Surat Yasin tiga kali setelah salat Maghrib.
-
Doa khusus dipanjatkan untuk memohon keberkahan rezeki dan ketetapan iman.
Suara.com - Umat Muslim akan segera menyambut malam penuh kemuliaan, yakni malam Nisfu Syaban.
Malam Nisfu Syaban jatuh pada pertengahan bulan Syaban ini dipercaya sebagai malam di mana catatan amal manusia dilaporkan dan doa-doa dikabulkan oleh Allah SWT.
Salah satu amalan utama di malam ini adalah memperbanyak doa, khususnya memohon agar segala takdir buruk di masa depan dihapus dan diganti dengan keberkahan serta kebahagiaan.
Lantas, bagaimana bacaan doa malam Nisfu Syaban yang sesuai tuntunan para ulama? Simak ulasan lengkapnya mulai dari bacaan Arab, latin, hingga tata caranya berikut ini.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban Menurut Imam Syafi'i
Imam Syafi'i dalam kitab al-Umm menjelaskan bahwa ada lima malam di mana doa-doa mustajab atau dikabulkan secara langsung oleh Allah SWT. Kelima malam tersebut antara lain:
- Malam Jumat
- Malam Idul Fitri
- Malam Idul Adha
- Malam pertama bulan Rajab
- Malam Nisfu Syaban
Karena merupakan malam pengampunan dan pembebasan dari api neraka, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, salawat, dan sedekah di momen tersebut.
Tata Cara Amalan Malam Nisfu Syaban
Dalam tradisi masyarakat Indonesia, amalan ini biasanya dilakukan setelah salat Maghrib dengan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Skin Aqua Sunscreen Terbaik, SPF Tinggi dan Tekstur Ringan
Setiap selesai satu kali bacaan, ada niat khusus yang harus dipanjatkan seperti berikut ini:
- Yasin Pertama: Niat memohon panjang umur dalam ketaatan kepada Allah SWT.
- Yasin Kedua: Niat memohon rezeki yang halal, luas, dan penuh berkah.
- Yasin Ketiga: Niat memohon ketetapan iman, wafat dalam keadaan husnul khatimah, dan kebahagiaan dunia akhirat.
Setelah setiap satu kali bacaan Yasin, dilanjutkan dengan membaca doa khusus berikut ini:
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban menurut Syekh Sayyid Utsman bin Yahya
Berikut adalah teks doa yang merujuk pada kitab Maslakul Akhyar karya Mufti Betawi, Syekh Sayyid Utsman bin Yahya:
Teks Arab:
اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ. اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُوْمِيْنَ أَوْ مُقَتَّرِيْنَ عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفَّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ