Suara.com - Nama Kak Seto kembali jadi sorotan publik setelah kisah child grooming yang dialami Aurelie Moeremans mencuat lewat buku memoarnya.
Belakangan diketahui bahwa Komnas Perlindungan Anak yang saat itu berada di bawah kepemimpinan Kak Seto dinilai tidak memberikan respons saat ibunda Aurelie berulang kali melapor.
Seiring ramainya perbincangan itu, netizen mulai menyoroti kisah pernikahan Kak Seto dengan sang istri, Deviana Mulyadi, yang diketahui memiliki selisih usia cukup jauh.
Tak heran jika publik kemudian mencari tahu kapan Kak Seto menikah, karena kisah tersebut dikaitkan dengan pembahasan child grooming.
Lantas, Kak Seto menikah tahun berapa, dan bagaimana awal pertemuannya dengan Deviana Mulyadi? Simak ulasan lengkapnya.
Kak Seto Menikah Tahun Berapa?

Kak Seto resmi menikah dengan Deviana Mulyadi pada 10 Januari 1988. Saat pernikahan tersebut berlangsung, Kak Seto berusia sekitar 36 hingga 37 tahun, sementara Deviana baru menginjak usia 18 tahun.
Dengan demikian, jarak usia antara Kak Seto dan Deviana terpaut sekitar 18 sampai 19 tahun. Pernikahan ini berlangsung secara sah dan tercatat, serta telah berjalan selama puluhan tahun. Bahkan pada Januari 2026, keduanya genap merayakan 38 tahun usia pernikahan.
Selama ini, rumah tangga Kak Seto dan Deviana dikenal publik sebagai pernikahan yang harmonis dan minim gosip. Mereka dikaruniai empat orang anak dan kini telah memiliki cucu.
Namun, setelah kasus Aurelie Moeremans kembali mencuat, latar belakang pernikahan tersebut kembali dipandang dengan sudut pandang berbeda oleh sebagian netizen, terutama karena konteks usia Deviana saat awal hubungan mereka terjalin.
Baca Juga: Siapa Istri Kak Seto Sekarang? Ini Profil Deviana Mulyadi yang Jarang Disorot
Awal Pertemuan Kak Seto dan Deviana Mulyadi
Kisah awal pertemuan Kak Seto dan Deviana Mulyadi bermula pada tahun 1986 di Radio Prambors. Saat itu, Deviana masih berstatus sebagai siswi SMA dan berusia sekitar 16 tahun.
Ia hadir sebagai salah satu peserta remaja dalam program dialog Sarseto Show, acara radio yang dipandu Kak Seto dan membahas berbagai persoalan remaja.
Dalam berbagai pemberitaan, Deviana menyebut bahwa pada awal pertemuan tersebut, ia memandang Kak Seto sebagai figur pendidik atau guru.
Interaksi keduanya terjadi dalam forum diskusi terbuka, di mana hanya beberapa remaja terpilih yang mendapat kesempatan berbicara langsung di studio radio.
Seiring berjalannya waktu, komunikasi di antara keduanya semakin intens. Kak Seto dalam beberapa kutipan wawancara lama menyebut bahwa meski usia Deviana masih muda, ia menilai cara berpikirnya cukup dewasa untuk anak seusianya.