Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK Kasus Apa?

Ruth Meliana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34 WIB
Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK Kasus Apa?
Wali Kota Madiun Maidi (kiri) bersama Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah (kanan) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
baca 10 detik
  • KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 19 Januari 2026.
  • OTT KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.
  • OTT KPK ini menyita ratusan juta rupiah.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 19 Januari 2026. Dua kepala daerah, Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo ditangkap dalam OTT KPK ini.

Karena menjadi sorotan nasional, publik pun bertanya-tanya Wali Kota Madiun Maidi kena OTT KPK kasus apa?

Nah, korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun terkait "uang jatah" atau fee proyek serta pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun.

Dengan kasus ini, Maidi, yang merupakan politikus dari Partai Gerindra, menjadi wali kota ketiga di Madiun yang terjerat kasus korupsi. Sebelumnya, pendahulu-pendahulunya juga pernah berurusan dengan hukum serupa.

Profil Wali Kota Madiun Maidi

Wali Kota Madiun Maidi dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
Wali Kota Madiun Maidi dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]

 

Pak Maidi, begitu sapaannya, lahir pada 15 Mei 1965 di Madiun.

Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Brawijaya dan kemudian menjadi birokrat di Pemkot Madiun.

Karir politiknya dimulai ketika ia terpilih sebagai Wali Kota Madiun pada periode 2021-2026 melalui Pilkada.

Selama menjabat, Maidi dikenal dengan program-program inovatif seperti pengembangan kota pintar (smart city), yang melibatkan berbagai proyek infrastruktur dan teknologi.

Namun, di balik citra positif itu, dugaan korupsi mulai mencuat. Profilnya sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat kini tercoreng oleh OTT KPK awal tahun 2026.

baca juga

Kronologi OTT KPK Wali Kota Madiun

Wali Kota Madiun Maidi (kedua kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
Wali Kota Madiun Maidi (kedua kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]

 

Kronologi OTT KPK Wali Kota Madiun bermula dari informasi intelijen KPK yang mendeteksi adanya transaksi mencurigakan di lingkungan Pemkot Madiun.

Pada Senin pagi, 19 Januari 2026, tim KPK melakukan penggerebekan di beberapa lokasi di Madiun, termasuk kantor wali kota dan rumah pribadi Maidi.

Dalam operasi tersebut, KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan fee dari proyek-proyek pemerintah daerah.

Selain itu, ada bukti terkait dana CSR dari perusahaan-perusahaan swasta yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi malah disalahgunakan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa OTT ini terkait langsung dengan fee proyek dan dana CSR, di mana Maidi diduga menerima suap untuk memuluskan kontrak proyek.

Maidi ditangkap bersama 15 orang lainnya. Dari jumlah itu, 9 orang di antaranya, termasuk Maidi, langsung dibawa ke Gedung KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Proses pemeriksaan berlangsung intensif. Pada Selasa, 20 Januari 2026, KPK telah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan serta menetapkan tersangka.

Maidi tiba di KPK sekitar pukul 22.34 WIB pada malam OTT. Saat ditanya wartawan, ia hanya memberikan keterangan singkat tanpa membantah tuduhan.

Kasus ini bukanlah yang pertama di hari itu. KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Pati Sudewo. Ini menunjukkan komitmen lembaga antikorupsi untuk membersihkan pemerintahan daerah.

Dugaan korupsi ini melibatkan mekanisme yang rumit. Fee proyek biasanya merupakan persentase tertentu dari nilai kontrak yang diberikan kepada pejabat untuk memenangkan tender.

Di Madiun, proyek-proyek seperti pembangunan infrastruktur jalan, drainase, dan smart city diduga menjadi ladang korupsi.

Sementara itu, dana CSR dari perusahaan seperti pertambangan atau manufaktur seharusnya dialokasikan untuk program sosial, pendidikan, atau kesehatan masyarakat.

Namun, bukti awal menunjukkan bahwa dana tersebut dialihkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Nilai kerugian negara diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meskipun angka pasti masih dalam penyelidikan.

Dampak dari kasus ini sangat signifikan bagi Kota Madiun. Sebagai kota kecil di Jawa Timur dengan populasi sekitar 170.000 jiwa, Madiun bergantung pada proyek pemerintah untuk pertumbuhan ekonominya.

Penangkapan Maidi berpotensi menghambat berbagai program pembangunan, termasuk inisiatif smart city yang telah digadang-gadang sebagai model nasional.

Partai Gerindra juga terkena imbas, dengan tuntutan internal untuk membersihkan kader dari praktik korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK? Ini Kronologinya

Benarkah Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK? Ini Kronologinya

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:09 WIB

Sudewo Bupati Pati dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK

Sudewo Bupati Pati dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 10:47 WIB

Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR

Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

×