Sudewo Bupati Pati dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK

Ruth Meliana

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:47 WIB
Sudewo Bupati Pati dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK
Bupati Pati Sudewo (Instagram.com/sudewoofficial)
baca 10 detik
  • Bupati Pati Sudewo, yang menjabat sejak Februari 2025, ditangkap KPK pada 19 Januari 2026.
  • Penangkapan tersebut terkait kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
  • Sudewo, lulusan teknik, merupakan kader Partai Gerindra dan sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI.

Suara.com - Bupati Pati Sudewo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2026. OTT KPK ini terkait kasus jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Hal ini membuat publik bertanya-tanya, Sudewo Bupati Pati dari partai apa?

Profil Bupati Pati Sudewo: Dari Partai Apa?

Bupati Pati Sudewo usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Bupati Pati Sudewo usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

 

Sudewo, yang memiliki nama dan gelar lengkap H. Sudewo, S.T., M.T., adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pati ke-42 untuk periode 2025-2030.

Ia lahir pada 11 Oktober 1968 di Pati, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai figur yang aktif dalam dunia politik nasional sebelum akhirnya terjun ke level daerah.

Pertanyaan utama yang sering muncul adalah dari partai apa Sudewo berasal? Jawabannya adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), yang ia ikuti sejak tahun 2014.

Sebelum bergabung Partai Gerindra, ia sempat bergabung dengan Partai Demokrat hingga 2013.

Perpindahan ini menandai perjalanan karir politiknya yang melejit, dari kursi legislatif nasional hingga eksekutif daerah.

Pendidikan dan Karier Bupati Pati Sudewo

Bupati Pati, Sudewo saat kampanye ke masyarakat. (Instagram)
Bupati Pati, Sudewo saat kampanye ke masyarakat. (Instagram)

 

Latar belakang pendidikan Sudewo cukup solid di bidang teknik. Ia menyelesaikan gelar Sarjana Teknik (S.T.) dan Magister Teknik (M.T.), yang menjadi fondasi karir awalnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Pekerjaan Umum.

Sudewo diangkat sebagai CPNS pada tahun 1996 dan bertugas hingga sekitar 2006. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang infrastruktur dan pembangunan, yang kemudian ia bawa ke ranah politik.

baca juga

Awal mula terjun ke politik dimulai pada tahun 2002, ketika ia mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar, meskipun tidak berhasil terpilih.

Karir politik Sudewo benar-benar melejit pada Pemilu Legislatif 2009.

Saat itu, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah III melalui Partai Demokrat, partai yang sedang berada di puncak popularitas di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sudewo berhasil lolos dan menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2013. Di sini, ia terlibat dalam berbagai komisi, termasuk yang berkaitan dengan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Namun, pada tahun 2013, Sudewo memutuskan untuk keluar dari Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Gerindra.

Alasan perpindahan ini tidak secara eksplisit diungkapkan, tetapi diyakini terkait dengan visi politik yang lebih selaras dengan Gerindra, yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Di Gerindra, Sudewo dengan cepat naik pangkat; ia menjadi Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi di DPP Gerindra sejak 2019.

Pada periode 2019-2024, Sudewo kembali terpilih sebagai anggota DPR RI, kali ini dari Partai Gerindra.

Ia aktif dalam berbagai kegiatan partai, termasuk sebagai koordinator tim sukses (timses) untuk pilkada dan pilgub di berbagai daerah, seperti Pilkada Kabupaten Pacitan pada 2005 dan Pilgub Jawa Tengah pada 2008.

Pengalaman ini memperkuat jaringan politiknya di tingkat nasional dan daerah. Pada Pemilu 2024, Sudewo sebenarnya terpilih lagi sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024-2029, tetapi ia memilih untuk mundur dan maju sebagai calon Bupati Pati pada Pilkada Serentak 2024.

Dalam pilkada yang digelar pada 27 November 2024, Sudewo diusung oleh koalisi besar termasuk Gerindra, PKB, NasDem, PSI, Golkar, Gelora, Perindo, dan PKN.

Ia berhasil meraih 419.684 suara atau 53,53% dari total suara sah, mengalahkan pesaingnya. Pelantikannya dilakukan pada 20 Februari 2025, menandai awal kepemimpinannya di Kabupaten Pati.

Kepemimpinan Sudewo tidak berjalan mulus. Baru saja menjabat kurang dari setahun, pada 19 Januari 2026, ia terjaring OTT KPK.

Penangkapan ini terjadi di wilayah Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, dan dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa

KPK Tangkap Bupati Pati Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 10:08 WIB

Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR

Kena OTT, Wali Kota Madiun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek dan Dana CSR

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terjerat OTT, Wali Kota Madiun Maidi Datangi Gedung Merah Putih KPK

Terjerat OTT, Wali Kota Madiun Maidi Datangi Gedung Merah Putih KPK

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:18 WIB

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:17 WIB

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 18:15 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 18:13 WIB

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:09 WIB

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 18:00 WIB

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 17:58 WIB

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:50 WIB

Weton Ketemu 28 Artinya Apa dalam Primbon Jawa?

Weton Ketemu 28 Artinya Apa dalam Primbon Jawa?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 17:50 WIB

×