Suara.com - Perawatan botox wajah kini menjadi salah satu prosedur estetika yang paling diminati banyak wanita untuk membantu menyamarkan tanda penuaan, terutama kerutan dan garis halus yang muncul akibat aktivitas otot wajah.
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami di kulit akan menurun, sedangkan kebiasaan berekspresi seperti tersenyum, mengernyit, atau mengangkat alis dapat membuat garis ekspresi semakin terlihat jelas.
Botox pun menjadi solusi nonbedah yang bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot tertentu sehingga kulit tampak lebih halus dan rileks.
Keunggulan botox terletak pada prosesnya yang relatif cepat, minim rasa sakit, dan tidak membutuhkan waktu pemulihan lama. Hasil perawatan biasanya mulai terlihat dalam beberapa hari setelah injeksi dan dapat bertahan sekitar tiga hingga enam bulan, tergantung kondisi kulit, area yang disuntik, serta jenis botox yang digunakan.
Meski begitu, biaya botox wajah sering kali menjadi pertimbangan utama karena setiap jenis memiliki rentang harga yang berbeda. Harga ini juga dipengaruhi oleh jumlah unit yang dibutuhkan, luas area wajah, serta kualitas produk botulinum toxin yang digunakan.
Agar tidak salah memilih, penting untuk memahami jenis-jenis botox wajah yang umum ditawarkan di klinik estetika beserta kisaran harganya. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan kulit sekaligus anggaran yang dimiliki.

Lalu, apa saja jenisnya dan berapa harga yang harus dibayar? Simak inilah selengkapnya.
1. Botox Cosmetic
Botox Cosmetic merupakan jenis yang paling dikenal dan paling sering digunakan untuk mengatasi kerutan wajah akibat ekspresi. Jenis ini efektif untuk area dahi, garis di antara alis, serta kerutan di sekitar mata atau yang sering disebut crow’s feet. Botox Cosmetic bekerja secara spesifik pada otot penyebab kerutan sehingga hasilnya tampak lebih halus namun tetap natural jika dilakukan dengan dosis yang tepat.
Baca Juga: 5 Moisturizer Wardah untuk Kurangi Kerutan dan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
Dari berbagai referensi klinik estetika, harga Botox Cosmetic umumnya berada di kisaran Rp2.000.000 hingga Rp6.000.000 per area, tergantung tingkat kerutan dan jumlah unit yang diperlukan. Untuk area yang lebih kecil seperti sudut mata, biayanya bisa lebih rendah dibandingkan area dahi yang membutuhkan unit lebih banyak.
2. Dysport
Dysport sering dianggap sebagai alternatif dari Botox Cosmetic dengan fungsi yang serupa, yaitu merelaksasi otot penyebab garis ekspresi. Perbedaannya terletak pada karakter penyebaran produknya yang cenderung lebih luas, sehingga Dysport kerap dipilih untuk area wajah yang membutuhkan cakupan lebih besar.
Beberapa orang juga merasakan efek Dysport muncul sedikit lebih cepat. Dari segi harga, Dysport biasanya dibanderol pada rentang Rp2.000.000 hingga Rp5.500.000 per area. Perbedaan biaya ini dipengaruhi oleh jumlah unit yang digunakan serta area wajah yang ditangani.
3. Xeomin
Xeomin termasuk dalam kategori botox generasi terbaru yang memiliki formulasi lebih murni karena tidak mengandung protein tambahan. Hal ini membuat Xeomin sering dipilih oleh individu yang ingin meminimalkan risiko resistensi atau reaksi tertentu.
Hasil yang diberikan cenderung natural dan fokus pada pengurangan kerutan tanpa membuat wajah terlihat kaku. Untuk urusan harga, Xeomin umumnya berada di kisaran Rp3.000.000 hingga Rp7.000.000 per area.
4. Korean Botox
Korean Botox menjadi pilihan populer karena menawarkan fungsi yang sama dengan botox lainnya namun dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Jenis ini banyak digunakan untuk mengatasi kerutan ringan hingga sedang, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mencoba perawatan botox. Meski harganya lebih bersahabat, hasil yang diberikan tetap efektif jika dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.
Kisaran harga Korean Botox umumnya berada antara Rp1.500.000 hingga Rp7.500.000 per vial, tergantung merek dan jumlah unit yang terkandung di dalamnya.
Karena sistem vial, biaya akhirnya akan disesuaikan dengan area dan kebutuhan injeksi.
5. Botox per Unit
Selain sistem per area atau per vial, beberapa klinik juga menawarkan botox dengan perhitungan harga per unit. Skema ini memberi fleksibilitas lebih karena pasien hanya membayar sesuai jumlah unit yang benar-benar digunakan.
Harga botox per unit biasanya berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp150.000 per unit. Sebagai gambaran, area dahi dapat memerlukan sekitar 10-20 unit, sedangkan area sekitar mata membutuhkan sekitar 10-15 unit.
Dengan sistem ini, total biaya botox wajah bisa disesuaikan dengan kondisi kulit dan anggaran tanpa harus mengambil paket tertentu.
Memilih jenis botox wajah tidak hanya soal harga, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan kulit, area perawatan, serta hasil yang diharapkan. Setiap jenis botox memiliki karakter dan rentang biaya masing-masing, sehingga konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting sebelum menjalani prosedur.
Dengan pemilihan yang tepat dan penanganan profesional, botox dapat menjadi solusi efektif untuk membantu wajah tampak lebih segar, halus, dan awet muda tanpa harus menjalani tindakan bedah.
Kontributor : Dea Nabila