- 4.500 umat Buddha dari berbagai aliran berkumpul di NICE PIK 2 pada Minggu (25/1/2026) untuk doa bersama "Indonesia for Peace & Prosperity".
- Tiga pemegang singgasana Sakya dunia memimpin acara tersebut, menekankan pentingnya Indonesia sebagai pusat spiritualitas yang menjaga harmoni.
- Para pemimpin spiritual menegaskan bahwa kedamaian terwujud melalui praktik kasih sayang dan kebijaksanaan dalam menghargai keragaman bangsa.
“Indonesia for Peace & Prosperity menggambarkan pemahaman bahwa harmoni tercipta ketika keragaman bertemu dengan kebijaksanaan. Keanekaragaman menjadi sumber kekuatan dan kesejahteraan bersama,” jelasnya.
Sebagai tuan rumah, NICE PIK 2 menyatakan kehormatannya dapat menjadi bagian dari peristiwa yang mempertemukan spiritualitas, kebudayaan, dan harapan kebangsaan.
Doa bersama ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa harmoni Indonesia lahir dari kesediaan untuk saling memahami dan merawat perbedaan.
Di tengah dunia yang kian terfragmentasi, Indonesia kembali menunjukkan wajahnya sebagai rumah besar spiritualitas, tempat doa, keragaman, dan harapan bertemu dalam satu niat perdamaian dan kesejahteraan bersama.