Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Kamis, 05 Februari 2026 | 12:13 WIB
Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?
Foto Jeffrey Epstein yang viral di media sosial (Instagram/unexplnd)
Baca 10 detik
  • Foto lama Epstein dan Bill Clinton diduga di Bali viral di media sosial.
  • Pakaian Epstein memicu perdebatan, batik atau silk shirt Versace?
  • Momen ini menambah kontroversi seputar miliarder kontroversial tersebut.

Suara.com - Sosok kontroversial Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik usai hampir tujuh tahun pasca kematiannya.

Keviralan ini muncul setelah dokumen pengadilan dan arsip investigasi bertajuk Epstein Files atau dokumen Epstein ramai diperbincangkan di media sosial.

Di tengah perbincangan soal kasus hukum dan skandal yang pernah menjerat miliarder asal Amerika Serikat ini, sejumlah foto lama Epstein mendadak viral.

Salah satu foto yang viral diunggah akun Instagram @unexplnd menunjukkan Epstein bersama mantan Presiden AS, Bill Clinton, diduga berada di Indonesia.

Lebih lanjut, terlihat foto Epstein diduga sedang berada di Amankila, Bali, menyaksikan pertunjukan tari yang melibatkan anak-anak.

Dalam kolom komentar unggahan tersebut, netizen menyoroti pakaian yang dikenakan Epstein, yang tampak menyerupai batik sutra.

Beberapa netizen berdebat mengenai baju Epstein, menilai bahwa pakaian tersebut lebih mirip silk shirt keluaran salah satu merek fesyen dunia, Versace.

Foto Jeffrey Epstein yang viral di media sosial (Instagram/unexplnd)
Foto Jeffrey Epstein yang viral di media sosial (Instagram/unexplnd)

"Silk shirt Versace itu," komentar salah satu netizen.

"Pattern-nya khas banget Versace," timpal netizen lain.

Baca Juga: Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files

"Mirip batik bapak gua," ujar netizen lain.

Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Lens, pakaian yang dikenakan Epstein kemungkinan besar bukan batik sutra, melainkan produk branded. Namun, hingga kini belum ditemukan identifikasi pasti merek dan modelnya.

Profil dan Kronologi Kematian Jeffrey Epstein

Jeffrey Edward Epstein lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York City, Amerika Serikat, dari keluarga Yahudi kelas menengah.

Ayahnya, Seymour George Epstein, bekerja sebagai tukang kebun di New York City Parks Department, sementara ibunya, Pauline Stolofsky adalah ibu rumah tangga.

Epstein dibesarkan di Sea Gate, komunitas tertutup di ujung barat Coney Island, yang memiliki sejarah kuat sebagai enklave Yahudi.

Masa kecilnya diwarnai pendidikan di dekat sinagoga Keneses Israel, dan sejak muda Epstein dikenal berbakat dalam matematika dan piano.

Ia lulus dari Lafayette High School pada 1969 setelah melewati dua kelas lebih cepat.

Setelah sempat belajar di Cooper Union dan Courant Institute of Mathematical Sciences NYU, Epstein keluar tanpa menyelesaikan gelarnya.

Kariernya dimulai secara tidak biasa. Pada 1974, ia menjadi guru fisika dan matematika di Dalton School, sebuah sekolah elit di Manhattan.

Di sana, ia bertemu Alan Greenberg, CEO Bear Stearns, yang kemudian merekrutnya sebagai pedagang opsi pada 1976.

Epstein naik jabatan dengan cepat, menjadi mitra terbatas pada 1980, lalu mendirikan perusahaan manajemen keuangannya sendiri, J. Epstein & Co.

Ia mengelola aset miliarder seperti Leslie Wexner, pendiri Victoria’s Secret, dan menjadi multimiliarder dengan properti mewah di New York, Palm Beach, Paris, dan pulau pribadi di Kepulauan Virgin AS, yang dijuluki “Little St. James” atau Pulau Pedofil.

Selain itu, Epstein diketahui memiliki paspor Austria palsu dan tempat tinggal di Arab Saudi, yang menurut pengacaranya bertujuan sebagai perlindungan saat bepergian sebagai anggota kaya Yahudi.

Foto Jeffrey Epstein yang viral di media sosial (Instagram/unexplnd)
Foto Jeffrey Epstein yang viral di media sosial (Instagram/unexplnd)

Tuduhan Kriminal dan Penahanan

Epstein ditangkap pada 6 Juli 2019 setelah tiba dari Prancis. Ia didakwa atas tuduhan federal terkait dugaan perdagangan seks anak antara tahun 2002–2005.

Epstein disebut membayar gadis-gadis di bawah umur untuk berhubungan seks di rumahnya di Manhattan dan Palm Beach.

Pada 8 Juli 2019, Epstein mengaku tidak bersalah atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur dan konspirasi.

Ia ditempatkan di Unit Perumahan Khusus (SHU) di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan Manhattan karena dianggap berisiko bunuh diri.

Meskipun berada di bawah pengawasan 24 jam dan ditempatkan di sel dengan teman sekamar dekat meja petugas, pada 10 Agustus 2019, Epstein ditemukan meninggal di selnya akibat bunuh diri, menurut laporan resmi Biro Penjara AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI