Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:21 WIB
Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein
Kiswah yang baru dipasang. [Dok. MCH 2022]

Suara.com - Kementerian Kehakiman Amerika Serikat kembali merilis dokumen yang memicu kontroversi global. Dalam berkas yang menjadi bagian dari pengungkapan Jeffrey Epstein Files, terungkap adanya pengiriman potongan kain Kiswah, kain suci penutup Ka'bah, ke Amerika Serikat pada 2017.

Yang mengejutkan, pengiriman tersebut ditujukan langsung ke kediaman Jeffrey Epstein, sosok yang dikenal luas saat ini sebagai terpidana kejahatan seksual dan figur sentral dalam kasus perdagangan seks anak internasional.

Dokumen resmi itu memuat korespondensi email yang menjelaskan detail pengiriman kain Kiswah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat. Pengiriman diatur oleh seorang pengusaha perempuan asal Uni Emirat Arab bernama Aziza Al-Ahmadi, yang bekerja sama dengan pria bernama Abdullah Al-Maari. Keduanya disebut mengatur pengiriman tiga potong kain Kiswah dengan status dan karakteristik berbeda.

Menurut dokumen tersebut, pengiriman dilakukan melalui jalur udara dan akhirnya tiba di rumah Epstein di Florida. Namun, berkas pengadilan tidak memberikan penjelasan rinci mengenai hubungan personal maupun bisnis antara Epstein dan Aziza Al-Ahmadi. Tujuan pengiriman kain suci itu pun tidak dijelaskan secara gamblang, sehingga memicu berbagai spekulasi publik.

Kasus ini kembali menyeret nama Epstein ke pusaran kontroversi. Seperti diketahui, Epstein ditemukan tewas di dalam sel penjara pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks anak. Hingga kini, kematiannya masih menyisakan tanda tanya dan teori konspirasi di berbagai belahan dunia.

Mengutip laporan Middle East Monitor (MEMO), korespondensi email yang dirilis memperlihatkan bagaimana proses pengiriman Kiswah itu berlangsung pada Februari hingga Maret 2017. Dalam email tersebut, Kiswah digambarkan sebagai “karya seni”, sebuah istilah yang kontras dengan makna religiusnya bagi umat Islam.

Dalam salah satu email yang ditujukan langsung kepada Epstein, Aziza Al-Ahmadi menekankan nilai spiritual kain Kiswah. Ia menjelaskan bahwa potongan kain hitam itu telah disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai mazhab, baik Sunni, Syiah, maupun lainnya.

Menurut penuturannya, jutaan jamaah yang mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali akan berusaha menyentuh Kiswah, sambil memanjatkan doa, harapan, air mata, dan keinginan mereka, dengan keyakinan doa-doa itu akan dikabulkan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Kiswah bukan sekadar kain hias, melainkan simbol spiritual yang sangat sakral. Hal inilah yang membuat publik bereaksi keras ketika mengetahui potongan kain suci tersebut dikirim ke seseorang dengan rekam jejak kriminal seperti Epstein.

baca juga

Lantas, apa sebenarnya Kiswah?

Kiswah adalah kain besar yang menutupi Ka'bah, bangunan suci berbentuk kubus di pusat Masjidil Haram, Makkah. Ka'bah sendiri diyakini sebagai pusat fisik dan spiritual Islam, yang kerap disebut sebagai “Rumah Tuhan”.

Setiap tahun, Kiswah lama dilepas dan Ka'bah diselimuti kain baru pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari ketika jamaah haji bergerak menuju Padang Arafah.

Setelah dilepas, Kiswah lama tidak dibuang begitu saja. Kain tersebut dipotong menjadi bagian-bagian kecil dan biasanya diberikan kepada individu tertentu, tokoh penting, museum, atau lembaga resmi.

Karena proses ini dilakukan secara terbatas, potongan Kiswah dipandang sebagai artefak yang sangat bernilai, baik secara religius maupun historis.

Salah satu contoh potongan Kiswah yang diketahui publik adalah tirai penutup pintu Ka'bah yang dipajang di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tirai tersebut merupakan hadiah dari Kerajaan Arab Saudi. Kiswah terbuat dari sutra putih murni yang diwarnai hitam, lalu dihiasi sulaman ayat-ayat Al-Qur’an menggunakan benang emas dan perak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!

Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:15 WIB

Arti Tersembunyi Kata Pizza di Epstein Files, Benarkah Kode Pedofilia?

Arti Tersembunyi Kata Pizza di Epstein Files, Benarkah Kode Pedofilia?

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:21 WIB

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×