Dari seluruh dokumen yang telah dirilis sejauh ini, tidak ditemukan bantahan bahwa Kiswah tersebut memang akhirnya menjadi milik Jeffrey Epstein.
Jenis Kiswah yang Dikirim ke Epstein
Dokumen menjelaskan bahwa tiga potongan Kiswah yang dikirim memiliki kategori berbeda. Pertama, potongan kain yang berasal dari bagian dalam Kabah.
Kedua, potongan Kiswah luar yang telah digunakan sebelumnya. Ketiga, kain dengan material serupa Kiswah, namun belum pernah dipasang dan diklasifikasikan sebagai karya seni.
Dalam korespondensi internal, kain-kain tersebut memang diperlakukan sebagai artwork atau benda seni bernilai tinggi, lengkap dengan pengemasan khusus dan bingkai.
Salah satu email Aziza Al-Ahmadi yang paling menyita perhatian adalah penjelasannya tentang makna religius Kiswah.
Ia menyebut bahwa kain hitam bersulam benang emas tersebut telah disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai latar belakang mazhab.
Selain itu ia menggambarkan bagaimana jutaan jemaah menyentuh Kiswah sambil memanjatkan doa, harapan, serta air mata, dan menjadikan hal tersebut sebagai bagian dari nilai historis dan spiritual kain tersebut.
Sebagai informasi, Epstein Files disebut terdiri dari lebih dari tiga juta halaman dokumen dan hingga kini belum seluruhnya dipublikasikan. Jeffrey Epstein sendiri diketahui meninggal dunia pada 2019 di dalam tahanan penjara Amerika Serikat.
Baca Juga: Dulunya Guru, Apa yang Bikin Jeffrey Epstein Kaya Raya?
Namun, fakta-fakta baru yang terus bermunculan membuat namanya kembali menghiasi pemberitaan internasional termasuk kontroversi pembelian kain suci Ka’bah yang seharusnya memiliki nilai sakral, bukan komersial.
Kontributor : Trias Rohmadoni