Suara.com - Reputasi Singapura sebagai kota mahal sering membuat traveler berbudget terbatas ragu untuk berkunjung. Padahal, dengan perencanaan yang tepat, wisatawan Indonesia tetap bisa menikmati destinasi kelas dunia ini secara terjangkau. Mulai dari hawker center yang diakui UNESCO hingga berbagai atraksi ikonik gratis, berikut panduan menjelajahi Singapura tanpa menguras dompet.
Nikmati Atraksi Kelas Dunia Secara Gratis
Singapura memiliki banyak destinasi gratis yang menampilkan kekayaan budaya dan daya tarik modernnya. Merlion Park, rumah patung ikonik setengah singa setengah ikan, menawarkan pemandangan Marina Bay Sands dan skyline kota yang menawan—sempurna untuk foto berkesan tanpa biaya. Datanglah pada malam hari untuk menyaksikan pertunjukan gratis Spectra Light & Water Show di Marina Bay Sands (setiap hari pukul 20.00 dan 21.00).
Singapore Botanic Gardens, situs Warisan Dunia UNESCO yang berdiri sejak 1859, membentang seluas 82 hektare dengan taman hijau, pepohonan bersejarah, dan danau yang menenangkan, semuanya gratis untuk dikunjungi. Jalan pagi di sini menunjukkan peran penting taman ini dalam sejarah botani Asia Tenggara. Dengan biaya kecil SGD 5, National Orchid Garden menampilkan koleksi anggrek eksotis yang sepadan dengan harganya.
East Coast Park membentang sepanjang 15 kilometer di garis pantai Singapura, menawarkan akses pantai gratis, jalur sepeda, dan suasana santai di tepi laut. Sewa sepeda hanya SGD 6–10 per jam, sementara kios makanan di sekitarnya menyediakan santapan terjangkau. Pengalaman gratis lainnya termasuk menyusuri jalur heritage Chinatown, memotret street art di Haji Lane, serta berjalan-jalan di area luar Gardens by the Bay dengan pertunjukan lampu Supertree setiap malam.
Menguasai Budaya Hawker Singapura
Hawker center Singapura, yang diakui UNESCO pada 2020 sebagai Warisan Budaya Takbenda, menyajikan kuliner autentik dengan harga ramah di kantong. Di Maxwell Food Centre, Lau Pa Sat, dan Old Airport Road Food Centre, satu porsi makan lengkap hanya SGD 3–6.
Hidangan wajib coba antara lain Hainanese chicken rice (SGD 3,50–5), yang kerap disebut hidangan nasional tidak resmi Singapura dengan ayam rebus dan nasi harum. Char kway teow (SGD 4–6) menawarkan mi goreng gurih, sementara laksa (SGD 4–6) memanjakan lidah dengan kuah kari santan pedas. Untuk lidah Indonesia, satay tetap terasa familiar namun dengan sentuhan khas Singapura, seharga SGD 0,70–1 per tusuk.
Awali pagi dengan kaya toast set (SGD 2,50–4)—sarapan klasik roti dengan selai kelapa-telur, telur setengah matang, dan kopi lokal. Tutup makan dengan ice kacang (SGD 2–3,50), es serut menyegarkan yang mirip es campur.
Baca Juga: Deretan Brand dan Aftermarket Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026
Tips praktis: Hindari jam makan sibuk (12.00–14.00 untuk makan siang, 18.00–20.00 untuk makan malam) agar antrean lebih singkat. Sebagian besar hawker center kini menerima pembayaran non-tunai, dan banyak kios bersertifikat halal MUIS untuk traveler Muslim.
Maksimalkan Penghematan dengan Transportasi Pintar
Sistem MRT (Mass Rapid Transit) Singapura bersih, efisien, dan menjangkau 99% atraksi utama. Tarif standar hanya SGD 1,00–2,50 per perjalanan—jauh lebih murah dibanding taksi.
Perbandingan biaya: Perjalanan dari Bandara Changi ke pusat kota hanya SGD 2,30 dengan MRT, dibanding SGD 20–35 dengan taksi. Untuk 4–5 perjalanan MRT per hari, biaya sekitar SGD 8–10, sementara taksi bisa mencapai SGD 40–60—hemat hingga 75–80%.
Gunakan EZ-Link card (SGD 10: SGD 5 biaya kartu + SGD 5 saldo) untuk kemudahan dan diskon kecil. Alternatifnya, Singapore Tourist Pass menawarkan perjalanan tak terbatas seharga SGD 12 (1 hari), SGD 20 (2 hari), atau SGD 26 (3 hari)—ideal untuk itinerary padat 2–3 hari.
Akomodasi dan Belanja Hemat
Hostel dan hotel kapsul dekat stasiun MRT dibanderol SGD 25–60 per malam, banyak yang sudah termasuk sarapan dan Wi-Fi gratis. Area seperti Chinatown, Little India, dan Geylang menawarkan pengalaman budaya autentik dengan harga lebih terjangkau dibanding kawasan wisata utama. Memesan 2–3 bulan sebelumnya dan memilih hari kerja dapat menurunkan biaya hingga 20–30%.
Bugis Street, pasar kaki lima terbesar di Singapura, menawarkan suvenir murah (SGD 2–10), pakaian trendi (SGD 5–20), dan aksesori (SGD 3–15). Tawar-menawar sopan adalah hal yang wajar—mulailah dari 60–70% harga awal dan bernegosiasi dengan santun. Pembayaran tunai sering memberi harga lebih baik.
Tetap Terhubung dengan BazTel eSIM
Biaya roaming operator Indonesia berkisar IDR 50.000–120.000 per hari (sekitar SGD 4–10), atau SGD 20–50 untuk perjalanan lima hari. BazTel eSIM Singapura menawarkan alternatif hemat: SGD 6–11 untuk lima hari dengan 5–10GB data—hemat hingga 70% dibanding roaming.
Teknologi eSIM memungkinkan aktivasi instan sebelum berangkat melalui QR code, sehingga Anda tetap bisa memakai nomor Indonesia untuk WhatsApp dan perbankan, sekaligus menikmati data lokal Singapura. Konektivitas ini penting untuk:
- Navigasi: Google Maps mencegah salah jalan dan ketergantungan pada taksi
- Hemat biaya: Aplikasi Grab menawarkan tarif 30–40% lebih murah dibanding taksi jalanan
- Kenyamanan: Pembayaran digital, reservasi restoran, dan terjemahan real-time
- Keamanan: Akses cepat ke kontak darurat dan informasi kedutaan
Kompatibel dengan iPhone XS ke atas, Samsung Galaxy S20 ke atas, dan Google Pixel 3 ke atas. Proses pemasangan hanya beberapa menit dan aktif saat tiba di Singapura.
Mengapa Tahun 2026 Ideal untuk Traveling Hemat
Perkembangan Singapura di 2026 sangat menguntungkan traveler hemat. Konektivitas transportasi publik meningkat dengan jalur MRT baru, memudahkan akses ke berbagai atraksi. Infrastruktur pembayaran digital semakin luas, membuat lebih banyak hawker center menerima e-wallet dan pembayaran nirsentuh.
Pemerintah Singapura terus mendorong pariwisata berkelanjutan melalui insentif transportasi umum dan perluasan zona bike-sharing gratis. Program pemulihan pascapandemi menghadirkan promosi tambahan dari badan pariwisata, sementara acara budaya gratis meningkat lewat lebih banyak pertunjukan dan pameran outdoor.
Waktu terbaik berkunjung:
- Januari–Februari: tarif pascalibur dan perayaan Imlek dengan banyak acara budaya gratis
- Mei–Juni: cuaca peralihan sebelum kenaikan harga liburan sekolah
- September–Oktober: tarif pascamusim panas tanpa keramaian puncak
Tips Penting untuk Traveler Indonesia
Masyarakat multikultural Singapura ramah terhadap wisatawan Indonesia. Bahasa Melayu dipahami oleh banyak penduduk senior, dan Bahasa Indonesia dasar sering kali bisa dimengerti. Masjid tersebar di berbagai area, serta makanan halal tersedia luas dengan sertifikasi jelas.
Patuhi aturan ketat Singapura: dilarang mengunyah permen karet, merokok di luar area khusus (denda SGD 1.000), membuang sampah sembarangan (denda SGD 300–1.000), serta makan dan minum di MRT (denda SGD 500). Budaya antre sangat dijunjung—selalu tertib dan berdiri di sisi kiri eskalator.
Air keran Singapura memenuhi standar WHO dan aman diminum, sehingga bisa menghemat biaya air minum kemasan. Iklim tropis (25–32°C sepanjang tahun) tidak memerlukan pakaian musiman khusus, namun jaket tipis berguna untuk ruangan ber-AC.
Rincian Anggaran Harian
Traveler Indonesia dapat menjelajahi Singapura dengan nyaman dengan anggaran SGD 50–100 per hari:
- Akomodasi: SGD 25–60 (hostel/hotel budget)
- Makan: SGD 10–15 (hawker center)
- Transportasi: SGD 5–10 (MRT/bus dengan EZ-Link)
- Atraksi: SGD 0–15 (banyak yang gratis)
- Konektivitas: SGD 2–5 (biaya harian BazTel eSIM)
Jadikan Singapura Lebih Terjangkau
Singapura bisa berubah dari destinasi mahal menjadi ramah di kantong dengan perencanaan yang tepat. Prioritaskan atraksi gratis yang autentik, nikmati budaya hawker berkelas dunia dengan harga lokal, dan maksimalkan efisiensi transportasi umum. Yang tak kalah penting, pastikan konektivitas terjangkau melalui solusi eSIM BazTel agar mudah bernavigasi, mengakses berbagai penghematan digital, dan tetap terhubung dengan keluarga di rumah.
Dengan strategi ini, traveler Indonesia dapat menikmati atraksi kelas dunia, kekayaan kuliner, dan infrastruktur modern Singapura tanpa mengorbankan anggaran. Petualangan Singapura Anda menanti—perencanaan cerdas membuatnya menjadi nyata.***