Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama Setiap Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB
Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama Setiap Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi - Apakah tanggal Imlek selalu sama? (freepik)

Suara.com - Setiap tahun, banyak orang bertanya-tanya, apakah tanggal Imlek selalu sama? Mengingat dalam kalender Masehi, tanggal Imlek cenderung berubah setiap tahunnya.

Tahun Baru Imlek memang tidak memiliki tanggal tetap seperti 1 Januari, sehingga sering membuat orang perlu mengecek ulang kapan tepatnya perayaan dimulai.

Perbedaan tanggal ini bukanlah kebetulan. Imlek ditentukan berdasarkan kalender lunisolar Tiongkok yang mengikuti pergerakan bulan dan matahari.

Lalu sebenarnya, bagaimana sistem penentuan tanggal Imlek? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama?

Tanggal Imlek tidak selalu sama jika dilihat dari kalender Masehi (Gregorian). Perayaan Tahun Baru Imlek biasanya jatuh di antara 21 Januari hingga 20 Februari, tetapi tanggal pastinya bisa berbeda setiap tahun.

Hal ini terjadi karena Imlek mengikuti kalender lunisolar Tiongkok, yaitu sistem kalender yang menggabungkan perhitungan fase bulan dan posisi matahari.

Berbeda dengan kalender Gregorian yang berbasis peredaran matahari, kalender lunisolar memulai setiap bulan saat bulan baru muncul.

Secara astronomi, Tahun Baru Imlek ditetapkan pada bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin (winter solstice) di Belahan Bumi Utara.

baca juga

Itulah sebabnya tanggalnya tidak pernah tetap dalam kalender Masehi, tetapi tetap berada dalam rentang akhir Januari hingga pertengahan Februari.

Sebagai contoh, pada tahun 2025 Imlek jatuh pada 29 Januari, sementara pada tahun 2026 bergeser menjadi 17 Februari. Pergeseran ini merupakan bagian dari sistem perhitungan yang sudah digunakan selama ribuan tahun dan tetap konsisten hingga sekarang.

Ilustrasi Imlek. (Pexels/RDNE Stock project)
Ilustrasi Imlek. (Pexels/RDNE Stock project)

Mengapa Tanggal Imlek Berubah Setiap Tahun?

Alasan utama perubahan tanggal Imlek terletak pada perbedaan jumlah hari antara kalender lunar dan kalender matahari.

Dalam kalender lunar berlaku ketentuan berikut:

  • Satu bulan berlangsung sekitar 29-30 hari
  • Dalam setahun terdapat 12 bulan
  • Totalnya sekitar 354 hari

Jumlah tersebut lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan tahun matahari yang berjumlah 365 hari. Jika tidak disesuaikan, kalender lunar akan terus bergeser menjauhi musim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:30 WIB

Makna Jeruk dalam Perayaan Imlek, Simbol Keberuntungan?

Makna Jeruk dalam Perayaan Imlek, Simbol Keberuntungan?

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:41 WIB

Apakah Imlek Boleh Pakai Baju Putih?

Apakah Imlek Boleh Pakai Baju Putih?

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:35 WIB

Terkini

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:50 WIB

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

×