Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya

Farah Nabilla

Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:52 WIB
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? (Gemini AI)

Suara.com - Imlek merupakan perayaan tahun baru masyarakat Tionghoa (China) yang berbeda dengan penanggalan kalender Masehi. Tak hanya sebagai perayaan tahun baru, Imlek juga lekat dengan hari raya keagamaan. Lantas Imlek peryaan untuk agama apa? Simak ulasan selengkapnya melalui pembahasan berikut ini.

Hari Selasa, tanggal 17 Februari 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Raya Imlek di Indonesia. Berdasarkan surat Keputusan Bersama (SKB), perayaan ini juga diikuti dengan cuti bersama yang ditetapkan sehari sebelumnya, tepatnya pada hari Senin, 16 Februari 2026.

Makna Perayaan Imlek

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), imlek mempunyai makna lain sebagai penanggalan China sesuai dengan peredaran bulan. Selain itu, Imlek juga kerap didefinisikan sebagai perayaan Tahun Baru China yang jatuh pada tanggal satu, bulan pertama di awal tahun, yang berhubungan dengan pesta menyambut musim semi.

Merujuk pada pemaknaan itu, Imlek kerap dijadikan sebagai sebuah rujukan waktu. Imlek sangat erat kaitannya dengan tradisi bagi masyarakat China.

Di sisi lain, ternyata Tahun Baru Imlek juga menjadi sebuah hari besar keagamaan. Nah, untuk memahami Imlek hari besar perayaan bagi agama apa, yuk simak informasi selengkapnya berikut ini.

Imlek Perayaan untuk Agama Apa?

Imlek banyak disebut sebagai hari raya keagamaan untuk umat Konghucu. Melansir dari berbagi sumber, agama Konghucu merupakan salah satu dari tiga agama besar yang ada di China.

Konghucu sendiri bahkan sudah ditetapkan menjadi agama Negara sejak zaman dinasti Han, atau tepatnya pada tahun 136 sebelum Masehi. Sementara itu, umat agama Konghucu di Nusantara sudah ada sejak berabad-abad silam.

baca juga

Agama Konghucu yang masuk ke Indonesia sendiri berasal dari daratan China yang disebarkan oleh para pedagang dari Tionghoa serta imigran. Berdasarkan perkiraan, para pedagang asal Tionghoa itu tiba di Nusantara pada abad ke-3 Masehi.

Konghucu bisa dikatakan cukup berbeda dengan ajaran agama lainnya seperti Kristen, Islam, Hindu dan Buddha. Di mana Konghucu lebih menitik-beratkan serta kepercayaan dsn praktik yang individual, sehingga menjadikannya bukan suatu agama masyarakat. Kepercayaan Konghucu memiliki unsur pembentukan akhlak yang mulia bagi bangsa Tionghoa.

Imlek secara utamanya adalah perayaan tahun baru berdasarkan pada penanggalan Tionghoa yang dirayakan oleh masyarakat Tiongkok, khususnya lekat dengan tradisi dan agama Konghucu.

Sedangkan di Indonesia, Imlek diakui sebagai hari raya agama Konghucu. Akan tetapi juga dirayakan secara budaya oleh seluruh etnis Tionghoa dari berbagai latar belakang kepercayaan seperti Buddha dan Tao, bahkan Muslim Tionghoa. 

Hubungan Perayaan Imlek dengan Agama Konghucu

Sebagaimana diketahui, Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi orang Tionghoa yang menganut agama Konghucu. Perayaan Imlek sendiri dimulai pada hari pertama bulan pertama penanggalan Tionghoa.

Kemudian berakhir dengan rangkaian Cap Go Meh yang berlangsung pada tanggal 15 (saat bulan purnama). Malam Tahun Baru Imlek juga dikenal sebagai Chux yang artinya "malam pergantian tahun".

Di Tiongkok, adat dan tradisi perayaan Imlek sangat beragam dan bisa berbeda-beda di tiap wilayah. Akan tetapi umumnya, Tahun Baru Imlek dirayakan dengan jamuan makan malam,  penyulutan kembang api, kumpul bersama, doa dan pembagian angpao.

Demikian tadi pembahasan terkait Imlek perayaan untuk agama apa. Semoga menambah wawasan kita semua.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manis dan Penuh Doa, Inilah 5 Jajanan Khas Tahun Baru Imlek

Manis dan Penuh Doa, Inilah 5 Jajanan Khas Tahun Baru Imlek

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:51 WIB

7 Lipstik yang Tidak Luntur Saat Makan Hidangan Imlek

7 Lipstik yang Tidak Luntur Saat Makan Hidangan Imlek

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:46 WIB

Libur Panjang Imlek 2026: Cek Harga Tiket Bus Jakarta-Semarang Terbaru sebelum Kehabisan

Libur Panjang Imlek 2026: Cek Harga Tiket Bus Jakarta-Semarang Terbaru sebelum Kehabisan

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:11 WIB

Tahun Kuda Api, Ini Shio yang Paling Beruntung di Hari Sincia

Tahun Kuda Api, Ini Shio yang Paling Beruntung di Hari Sincia

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:43 WIB

Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama Setiap Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama Setiap Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB

Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×