Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan dalam Tradisi Jawa dan Niatnya dalam Bahasa Arab

Farah Nabilla Suara.Com
Rabu, 18 Februari 2026 | 10:27 WIB
Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan dalam Tradisi Jawa dan Niatnya dalam Bahasa Arab
Warga melakukan tradisi padusan di pancuran air hangat Pingit untuk membersihkan diri sambut Ramadhan. [Suara.com/Citra Ningsih]
Baca 10 detik
  • Padusan adalah tradisi masyarakat Jawa berupa mandi bersama sehari sebelum Ramadan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.
  • Tradisi yang berasal dari era Majapahit ini dilestarikan melalui pendekatan budaya oleh Wali Songo dan terkait Ruwahan.
  • Tata cara pelaksanaannya mengikuti mandi wajib Islam, mencakup wudu, niat menghilangkan hadas besar, dan membersihkan tubuh.

Suara.com - Menjelang Ramadan, masyarakat Jawa memiliki satu tradisi yang masih lestari hingga kini, yakni padusan. Tradisi mandi bersama ini dilakukan sehari sebelum memasuki bulan suci sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.

Lalu, bagaimana tata cara mandi padusan sebelum Ramadan dalam tradisi Jawa dan bagaimana niatnya dalam bahasa Arab?

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Padusan?

Secara bahasa, padusan berasal dari kata adus dalam bahasa Jawa yang berarti mandi. Tradisi ini biasanya dilakukan pada siang hingga sore hari, sehari sebelum 1 Ramadan.

Padusan sudah ada sejak masa Kerajaan Majapahit. Dahulu, para kesatria, pujangga, brahmana, hingga empu melakukan ritual mandi untuk membersihkan diri secara spiritual.

Tradisi ini kemudian tetap bertahan setelah Islam masuk ke Jawa, terutama berkat pendekatan budaya yang dilakukan oleh para Wali Songo, salah satunya Sunan Kalijaga.

Padusan juga tidak bisa dilepaskan dari tradisi Ruwahan, yakni rangkaian ritual di bulan Ruwah (bulan kedelapan dalam kalender Jawa) yang menjadi penutup sebelum Ramadan tiba.

Apakah Padusan Ada dalam Islam?

Baca Juga: Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin

Secara syariat, tidak ada dalil khusus yang mewajibkan mandi sehari sebelum Ramadan. Artinya, mandi besar sebelum puasa bukanlah sunnah khusus Ramadan.

Namun, Islam sangat menganjurkan kebersihan dan kesucian. Dalam Al-Qur’an, tepatnya QS. An-Nisa ayat 43, disebutkan kewajiban mandi junub sebelum melaksanakan ibadah tertentu seperti salat.

Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar. Sementara untuk puasa Ramadan, mandi wajib tidak menjadi syarat sah, tetapi tetap diperbolehkan sebagai bentuk persiapan spiritual.

Karena itu, padusan lebih dimaknai sebagai tradisi budaya yang selaras dengan nilai kebersihan dalam Islam.

Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan

Meski merupakan tradisi budaya, tata cara padusan umumnya mengikuti tuntunan mandi wajib dalam Islam. Berikut langkah-langkahnya:

1. Membasuh Tangan
Saat masuk ke kamar mandi atau sumber air, basuh kedua tangan sebanyak tiga kali.

2. Membersihkan Najis
Bersihkan kotoran atau najis yang masih melekat di tubuh.

3. Berwudu
Lakukan wudu seperti hendak salat, lalu membaca doa setelah wudu:

Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Latin:
Asyhadu al-lailaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj‘alnii minat-tawwaabiina waj‘alnii minal mutathahhiriin.

Artinya:
“Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci.”

4. Niat Mandi Wajib
Guyur kepala tiga kali sambil berniat menghilangkan hadas besar.

Bacaan niat mandi wajib dalam bahasa Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitul ghusla li raf‘il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.”

5. Mengguyur Seluruh Tubuh

  • Guyur bagian kanan tiga kali.
  • Guyur bagian kiri tiga kali.
  • Gosok seluruh tubuh, termasuk sela-sela kulit dan pangkal rambut.
  • Pastikan air mengalir merata.

Jika tidak sengaja menyentuh kemaluan setelah wudu, dianjurkan untuk berwudu kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI