Suara.com - Tren baju Lebaran selalu punya cerita unik setiap tahunnya. Jika tahun-tahun sebelumnya didominasi gamis minimalis atau set tunik modern, menjelang Lebaran 2026 muncul satu model yang langsung mencuri perhatian yakni Gamis Bini Orang.
Namanya memang terdengar nyeleneh, tapi justru itu yang membuatnya cepat viral di media sosial dan ramai diburu di pasar-pasar besar.
Di sejumlah pusat grosir seperti Pasar Tasik, Jakarta hingga Pasar Anyar di Bogor, model ini hampir selalu terpajang di etalase depan.
Banyak pedagang menyebutnya sebagai salah satu model paling laris menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini.
Seperti Apa Bentuk Gamis 'Bini Orang'?
![Contoh Gamis Bini Orang yang dijual di pasaran [shoppe]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/CTj4nkKUBDSpyCoMp2S7f8CBnIhJEoPz.png)
Secara tampilan, gamis ini mengusung siluet longgar atau loose fit yang jatuh mengikuti bentuk tubuh tanpa terlihat ketat.
Potongannya melebar ke bawah, menciptakan efek flowy yang anggun saat dikenakan berjalan.
Beberapa model bahkan diberi aksen kerutan halus di bagian pinggang untuk memberi struktur tubuh yang tetap sopan dan rapi.
Ciri khas yang paling mudah dikenali adalah penggunaan kain brokat di bagian depan. Detail brokat ini biasanya dipotong melengkung di bagian bawah, membentuk garis feminin yang mempertegas kesan elegan.
Tidak jarang pula ditambahkan layering ceruty baby doll sehingga tampilannya terlihat lebih mewah tanpa berlebihan.
Bagian lengan juga menjadi daya tarik tersendiri. Modelnya menyerupai terompet dengan aksen susun hingga tiga tingkat.
Detail ini memberikan kesan dramatis namun tetap kalem sehingga pas untuk suasana silaturahmi Lebaran yang hangat.
Warna Lembut Jadi Andalan
Untuk urusan warna, Gamis Bini Orang cenderung bermain di palet pastel dan tone lembut. Warna seperti sage green, baby blue, soft lilac, peach, hingga nude menjadi favorit.
Pilihan warna ini dianggap timeless dan aman untuk berbagai usia, sekaligus memunculkan kesan bersih dan anggun.
Tren warna lembut ini sejalan dengan preferensi pasar yang kini cenderung memilih busana muslim dengan nuansa elegan namun tidak terlalu mencolok.