Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan

Dinda Rachmawati

Sabtu, 04 April 2026 | 15:43 WIB
Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan
Rahasia PIK Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan
baca 10 detik
  • Kawasan Pantai Indah Kapuk bertransformasi menjadi destinasi wisata urban terintegrasi yang menggabungkan rekreasi, kuliner, serta peluang bisnis bagi wisatawan.
  • Wisatawan mancanegara, terutama asal Malaysia, konsisten mengunjungi PIK sepanjang tahun untuk berbelanja produk lokal dan melakukan aktivitas bisnis.
  • Kawasan ini mencatat 18 juta kunjungan pada tahun 2025 dengan target ambisius mencapai 31 juta kunjungan pada tahun 2026.

Suara.com - Industri pariwisata terus mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya gaya hidup dan kebutuhan wisatawan. Jika dulu perjalanan identik dengan rekreasi semata, kini aktivitas wisata telah berevolusi menjadi bagian dari konsumsi sekaligus peluang bisnis. 

Fenomena ini terlihat jelas di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), yang menjelma menjadi destinasi urban dengan konsep terintegrasi. Di sini, wisata bukan lagi sekadar menikmati pemandangan atau bersantai, melainkan juga tentang pengalaman berbelanja, eksplorasi kuliner, hingga peluang ekonomi yang lebih luas. 

Kawasan ini mampu menggabungkan berbagai elemen dalam satu lokasi, menciptakan ekosistem yang menarik bagi wisatawan, khususnya dari mancanegara. Ricky Adiputra mengungkapkan bahwa wisatawan dari negara tetangga, terutama Malaysia, menjadi pendorong utama tren ini. 

“Malaysia masih menjadi penyumbang wisatawan terbesar di PIK,” ujarnya. Menariknya, kunjungan tersebut tidak bergantung pada musim liburan. “Mereka datang terus, tidak tergantung musim liburan,” tambahnya, menandakan bahwa PIK telah menjadi destinasi yang relevan sepanjang waktu.

Salah satu daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara adalah konsep kawasan yang terintegrasi. Dalam satu area, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas mulai dari belanja, kuliner, hingga hiburan. Kawasan retail seperti By The Sea menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai dikunjungi. 

“Kawasan ini menjadi pusat belanja produk lokal yang sangat diminati wisatawan,” jelas Ricky.

Perubahan pola wisata ini juga terlihat dari munculnya fenomena jastip lintas negara. Wisatawan tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga membawa pulang produk untuk dijual kembali di negara asal. 

Hal ini menunjukkan bahwa wisata kini telah menjadi bagian dari rantai distribusi dan peluang bisnis yang nyata. Dari sisi data, pertumbuhan PIK semakin menguat. Sebanyak 18 juta kunjungan tercatat pada 2025, dengan target ambisius mencapai 31 juta kunjungan pada 2026. 

Dukungan infrastruktur seperti konektivitas TransJakarta T31 serta akses dari luar kota seperti Bandung turut memperluas jangkauan wisatawan. Segmentasi pengunjung pun semakin jelas.

baca juga

Wisatawan dari Malaysia dan Brunei cenderung datang dengan tujuan konsumsi, berbelanja dan menikmati kuliner. Sementara itu, wisatawan dari China dan Taiwan lebih banyak menggabungkan aktivitas wisata dengan kepentingan bisnis.

Transformasi ini menegaskan bahwa wajah pariwisata modern telah berubah. Destinasi seperti PIK tidak lagi hanya menawarkan tempat untuk bersantai, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyeluruh, menggabungkan rekreasi, konsumsi, dan peluang ekonomi dalam satu ekosistem. 

Dengan model seperti ini, PIK berpotensi menjadi blueprint bagi pengembangan destinasi wisata urban masa depan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka

Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka

Foto | Jum'at, 03 April 2026 | 19:00 WIB

Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan

Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan

Foto | Jum'at, 03 April 2026 | 17:51 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:14 WIB

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Indonesia Tidak Lagi Dijajah Belanda, Lalu Mengapa Gerpolek Masih Relevan?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Beredar Daftar Patokan Sumbangan ASN, PMI DKI Jakarta Bakal Telusuri Aliran Bulan Dana

Beredar Daftar Patokan Sumbangan ASN, PMI DKI Jakarta Bakal Telusuri Aliran Bulan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Masih Negosiasi dengan AFC, I.League Kejar Slot Asia untuk Juara League Cup 2026/2027

Masih Negosiasi dengan AFC, I.League Kejar Slot Asia untuk Juara League Cup 2026/2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Cara Memakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar, Ternyata Ada 4 Langkah

Cara Memakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar, Ternyata Ada 4 Langkah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×