Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 23 Februari 2026 | 06:45 WIB
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
Ilustrasi potong kuku.ist

Suara.com - Memotong kuku merupakan aktivitas yang jamak dilakukan di bulan Ramadan. Namun, masih banyak yang sering bingung, apakah boleh potong kuku saat Puasa Ramadan.

Sebagian orang merasa ragu karena khawatir aktivitas tersebut dapat membatalkan puasa, sementara yang lain menganggapnya sebagai hal biasa yang tidak ada kaitannya dengan sah atau tidaknya puasa. Untuk memahami persoalan ini secara benar, penting untuk melihatnya dari sudut pandang fikih dan prinsip dasar ibadah puasa dalam Islam.

Puasa pada hakikatnya adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Hal-hal yang secara jelas membatalkan puasa antara lain makan dan minum dengan sengaja, berhubungan suami istri di siang hari, serta beberapa perkara lain yang telah dijelaskan para ulama dalam kitab-kitab fikih.

Jika ditelusuri dalam sumber ajaran Islam, tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa memotong kuku termasuk hal yang membatalkan puasa. Oleh karena itu, secara hukum dasar, memotong kuku saat berpuasa adalah diperbolehkan dan tidak memengaruhi keabsahan puasa seseorang.

Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan kerapian diri justru sangat dianjurkan. Rasulullah, yakni Muhammad, mengajarkan pentingnya fitrah, yaitu kebiasaan-kebiasaan alami yang mencerminkan kebersihan dan perawatan diri.

Di antara praktik fitrah tersebut adalah memotong kuku, mencukur rambut yang tumbuh di area tertentu, serta menjaga kebersihan tubuh secara umum.

Anjuran ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan aspek kebersihan, baik di dalam maupun di luar bulan Ramadan. Dengan demikian, memotong kuku bukan hanya boleh, tetapi juga termasuk bagian dari menjaga kebersihan yang dianjurkan agama.

Kesalahpahaman yang berkembang di sebagian masyarakat biasanya muncul karena adanya anggapan bahwa segala bentuk pemotongan anggota tubuh saat puasa dapat mengurangi pahala atau bahkan membatalkan puasa.

Padahal, yang membatalkan puasa adalah sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang tertentu dengan sengaja atau aktivitas tertentu yang secara tegas dilarang.

baca juga

Memotong kuku tidak termasuk dalam kategori tersebut karena kuku adalah bagian tubuh luar yang tidak memiliki hubungan langsung dengan sistem pencernaan atau jalur masuknya sesuatu ke dalam tubuh.

Sebagian orang juga mengaitkan larangan memotong kuku dengan kondisi tertentu di luar Ramadan, seperti saat seseorang sedang berihram dalam ibadah haji atau umrah. Dalam keadaan ihram, memang ada larangan memotong kuku sebagai bagian dari aturan khusus ibadah tersebut.

Namun, aturan ihram tidak berlaku dalam puasa Ramadan. Puasa dan ihram adalah dua ibadah yang berbeda dengan ketentuan yang berbeda pula. Oleh karena itu, tidak tepat jika larangan saat ihram disamakan dengan kondisi saat berpuasa di bulan Ramadan.

Dari sisi kesehatan, memotong kuku secara rutin justru membantu menjaga kebersihan, terutama ketika seseorang berpuasa dan mungkin lebih sering beristirahat atau mengurangi aktivitas fisik. Kuku yang panjang dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran dan kuman.

Dengan menjaga kuku tetap pendek dan bersih, seseorang turut menjaga kebersihan diri yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam. Bahkan, dalam berbagai hadis disebutkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, yang menunjukkan betapa pentingnya aspek ini dalam kehidupan seorang Muslim.

Walaupun demikian, dalam melaksanakan aktivitas apa pun saat puasa, termasuk memotong kuku, tetap dianjurkan untuk menjaga adab dan niat yang baik. Lakukanlah dengan tujuan menjaga kebersihan dan merawat diri, bukan dengan keyakinan yang keliru atau takhayul tertentu. Ramadan adalah bulan untuk meningkatkan kualitas ibadah, bukan bulan untuk membebani diri dengan larangan-larangan yang tidak memiliki dasar syariat.

Pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa memotong kuku saat puasa Ramadan hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Tidak ada dalil yang melarangnya, dan bahkan menjaga kebersihan diri merupakan anjuran dalam Islam.

Umat Islam tidak perlu ragu untuk tetap merawat diri selama bulan Ramadan, selama tidak melakukan hal-hal yang memang secara jelas membatalkan puasa. Dengan pemahaman yang benar, kita dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang, fokus pada peningkatan ketakwaan, dan tetap menjaga kebersihan serta kerapian diri sebagai bagian dari ajaran Islam yang menyeluruh.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 21:02 WIB

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:10 WIB

Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan

Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:10 WIB

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:27 WIB

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:20 WIB

×