Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya

Husna Rahmayunita

Selasa, 03 Maret 2026 | 07:01 WIB
Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. [khamenei.ir]

Suara.com - Eskalasi terjadi di sejumlah negara belakangan ini dengan ditandainya pecahnya peperangan. Serangan udara Amerika Serikat dan Israel kepada Iran merenggut nyawa sang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Banyak fakta terungkap, termasuk kebiasaan beliau menggunakan tangan kiri semasa hidupnya. Namun kenapa Ayatollah Ali Khamenei sering menggunakan tangan kiri hingga akhir hayatnya?

Jauh sebelum sang pemimpin besar harus meninggalkan rakyatnya di dunia ini, teror dan ancaman pembunuhan sudah sering berdatangan. Pada 28 Februari 2026, media pemerintah Iran mengkonfirmasi gugurnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan udara yang dikaitkan dengan Israel dan Amerika Serikat.

Sejarahnya bisa dilihat jauh pada pertengahan tahun 1981 lalu, ketika almarhum selesai melaksanakan ibadah di siang hari. Selengkapnya, berikut latar belakang dan alasan mengapa beliau sering pakai tangan kiri dalam beraktivitas.

Kisah Tragis di Balik Menggunakan Tangan Kiri

Kisahnya diawali pada 27 Juni 1981 lalu, ketika beliau selesai melaksanakan ibadah. Jemaat yang turut dalam ibadah tersebut menuliskan pertanyaan di selembar kertas, dan kemudian dikumpulkan oleh pengikutnya untuk dijawab oleh sang pemimpin.

Ali Khamenei. [Khamenei.ir]
Ali Khamenei. [Khamenei.ir]

Dirinya menjawab pertanyaan seputar posisi wanita dalam masyarakat modern. Apa yang dinyatakan adalah terkait dengan opresi kaum wanita, tidak hanya di negara-negara Arab, namun juga di banyak negara lain.

Praktik ini dapat dilihat dari larangan untuk belajar, larangan untuk bersosialisasi, hingga ketiadaan akses pada pengetahuan dan peran-peran politik. Namun di tengah uraiannya ini, terdengar suara ledakan besar yang terjadi di area tempat mereka tengah berkumpul.

Ayatollah Ali Khamenei yang menghadap ke pengikutnya ambruk ke lantai. Pertolongan pertama diberikan sang pengawal, yang kemudian segera mengamankan sang pemimpin. Diketahui ternyata bom dipasang pada radio yang berada di dekatnya.

Setelah berhasil dievakuasi, Ayatollah Ali Khamenei kemudian dibawa ke rumah sakit. Selama perjalanan diceritakan dirinya terus mengucapkan syahadat dengan bibir dan mata yang tampak lemah.

baca juga

Tindakan segera diambil setelah dirinya sampai ke rumah sakit. Diketahui tulang di bagian bahu dan dadanya terlihat cukup jelas. Dokter sempat menyatakan dirinya sudah meninggal dunia. Namun dokter lain meyakinkan rekannya bahwa Ayatollah Ali Khamenei masih selamat, dan prosedur operasi kembali dilanjutkan.

Setelah prosedur panjang, dirinya harus mendapatkan dukungan dari peralatan medis. Ia juga merasa bahwa tangan kanannya tidak lagi bisa digunakan. Namun mengharukan, hal pertama yang ditanyakannya melalui tulisan di kertas adalah apakah jemaat yang berada di masjid selamat dari ledakan tersebut.

Pernyataan Besar dari Pemimpin Besar

Mengutip Khamenei.ir, setelah dikonfirmasi bahwa tangan kanannya tidak lagi dapat digunakan pasca operasi, Ayatollah Ali Khamanei memberikan pernyataan yang justru menguatkan banyak orang. Sang revolusioner Iran menyatakan bahwa ia bahkan tidak memerlukan tangannya, selama otak dan lidahnya masih dapat digunakan untuk berjuang.

Sejak saat itulah Ayatollah Ali Khamenei tidak lagi bisa menggunakan tangan kanannya untuk berbagai aktivitas, termasuk melakukan pekerjaan setiap hari, dan menulis. Tangan kirinya kemudian menjadi dominan karena terbiasa mengambil semua peran yang harus dilakukan untuk berbagai kegiatan.

Banyak percobaan Pembunuhan

Meledaknya bom di radio yang digunakannya tahun 1981 ini adalah salah satu upaya pembunuhan yang dilakukan padanya sejak ia mulai dikenal karena pandangan dan pengaruhnya di masyarakat. Tidak hanya itu, ia juga pernah mendapatkan serangan bom saat memberikan khotbah di Universitas Teheran pada tahun 1985 lalu.

Beberapa upaya tersebut berhasil digagalkan dan tidak memberikan dampak signifikan pada perjuangannya. Justru dirinya menjadi semakin kuat dan dipercaya lebih banyak orang.

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia saat berada di kantornya, di kompleks kediaman resmi pemimpin tertinggi di Teheran. Serangan udara terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu dini hari waktu setempat, menewaskan Ali Khamenei, putri, menantu dan cucunya. Operasi ini berasal dari gabungan Amerika Serikat dan Israel, yang memang menargetkan jajaran tertinggi kepemimpinan Iran.

Itu tadi sedikit penjelasan kenapa Ayatollah Ali Khamenei sering pakai tangan kiri dan kisah tragis di baliknya. Semoga konflik dan pertikaian yang terjadi lekas mengalami penurunan intensitas, agar tidak meluas dan semakin besar. Rest in peace, pemimpin besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS

Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:45 WIB

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:41 WIB

Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker

Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×