- Wamenpar Ni Luh Puspa mendukung event lari MS GLOW for Men Malang Half Marathon yang berbasis Kekayaan Intelektual lokal.
- Event yang direncanakan pada 26 April 2026 ini menargetkan 7.000 peserta, berpotensi meningkatkan kunjungan wisata Malang sekitar 3 persen.
- Penyelenggara berharap ajang ini memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan serta menggerakkan ekonomi lokal melalui ekosistem gaya hidup sehat.
Suara.com - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong penguatan sport tourism berbasis kekayaan intelektual (IP) lokal. Menurutnya, tren wisata olahraga dalam dua tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan dan terbukti memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah.
Hal itu disampaikan Wamenpar usai menerima audiensi sejumlah pelaku industri terkait rencana penyelenggaraan event lari MS GLOW for Men Malang Half Marathon.
“Kami selalu siap mendukung event-event, utamanya yang memiliki IP Indonesia, IP lokal, yang mampu menciptakan pergerakan wisatawan. Dari sisi ekonomi, sport tourism pada 2024–2025 menunjukkan dampak yang signifikan,” ujar Ni Luh, Senin (2/3/2026).
Ia berharap ajang tersebut tak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan pariwisata di daerah.
“Saya titip agar komunikasi dengan stakeholder pariwisata di Malang terus diperkuat. Supaya semua merasa memiliki event ini dan bisa berjalan lancar serta berkelanjutan,” katanya.
Target Dongkrak Kunjungan Wisata 3 Persen
Wamenpar menyebut, event lari yang direncanakan tersebut menargetkan 7.000 peserta. Jumlah itu dinilai berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Malang hingga sekitar 3 persen.
“Kalau target 7.000 pelari terealisasi, ini bisa mendorong kenaikan kunjungan wisata sekitar 3 persen. Tahun depan bahkan bisa lebih. Ujiannya nanti pada 26 April,” jelasnya.
Ia berharap event ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu bersaing dengan ajang serupa di kota lain seperti Borobudur Marathon, Lombok Marathon, Jakarta Marathon, maupun Bali Marathon.
Brand Lokal Ambil Peran
Dalam audiensi tersebut, turut hadir Founder MS GLOW for Men Gilang Widya Pramana dan Brand Ambassador Raffi Ahmad. Mereka memaparkan rencana penyelenggaraan event half marathon yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026.
Event ini menargetkan 7.000 peserta yang terbagi dalam kategori 1.500 pelari Half Marathon, 2.500 peserta 10K, dan 3.000 peserta 5K.
Gilang Widya Pramana menyebut ajang ini merupakan bagian dari komitmen membangun ekosistem gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
“Ini bukan sekadar lomba. Kami ingin membangun gerakan hidup sehat yang berdampak pada pariwisata dan ekonomi lokal, mulai dari hotel, transportasi, hingga UMKM,” ujarnya.
Rute lomba dirancang melintasi sejumlah kawasan ikonik dan heritage di Malang, seperti Jalan Ijen, Gereja Ijen, dan kawasan Kayutangan, dengan titik start di Balai Kota dan finis di Stadion Gajayana.
Menurut Gilang, Malang dipilih karena memiliki udara sejuk, elevasi yang menantang bagi pelari, akses transportasi yang mudah, serta kekuatan wisata dan kuliner.
Sport Tourism Bukan Tren Musiman
Menanggapi meningkatnya popularitas lari dalam beberapa tahun terakhir, Gilang menilai olahraga ini bukan sekadar tren sesaat.
“Ini bukan musiman. Ada perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin peduli pada kesehatan. Lari menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus melepas penat,” katanya.
Raffi Ahmad juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan sport tourism berbasis lokal.
“Biasanya brand internasional yang bikin event besar. Sekarang justru lokal hero yang mengangkat kotanya sendiri. Harapannya bisa berkelanjutan dan menjadi agenda nasional,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi strategis, event ini diharapkan memperkuat posisi Malang sebagai destinasi sport tourism berbasis komunitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.