Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 04 Maret 2026 | 21:03 WIB
Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan
Berapa THR untuk Ojol 2026? Cek Udate Kebijakan & Perkiraan Besarannya (antara)

Suara.com - Menjelang Idul Fitri 2026, para pengemudi ojek online (ojol) kembali menantikan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang sering disebut Bonus Hari Raya (BHR).

Setelah tahun-tahun sebelumnya kebijakan ini baru bersifat himbauan atau bonus proporsional, pemerintah dan aplikator kini menegaskan kelanjutan skema BHR untuk para mitra ojol menjelang Lebaran tahun ini.

Lalu, berapa besaran THR untuk ojol di 2026? Bagaimana mekanisme perhitungannya? Artikel ini mengulas informasi terbaru yang resmi dan relevan untuk Anda ketahui menjelang momen Lebaran.

Apa itu THR / BHR bagi Ojol?

Sebelumnya, istilah THR (Tunjangan Hari Raya) biasanya dikenal untuk pekerja formal (karyawan). Namun karena status pengemudi ojol sebagai mitra dan bukan staf karyawan, pemerintah bersama aplikator memakai istilah Bonus Hari Raya (BHR) untuk pembayaran bonus ini.

Kebijakan BHR ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial bagi pengemudi ojol yang berkontribusi besar dalam mobilitas dan logistik masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri.

Perkiraan Besaran THR / BHR Ojol 2026

1. Skema Minimal 25% dari Pendapatan Bersih 12 Bulan

Menurut pernyataan resmi Kementerian Ketenagakerjaan & laporan media nasional, THR/BHR 2026 untuk pengemudi ojol ditetapkan paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.

Artinya:

Jika rata-rata pendapatan bersih bulanan seorang driver adalah Rp 2 juta, maka THR minimal = 25% × Rp 2 juta = Rp 500.000.

baca juga

Ini berlaku bagi pengemudi yang aktif terdaftar selama 12 bulan terakhir.

2. Perkiraan Nominal BHR untuk Ojol

Berdasarkan data pemerintah dan perusahaan aplikasi:

  • BHR untuk ojol roda dua diperkirakan sekitar Rp 150.000 hingga Rp 900.000, tergantung aktivitas dan kinerja driver selama setahun.
  • Nominal paling rendah biasanya sekitar Rp 150 ribu, sementara yang aktif dan berkinerja baik bisa mencapai mendekati Rp 900 ribu atau lebih.

3. Total Anggaran & Jumlah Penerima

Pemerintah memperkirakan sekitar 850.000 pengemudi ojol akan menerima BHR dengan total anggaran mencapai Rp 220 miliar yang disalurkan oleh aplikator besar seperti Gojek dan Grab.

Siapa yang Berhak Menerima THR Ojol 2026?

Secara garis besar, penerima BHR adalah:

  • Pengemudi ojol yang terdaftar aktif di aplikator selama 12 bulan terakhir
  • Mitra yang menunjukkan kinerja konsisten / produktif
  • Bukan pengemudi non-aktif atau hanya sesekali menggunakan aplikasi

Kriteria ini memastikan BHR diberikan kepada mitra yang benar-benar berkontribusi dan aktif sepanjang tahun.

Kapan THR Ojol 2026 Cair?

Penyaluran BHR 2026 ditargetkan mulai H-14 hingga paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri 1447 H, atau sekitar pertengahan hingga satu minggu sebelum Lebaran. Ini sejalan dengan praktik umum pemberian THR bagi pekerja formal agar dana tersedia sebelum hari raya.

Bagaimana Cara Perhitungannya?

Perhitungan bonus dilakukan oleh aplikator berdasarkan:

  • Rata-rata pendapatan bersih bulanan selama setahun
  • Tingkat aktivitas + kinerja driver
  • Kebijakan internal masing-masing perusahaan aplikasi

Meski pemerintah memberi panduan minimal 25%, setiap aplikator bisa memiliki formula detail berbeda sesuai data mereka.

Apa Perbedaan dengan THR Biasa?

THR bagi pekerja formal adalah hak berdasarkan UU Ketenagakerjaan. Sedangkan BHR bagi ojol:

  • Belum diatur sebagai hak wajib di UU, tetapi melalui surat edaran & koordinasi pemerintah dengan aplikator
  • Besaran berdasarkan performanya, bukan persamaan upah bulanan
  • Disalurkan oleh perusahaan aplikasi, bukan langsung melalui pemberi kerja tradisional

Hal ini karena status ojol sebagai mitra, bukan staf tetap. Sistem ini masih berbasis kesepakatan antara pemerintah dan aplikator, sehingga besaran final bisa saja berbeda tiap perusahaan, meski ada panduan minimal dari pemerintah.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merit System dalam BHR GoTo-Grab Dinilai Tepat Jaga Keadilan Mitra

Merit System dalam BHR GoTo-Grab Dinilai Tepat Jaga Keadilan Mitra

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:32 WIB

Kapan Bonus Hari Raya untuk Ojol Cair? Cek Daftar Penerima BHR

Kapan Bonus Hari Raya untuk Ojol Cair? Cek Daftar Penerima BHR

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:25 WIB

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Mendadak Panggil Kepala BRIN ke Istana Malam Ini, Ada Apa?

Prabowo Mendadak Panggil Kepala BRIN ke Istana Malam Ini, Ada Apa?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Industri Perkapalan Didorong Lebih Hijau, Kemenperin Bidik Kapal LNG dan Listrik

Industri Perkapalan Didorong Lebih Hijau, Kemenperin Bidik Kapal LNG dan Listrik

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

×