- Letjen Yudi Abrimantyo mundur sebagai Kabais TNI akibat skandal penyiraman air keras.
- Yudi merupakan lulusan Akmil 1989 dengan spesialisasi intelijen di satuan Kopassus.
- Total harta kekayaan Letjen Yudi Abrimantyo mencapai Rp8,4 miliar tanpa utang.
Suara.com - Buntut oknum anggota BAIS TNI menyiram air keras ke aktivis Kontras, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Letjen Yudi Abrimantyo mengundurkan diri dari jabatannya.
Langkah yang diambil Letjen Yudi Abrimantyo ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas tindakan keji anak buahnya terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Lantas, siapakah sosok Letjen Yudi Abrimantyo dan bagaimana rekam jejaknya selama ini? Simak ulasan profil dan harta kekayaannya berikut ini.
Profil Letjen Yudi Abrimantyo
Lahir pada tahun 1967, Yudi Abrimantyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989.
Ia besar di kecabangan Infanteri, khususnya di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Latar belakangnya sebagai prajurit komando membuatnya memiliki spesialisasi kuat di bidang intelijen strategis.
![Kepala Pusat Penerangan TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/25/36061-kepala-pusat-penerangan-tni-aulia-dwi-nasrullah.jpg)
Kariernya di BAIS TNI sebenarnya bukan barang baru. Pada periode 2016-2018, ia sudah menjabat sebagai Perwira Pembantu A-5 Direktorat A BAIS TNI.
Kariernya kian moncer saat dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Ditjen Strahan) Kemhan (2020-2021).
Yudi Abrimantyo juga pernah menjadi anak buah Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Kepala Badan Instalasi Strategis Nasional (Bainstranas) Kemhan pada 2021-2024.
Puncaknya pada Maret 2024, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantiknya menjadi Kabais TNI menggantikan Letjen Rudianto.
Namun, jabatan itu harus dilepaskan tepat dua tahun kemudian akibat skandal air keras yang menyeret empat anggotanya, yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.
Harta Kekayaan Yudi Abrimantyo
Sebagai pejabat negara, Letjen Yudi Abrimantyo rutin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 11 April 2025 (periode 2024), Yudi tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp8.495.224.863 (Rp 8,4 miliar) tanpa catatan utang.
Mayoritas hartanya berasal dari aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Timur, Bogor, dan Bekasi dengan total nilai mencapai Rp4,9 miliar.
Salah satu aset terbesarnya adalah rumah seluas 257 m2 di Jakarta Timur senilai Rp 3 miliar.
Untuk urusan otomotif, Yudi melaporkan dua unit mobil di garasinya, yakni Toyota Agya tahun 2023 hasil sendiri dan Hyundai Creta tahun 2022 yang tercatat sebagai hadiah.
Total nilai koleksi kendaraannya mencapai Rp 350 juta. Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas yang cukup jumbo, yakni sebesar Rp2,39 miliar.
Daftar Brevet dan Tanda Kehormatan
Sebagai perwira tinggi jebolan Kopassus, seragam Letjen Yudi dihiasi berbagai brevet bergengsi, di antaranya:
- Brevet Kualifikasi Komando Kopassus
- Brevet Jump Master
- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
- Satyalancana G.O.M VII (Pemberantasan kelompok bersenjata)
- Satyalancana Seroja
- Satyalancana Kesetiaan (8, 16, hingga 24 tahun)