Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:05 WIB
Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular
Ilustrasi penyakit campak. (Freepik)
baca 10 detik
  • Campak bisa menyerang siapa saja dan sangat menular.
  • Segera periksa ke dokter begitu gejala muncul.
  • Ikuti langkah aman seperti istirahat, minum banyak cairan, dan isolasi diri di rumah.

Suara.com - Kasus meninggalnya dokter muda di Cianjur, Andito Mohammad Wibisono, saat bertugas di RSUD Cimacan sedang menjadi perhatian banyak orang. 

Dokter muda tersebut didiagnosis suspek campak dengan komplikasi pneumonia berat sebelum meninggal dunia.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa campak bukan penyakit ringan. Virus ini mudah menular melalui udara dan dapat menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa yang sehat.

Meski ada vaksin pencegahan, banyak orang masih mencoba mengobati campak sendiri di rumah. Padahal, langkah cepat dan tepat sangat menentukan kesembuhan.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika terkena campak? Berikut panduan aman untuk membantu pemulihan dan mencegah penularan.

ilustrasi penyakit campak pada anak (freepik.com/freepik)
ilustrasi penyakit campak. (freepik.com/freepik)

1. Segera Periksa ke Dokter atau Fasilitas Kesehatan

Begitu muncul gejala seperti demam, batuk, pilek, dan ruam, langsung kunjungi puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat.

Dokter akan memastikan diagnosis dan memberikan pengobatan sesuai standar, termasuk vitamin A untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

2. Isolasi Diri di Rumah

baca juga

Campak sangat menular. Penderita wajib beristirahat di kamar terpisah sampai ruam hilang dan dinyatakan aman.

Hindari kontak dengan anak kecil, lansia, atau orang yang belum divaksin agar virus tidak menyebar.

3. Istirahat Cukup dan Hindari Aktivitas Berat

Tubuh sedang melawan virus. Tidur dan istirahat total membantu sistem imun bekerja optimal. Kurangi aktivitas sehari-hari dan biarkan tubuh pulih dengan sendirinya.

4. Minum Banyak Air dan Cairan Lain

Demam dan ruam bisa menyebabkan dehidrasi. Minum minimal 8–10 gelas air sehari, ditambah oralit atau jus buah jika perlu, untuk membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Apa Penyebab Penyakit Campak? 'Kasus' Selebgram Ruce Nuenda Jadi Perbincangan

Apa Penyebab Penyakit Campak? 'Kasus' Selebgram Ruce Nuenda Jadi Perbincangan

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:43 WIB

×