Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 13:47 WIB
Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?
Ilustrasi pakaian dengan tag harga (Freepik/freepik)

Suara.com - Industri fesyen saat ini tercatat turut menjadi salah satu penyumbang kerusakan lingkungan terbesar di dunia. Data menunjukkan bahwa sektor fesyen menyumbang hingga 8% emisi karbon dunia, serta menyebabkan polusi air akibat pengolahan tekstil, seperti pewarnaan yang menghasilkan jutaan ton limbah setiap tahunnya.

Untuk menekan dampak tersebut, laporan Phys.org menyebut salah satu pendekatan yang mulai digunakan adalah konsep biaya per pemakaian (cost-per-wear), yakni menghitung nilai pakaian berdasarkan seberapa sering digunakan.
 
Pilih Kualitas Atau Harga Jual?

Logika biaya per pemakaian ini dihitung dengan cara membagi harga beli suatu pakaian dengan perkiraan berapa kali pakaian akan digunakan (jumlah frekuensi pemakaian). Contohnya dengan mempertimbangkan perbandingan dua buah kemeja kerja yang akan digunakan seminggu sekali (sekitar 50 kali setahun) dengan target pemakaian lima tahun.

Kemeja berkualitas rendah seharga £20 sekitar Rp400 ribu diperkirakan hanya bertahan satu tahun. Biaya per pemakaiannya mencapai 40 pence sekitar Rp8 ribu.

Di sisi lain, kemeja berkualitas tinggi seharga £50 (sekitar Rp1 juta) yang mampu bertahan setidaknya empat tahun memiliki biaya per pemakaian hanya sekitar 25 pence (sekitar Rp5.000). Artinya, meski harga awalnya lebih mahal, pakaian berkualitas justru lebih ekonomis dalam jangka panjang. Anda akan pilih yang mana?

Beberapa usaha kecil mulai menggunakan konsep ini untuk mendorong pembelian pakaian berkualitas tinggi. Dengan daya tahan yang lebih lama, harga yang ditawarkan dinilai lebih sepadan dalam jangka panjang.

Penerapan Standar Daya Tahan

Konsep ini serupa dengan penetapan harga satuan seperti yang biasa ditemukan di supermarket. Pengukuran yang diterapkan dapat membantu konsumen dalam membandingkan perhitungannya, layaknya harga produk per 100 gram atau ukuran dalam kemasan multipak.

Namun, logika ini belum diterapkan dalam lingkungan ritel pakaian. Padahal, metode pengujian kain yang terstandarisasi sudah tersedia, salah satunya melalui uji abrasi yang mengukur ketahanan kain terhadap gesekan sebelum menunjukkan tanda keausan.

Dari pengujian tersebut, pengecer bisa menggunakan datanya untuk menuliskan label biaya per pemakaian di samping harga jual. Ini menjadi penting karena sebagian besar pembeli selama ini tidak memiliki informasi teknis mengenai daya tahan suatu barang saat melakukan transaksi di toko maupun secara daring.

Hasil Eksperimen dan Persepsi Konsumen

Dalam penelitian yang dilakukan bersama Lucia Reisch dari Cambridge Judge Business School, terdapat perubahan perilaku konsumen saat diberikan informasi biaya per pemakaian.

Dalam sejumlah eksperimen, peserta cenderung memilih pakaian yang lebih mahal dan berkualitas tinggi ketika mereka melihat perbandingan nilai investasinya, daripada opsi fast fashion yang justru lebih murah, tapi kualitasnya rendah.

Efek dari informasi ini ditemukan lebih kuat pada kategori pakaian sehari-hari dibandingkan pakaian untuk acara khusus. Selain itu, kepercayaan konsumen juga meningkat secara signifikan apabila data biaya per pemakaian tersebut disertifikasi oleh pihak ketiga yang independen. Informasi yang terverifikasi ini terbukti lebih persuasif daripada klaim daya tahan umum yang dikeluarkan oleh pihak produsen atau merek itu sendiri.

Tantangan Implementasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?

Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:25 WIB

Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?

Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:15 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Terkini

2 Cushion Wardah Terbaik untuk Kondangan: Minim Oksidasi, Flawless Sepanjang Acara

2 Cushion Wardah Terbaik untuk Kondangan: Minim Oksidasi, Flawless Sepanjang Acara

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:15 WIB

Terpopuler: Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim, 6 Bedak Lokal untuk Kulit Kendur

Terpopuler: Kondisi Kesehatan Nadiem Makarim, 6 Bedak Lokal untuk Kulit Kendur

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 06:45 WIB

3 Zodiak Beruntung Secara Finansial Minggu Depan 18-24 Mei 2026

3 Zodiak Beruntung Secara Finansial Minggu Depan 18-24 Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:30 WIB

6 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?

6 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:50 WIB

5 Zodiak yang Hubungan Asmaranya akan Membaik Pekan Depan

5 Zodiak yang Hubungan Asmaranya akan Membaik Pekan Depan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:45 WIB

Bibir Pecah-Pecah Saat Haji? Ini 5 Lip Balm Terbaik untuk Cuaca Ekstrem saat Ibadah Haji

Bibir Pecah-Pecah Saat Haji? Ini 5 Lip Balm Terbaik untuk Cuaca Ekstrem saat Ibadah Haji

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:32 WIB

5 Pilihan Pelembab Wajah Tanpa Alkohol dan Parfum yang Aman Dipakai saat Ibadah Haji

5 Pilihan Pelembab Wajah Tanpa Alkohol dan Parfum yang Aman Dipakai saat Ibadah Haji

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:03 WIB

3 Moisturizer Shinzui untuk Mencerahkan Wajah dan Pudarkan Noda Hitam

3 Moisturizer Shinzui untuk Mencerahkan Wajah dan Pudarkan Noda Hitam

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:50 WIB

Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan

Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:35 WIB

4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:28 WIB