Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika

Irwan Febri

Kamis, 02 April 2026 | 06:10 WIB
Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika
Musyawarah nasional untuk membahas penyelarasan regulasi klinik estetika. (Dok. Humas Prastika)
baca 10 detik
  • PRASTIKA menyelenggarakan Musyawarah Nasional dan dialog interaktif pada 1 April 2026 di Surabaya untuk membahas penyelarasan regulasi klinik estetika.
  • Forum ini mempertemukan regulator, tenaga medis, dan pengelola klinik guna membahas implementasi Permenkes No. 11 Tahun 2025 secara konsisten.
  • Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan standar pelayanan serta menjamin keselamatan pasien melalui pengawasan ketat terhadap produk kosmetik di Indonesia.

Suara.com - Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan dan Estetika Indonesia (PRASTIKA) menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) sekaligus Dialog Interaktif Klinik Estetika bersama regulator pada Rabu (1/4/2026) di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.

Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan regulator, pelaku usaha, tenaga medis, hingga pengelola klinik estetika. Tujuannya untuk menyelaraskan regulasi dengan praktik di lapangan, sekaligus mendorong peningkatan standar pelayanan klinik kecantikan di Indonesia.

Industri layanan estetika di Tanah Air sendiri tengah berkembang pesat. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang aman dan berkualitas mendorong pertumbuhan sektor ini.

Namun, di sisi lain, masih muncul tantangan seperti perbedaan pemahaman dalam pengelolaan sediaan farmasi, standar pelayanan klinik, hingga implementasi regulasi terbaru, khususnya di klinik Pratama dan Klinik Utama dengan layanan estetika.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah implementasi Permenkes No. 11 Tahun 2025. Regulasi ini mengatur standar kegiatan usaha dan produk jasa dalam perizinan berbasis risiko, termasuk pengaturan penggunaan kosmetik di klinik estetika.

Dalam dialog interaktif, PRASTIKA menghadirkan perwakilan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI serta Kementerian Kesehatan RI guna memberikan pemahaman menyeluruh kepada pelaku industri.

Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Mohamad Kashuri, menekankan pentingnya pengawasan produk kosmetik, terutama yang berkaitan dengan tren penggunaan produk injeksi di klinik estetika.

“Seiring berkembangnya tren layanan estetika, pengawasan terhadap produk kosmetik—terutama yang berada di batas antara kosmetik dan obat—menjadi semakin penting. Kepatuhan terhadap regulasi, kejelasan klaim produk, serta transparansi kepada pasien adalah kunci untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kredibilitas industri,” ujar Mohamad Kashuri.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Kesehatan, dr. inti Mudjiati MKM, menyoroti pentingnya konsistensi dalam implementasi regulasi di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

baca juga

“Permenkes No. 11 Tahun 2025 hadir untuk memastikan bahwa seluruh layanan klinik, termasuk layanan estetika, berjalan dengan standar yang jelas, baik dari aspek perizinan, kompetensi tenaga kesehatan, hingga sarana dan prasarana. Implementasi yang konsisten akan menjadi kunci dalam menjamin mutu kualitas layanan dan keselamatan pasien,” jelas Inti Mudjiati.

Ketua Umum PRASTIKA, Andreas Bayu Aji, menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung regulasi sekaligus meningkatkan standar layanan klinik estetika di Indonesia.

“Melalui Musyawarah Nasional dan Dialog Interaktif ini, PRASTIKA ingin membangun sinergi yang kuat antara regulator dan pelaku industri. Kami percaya bahwa regulasi yang jelas dan implementatif akan meningkatkan keselamatan pasien, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan industri klinik estetika yang sehat dan berdaya saing di Indonesia," ujar Andeas.

"Selain itu, kegiatan Musyawarah Nasional (MUNAS) menjadi momentum penting bagi para anggota untuk memperbarui pengetahuan terkait perkembangan industri kosmetik dan klinik estetika yang bergerak sangat cepat. Kami ingin para anggota PRASTIKA agar lebih update terkait dengan regulasi industri kosmetik dan juga klinik estetika," tuturnya menutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun

5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

Apakah Cushion MINIPINK Sudah BPOM? Ini Faktanya

Apakah Cushion MINIPINK Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 07:33 WIB

5 Rekomendasi Treatment di Klinik untuk Atasi Flek Hitam di Wajah, Hasil Langsung Terlihat

5 Rekomendasi Treatment di Klinik untuk Atasi Flek Hitam di Wajah, Hasil Langsung Terlihat

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:39 WIB

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB

Update Korban Perang AS-Iran 15 Maret 2026, Hampir 1000 Orang dan Ratusan Anak Tewas

Update Korban Perang AS-Iran 15 Maret 2026, Hampir 1000 Orang dan Ratusan Anak Tewas

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 09:21 WIB

BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat

BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Acer Siapkan Perlindungan 5 Tahun untuk Laptop Predator, Gamer Bisa Berburu Tiket ke Vietnam

Acer Siapkan Perlindungan 5 Tahun untuk Laptop Predator, Gamer Bisa Berburu Tiket ke Vietnam

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik

Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:20 WIB

5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut

5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Menimba Memori dan Pemanfaatan Air yang Krusial lewat Fasad Sumur Timba

Menimba Memori dan Pemanfaatan Air yang Krusial lewat Fasad Sumur Timba

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Mundur dari Jadwal, Ini Bocoran Tuntutan Partai Non-Parlemen yang Bakal Disodorkan ke Pimpinan DPR

Mundur dari Jadwal, Ini Bocoran Tuntutan Partai Non-Parlemen yang Bakal Disodorkan ke Pimpinan DPR

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:16 WIB

3 Rekomendasi Raket Nyamuk Awet Mulai Rp70 Ribuan Sesuai Review Pengguna

3 Rekomendasi Raket Nyamuk Awet Mulai Rp70 Ribuan Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Urutan Skincare Malam untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak Parah

Urutan Skincare Malam untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak Parah

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan

Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×