BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB
BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat
BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace (Instagram/@bpom_ri)
baca 10 detik
  • BPOM temukan 10 pangan olahan ilegal marak beredar di marketplace tahun 2025.

  • Produk termasuk Milo Malaysia, Akiyo Candy, hingga Himalayan Pink Rock Salt.

  • Masyarakat diimbau lakukan Cek KLIK untuk pastikan izin edar resmi BPOM.

Suara.com - Bagi Anda yang hobi belanja stok makanan atau suplemen lewat marketplace, sebaiknya lebih teliti lagi.

Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja merilis daftar 10 besar produk pangan olahan ilegal yang paling banyak ditemukan beredar di marketplace sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan hasil patroli siber BPOM, produk-produk ini tidak memiliki izin edar resmi dan berpotensi membahayakan kesehatan karena kandungannya tidak terjamin keamanannya.

Menariknya, salah satu produk yang masuk daftar tersebut adalah varian Milo asal luar negeri yang sangat populer di Indonesia.

Produk apa saja yang wajib diwaspadai? Simak daftar lengkapnya berikut ini!

Top 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace Versi BPOM

Berikut adalah daftar produk ilegal yang paling sering ditemukan lengkap dengan asal negara dan wilayah penjual terbanyaknya:

1. Kerry Cheese Powder

  • Asal Produk: Malaysia
  • Penjual Terbanyak: Kab. Tangerang

2, Kopi Hitam L-karnitin (L-Carnitine Black Coffee)

baca juga
  • Asal Produk: Tiongkok
  • Penjual Terbanyak: Jakarta Barat

3. 82 Serbuk Teh A1

  • Asal Produk: Malaysia
  • Penjual Terbanyak: Kota Depok

4. Susu Walet

  • Asal Produk: Indonesia (Tanpa Izin Edar)
  • Penjual Terbanyak: Kab. Bandung

5. Milo Malaysia

  • Asal Produk: Malaysia
  • Penjual Terbanyak: Kota Medan

Meskipun mereknya terkenal, versi impor ini seringkali masuk secara ilegal tanpa izin edar BPOM RI.

6. Akiyo Candy

  • Asal Produk: Thailand
  • Penjual Terbanyak: Jakarta Selatan

7. Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Imbau Karyawan WFA Mulai 16 Maret 2026 Demi Hindari Macet Mudik, Cek Aturannya!

Pemerintah Imbau Karyawan WFA Mulai 16 Maret 2026 Demi Hindari Macet Mudik, Cek Aturannya!

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:40 WIB

BRI Fasilitasi Mudik Gratis

BRI Fasilitasi Mudik Gratis

Bri | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:50 WIB

Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin

Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:45 WIB

Usai Lahan Disegel, Satgas PKH Mulai Hitung Denda Pelanggaran PT Mineral Trobos!

Usai Lahan Disegel, Satgas PKH Mulai Hitung Denda Pelanggaran PT Mineral Trobos!

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:10 WIB

BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus

BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:58 WIB

BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri

BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:36 WIB

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

News | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

×