Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 02 April 2026 | 21:47 WIB
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
Kenapa harga plastik naik? (freepik)

Suara.com - Industri plastik di Indonesia memegang peranan krusial sebagai penyokong sektor pangan, logistik, hingga manufaktur. 

Namun, struktur industri ini masih menghadapi tantangan besar berupa tingginya ketergantungan pada impor bahan baku hulu, terutama nafta (naphtha).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara soal harga plastik naik tingi hingga Rp6.000 per pak. Menurut Zulhas, kenaikan harga plastik terjadi di seluruh daerah. Lonjakan harganya pun sangat tinggi.

Semula, ia mendapat keluhan dari para pedagang terkait melonjaknya harga plastik saat blusukan ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan Menteri Perdagangan Budi Susanto. Keduanya hendak mengecek stok bahan pangan dan pergerakan harganya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso angkat suara perihal fenomena kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan masyarakat. 

Mendag mengakui, lonjakan harga tersebut memang terjadi dan dipicu oleh faktor global, khususnya dampak konflik internasional yang memengaruhi rantai pasok bahan baku.

Ia mengatakan, salah satu penyebab utama kenaikan harga plastik adalah terganggunya pasokan bahan baku utama, yakni nafta. 

Bahan ini merupakan komponen penting dalam produksi plastik dan selama ini masih bergantung pada impor, terutama dari kawasan Timur Tengah.

“Memang beberapa hari ini harga plastik yang beredar di masyarakat mengalami kenaikan. Ini merupakan bagian dari dampak perang, karena salah satu bahan baku plastik yaitu nafta kita impor dari Timur Tengah,” ujar Mendag Budi Santoso di Jakarta, Rabu (1/3/2026) kemarin. 

baca juga

Harga Plastik Naik, Dampak Perang Timur Tengah?

Budi Santoso melanjutkan, ketergantungan terhadap impor tersebut membuat Indonesia ikut terdampak ketika terjadi gangguan distribusi maupun kenaikan harga di pasar global. 

Zulhas menjelaskan kenaikan harga plastik disebabkan oleh lonjakan harga BBM imbas perang di Timur Tengah. Pemerintah akan membahas isu ini secara khusus dan memanggil pihak-pihak terkait.

"Saya dengar bijih plastiknya naiknya luar biasa. Karena plastik itu kan dari BBM, kan. Ya, nanti kita akan bahas secara khusus, kok, tiba-tiba naiknya begitu tinggi. Kita akan undang beberapa pihak terkait," imbuhnya.

Para pedagang menyebut kenaikan harga plastik sudah terjadi sebelum Lebaran. Harga plastik berbagai ukuran naik hingga Rp6.000 per pak. Jika sebelumnya harga plastik per pak Rp17 ribu, kini dibanderol Rp23 ribu per pak.

Kondisi ini kemudian mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi alternatif untuk menjaga stabilitas harga di dalam negeri.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah saat ini tengah mengupayakan diversifikasi sumber impor bahan baku. Sejumlah negara telah dijajaki sebagai pemasok alternatif, di antaranya negara-negara di kawasan Afrika, India, hingga Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik

Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 20:10 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:58 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Malang | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×