Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk Pecinta EV

Dinda Rachmawati

Kamis, 09 April 2026 | 07:59 WIB
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk Pecinta EV
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk EV (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Penggunaan mobil listrik di Indonesia melonjak sebesar 141 persen selama tahun 2025 sebagai gaya hidup ramah lingkungan.
  • Kendaraan listrik membutuhkan ban khusus karena memiliki bobot berat serta torsi tinggi yang berbeda dari mobil konvensional.
  • Ban khusus mobil listrik seperti Hankook iON meningkatkan efisiensi energi, memperpanjang jarak tempuh, dan menjaga kenyamanan kabin.

Suara.com - Gaya hidup modern kini tak bisa dilepaskan dari kesadaran akan lingkungan dan efisiensi. Di tengah kesibukan urban, semakin banyak orang mulai beralih ke kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sebagai bagian dari pilihan hidup yang lebih praktis, hemat, dan ramah lingkungan.

Lonjakan penggunaan mobil listrik di Indonesia yang meningkat hingga 141% sepanjang 2025 menjadi sinyal kuat bahwa EV bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan sudah menjadi bagian dari lifestyle. 

Bagi sebagian orang, menggunakan mobil listrik kini mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus adaptasi terhadap inovasi masa depan.

Namun, seperti halnya memilih pola makan sehat atau rutinitas olahraga yang tepat, menjalani gaya hidup berbasis EV juga membutuhkan pemahaman baru—termasuk dalam hal perawatan kendaraan.

Salah satu hal yang sering terlewat adalah pemilihan ban. Banyak pengguna masih menganggap semua ban sama, padahal kendaraan listrik memiliki karakter yang berbeda dari mobil konvensional. Bobot yang lebih berat serta torsi instan yang tinggi membuat kebutuhan ban menjadi lebih spesifik.

Penggunaan ban biasa (ICE) pada mobil listrik memang terlihat lebih hemat di awal, tetapi dalam jangka panjang justru bisa mengurangi kenyamanan dan efisiensi. 

Rolling resistance yang lebih tinggi dapat membuat baterai lebih cepat habis, sehingga jarak tempuh tidak maksimal. Selain itu, ban juga lebih cepat aus karena tidak dirancang untuk menahan karakteristik EV.

Apriyanto Yuwono, National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI), menjelaskan jika konsumen tentu ingin ban yang awet untuk jangka panjang. 

"Ban yang dirancang khusus untuk mobil listrik telah dikembangkan sesuai dengan karakteristik kendaraannya. Struktur ban ini umumnya lebih kuat dan mampu menahan torsi instan dari akselerasi kendaraan listrik sehingga umur pakainya lebih panjang sesuai standar yang ditetapkan,” kata dia.

baca juga

Lebih dari sekadar ketahanan, kenyamanan juga menjadi bagian penting dari pengalaman berkendara, terutama bagi pengguna EV yang terbiasa dengan kabin senyap. Tanpa ban yang tepat, suara gesekan dengan jalan justru bisa menjadi lebih terasa.

Untuk menjawab kebutuhan ini, hadir inovasi seperti Hankook iON evo AS, ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Teknologi yang diusung tidak hanya fokus pada daya tahan, tetapi juga pengalaman berkendara.

Mulai dari kemampuan meredam suara agar kabin tetap hening, hingga efisiensi energi yang membantu memaksimalkan jarak tempuh, semuanya dirancang untuk mendukung gaya hidup yang serba praktis dan nyaman. 

Tak hanya itu, cengkeraman yang optimal juga memberikan rasa aman saat berkendara di berbagai kondisi jalan.

“Penggunaan ban khusus mobil listrik dapat memberikan jarak tempuh yang lebih maksimal dan meminimalisir frekuensi penggantian ban,” tambah Apriyanto.

Meski teknologi semakin canggih, gaya hidup modern tetap menuntut kebiasaan sederhana yang konsisten. Merawat kendaraan listrik tidak harus rumit, cukup dengan rutin memeriksa tekanan angin, melakukan rotasi ban, dan menghindari akselerasi berlebihan.

Pada akhirnya, beralih ke kendaraan listrik bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi tentang membentuk gaya hidup yang lebih sadar, efisien, dan berkelanjutan. Dan seperti halnya pilihan hidup lainnya, detail kecil, termasuk pemilihan ban bisa membuat perbedaan besar dalam kenyamanan dan kualitas pengalaman sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah

Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 07:49 WIB

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 16:55 WIB

Harga Mobil Listrik BYD untuk Semua Tipe di April 2026, Mulai Rp190 Jutaan

Harga Mobil Listrik BYD untuk Semua Tipe di April 2026, Mulai Rp190 Jutaan

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×