Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi

Ruth Meliana

Jum'at, 10 April 2026 | 18:14 WIB
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
Ilustrasi profil ida hamidah

Suara.com - Setelah viral pada unggahan seorang warga yang dimintai melampirkan KTP asli pemilik pertama ketika akan mengurus pajak kendaraan di Samsat Soetta, nama Ida Hamidah menjadi bahasan publik. Sekilas, berikut profil Ida Hamidah, pimpinan Samsat Soetta yang dicopot oleh Dedi Mulyadi.

Ida Hamidah dikabarkan telah dicopot sementara dari jabatannya oleh Gubernur Dedi Mulyadi. Setelah melakukan investigasi singkat KDM, demikian beliau akrab disapa, mengambil keputusan pencopotan Ida Hamidah dari posisinya sekarang.

Keputusan KDM sendiri berdasarkan peraturan terbaru yang disahkan olehnya, yang menyebutkan pembayaran pajak kendaraan di seluruh Jawa Barat kini tidak lagi mewajibkan KTP asli pemilik lama.

Profil Singkat Ida Hamidah

Ida Hamidah dikenal sebagai seorang ASN yang memiliki rekam jejak cemerlang di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat. Melihat ke belakang, beberapa posisi dan penghargaan prestisius pernah diberikan padanya.

  • Pernah menjabat Kepala P3DW Kabupaten Karawang tahun 2018 lalu
  • Penghargaan kinerja terbaik pada triwulan III tahun 2024, dengan titel Pegawai Berkinerja Terbaik untuk kategori jabatan administrator di lingkungan Bappeda Jabar
  • Inovatif dalam pelayanan, dikenal aktif melakukan jemput bola dan mensosialisasikan program pemutihan pajak untuk peningkatan kesadaran masyarakat.

Secara karir, sebenarnya Ida Hamidah terbilang sebagai ASN yang berprestasi. Namun demikian karena kesalahan yang viral ini, KDM memutuskan untuk mencopotnya dari jabatan tersebut untuk sementara.

Berawal dari Video Viral, Sidak KDM

Perjalanan karir Ida Hamidah harus berubah setelah inspeksi yang dilakukan oleh KDM. Inspeksi dilakukan di Samsat Soekarno-Hatta, setelah menerima aduan dari masyarakat tentang kerumitan prosedur dan dugaan praktik yang tidak transparan

KDM kemudian memanggil Ida Hamidah selaku pimpinan kantor tersebut. Dirinya meluapkan kekecewaan pada sistem pengawasan yang dilakukan Ida, dan menilai Ida tidak menguasai masalah di lapangan.

baca juga

Pencopotan sendiri kemudian didasarkan pada 3 alasan utama:

  • Pertama, kelalaian pengawasan, dianggap gagal mengawasi kinerja staf di loket pelayanan
  • Ketidaksiapan sistem, ditemukan celah dalam prosedur yang memungkinkan terjadinya praktik percaloan atau pungutan tidak resmi
  • Responsivitas rendah, sikap Ida disorot saat menghadapi komplain masyarakat dan sidak pejabat dinilai tidak mencerminkan semangat pelayanan publik yang rima.

Harta Kekayaan Ida Hamidah Mengacu pada LHKPN

Publik juga mencari tahu perihal harta kekayaan dari Ida Hamidah karena dirinya juga merupakan ASN. Mengacu pada LHKPN, Ida memiliki harta kekayaan bersih mencapai Rp5,46 miliar.

Aset yang dimiliki tercatat di berbagai sektor, termasuk properti, yang tersebar di wilayah Bandung dan Garut. Ia juga tercatat memiliki 1 unit SUV Mitsubishi Pajero bertahun produksi 2017.

Sekilas data LHKPN yang dilaporkan Ida Hamidah yang masuk dalam golongan eselon ini adalah sebagai berikut:

  • Tanah dan Bangunan, Rp4,908,000,000
  • Alat transportasi, Rp230,000,000
  • Kas dand surat berharga, Rp131,100,000
  • Harta bergerak lainnya, Rp323,000,000
  • Utang, Rp125,000,000
  • Total kekayaan bersih, Rp5,467,000,000

Dianggap Bentuk Evaluasi

KDM menyatakan bahwa penonaktifan Ida Hamidah dari jabatannya terakhir diharapkan menjadi bentuk evaluasi. Diharapkan sistem pelayanan di Samsat Soetta dapat menjadi lebih baik, rapi, dan sesuai dengan arahan yang diberikan olehnya.

KDM menyampaikan rasa terima kasih pada masyarakat yang sudah memberikan pengaduan, karena menjadi bentuk partisipasi aktif dalam pengawasan sistem kerja yang ada di jajaran pemerintahannya, khususnya pada bagian yang diampu oleh Ida Hamidah.

Ida Hamidah hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih mendalam yang melibatkan Inspektorat serta BKD Jawa Barat. Sedikit tentang profil Ida Hamidah ini semoga berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Ida Hamidah Dicopot Dedi Mulyadi? Ini Kronologi Kasus Samsat Soekarno-Hatta

Kenapa Ida Hamidah Dicopot Dedi Mulyadi? Ini Kronologi Kasus Samsat Soekarno-Hatta

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:16 WIB

Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!

Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 14:06 WIB

Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak

Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

×