- Rahmat, pemilik kios Azhar Cell di Makassar, sukses menjadi agen layanan keuangan melalui platform BukuAgen sejak tiga tahun lalu.
- Layanan transaksi keuangan di kiosnya berhasil meningkatkan pendapatan bulanan Rahmat hingga dua kali lipat secara signifikan bagi keluarga.
- Keberhasilan tersebut memungkinkan Rahmat membiayai pendidikan anaknya hingga ke Kairo serta meraih peringkat kesembilan Agen Juara Sulawesi Selatan.
Suara.com - Di sebuah sudut Kota Makassar, ada cerita sederhana yang pelan-pelan berubah jadi kisah besar. Rahmat (39), pemilik kios kecil bernama Azhar Cell, tak pernah membayangkan usahanya bisa mengantarkan sang anak menempuh pendidikan hingga ke Kairo, Mesir.
Nama kios itu sendiri diambil dari sang anak—yang kini bersekolah di SMA Al Azhar, Kairo, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di pesantren. Bagi Rahmat, ini bukan sekadar pencapaian, tapi bukti bahwa langkah kecil bisa membawa perubahan besar.
Tiga tahun lalu, hidup Rahmat masih berkutat pada usaha konter pulsa sederhana. Ia sering mendapat permintaan dari pelanggan untuk tarik tunai atau transfer, tapi tak bisa memenuhi. Warga sekitar pun harus pergi jauh ke ATM atau bank, sering kali dengan antrean panjang.
Sampai akhirnya, Rahmat mengambil keputusan sederhana: mencoba menjadi agen layanan keuangan melalui BukuAgen.
Keputusan itu mengubah segalanya.
Kini, kiosnya tak lagi sekadar tempat membeli pulsa. Setiap hari, 20 hingga 30 transaksi keuangan terjadi di sana—mulai dari tarik tunai hingga Rp10 juta per transaksi, transfer, hingga pembayaran tagihan. Warung kecilnya berubah menjadi titik layanan keuangan yang diandalkan warga.
“Sekarang warung saya bukan cuma untuk jualan, tapi juga jadi tempat warga melakukan berbagai transaksi keuangan,” ujar Rahmat.
Perubahan ini juga berdampak langsung pada penghasilannya. Dari yang sebelumnya terbatas, kini ia bisa meraup tambahan Rp3–5 juta per bulan—bahkan hingga dua kali lipat dari sebelumnya.
Namun bagi Rahmat, yang paling berarti bukan sekadar angka.
Dari usaha inilah ia bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih stabil—dan yang paling membanggakan, membiayai pendidikan anaknya hingga ke luar negeri.
“Awalnya saya tidak pernah membayangkan bisa sampai di titik ini,” katanya.
Kisah Rahmat menjadi salah satu potret dalam Laskar Agen Juara Roadshow 2026 di Makassar. Ia bahkan berhasil masuk peringkat ke-9 Agen Juara di wilayah Sulawesi Selatan dan Tengah—sebuah pengakuan atas konsistensinya dalam membangun usaha berbasis kepercayaan masyarakat.
Fenomena seperti ini menunjukkan perubahan peran warung di tengah masyarakat. Bukan lagi sekadar tempat jual beli, tetapi juga menjadi simpul layanan keuangan yang dekat, cepat, dan dipercaya.
Di tengah keterbatasan akses layanan keuangan formal di beberapa wilayah, kehadiran warung seperti milik Rahmat menjadi solusi nyata. Menggabungkan kedekatan dengan pelanggan dan kemudahan layanan, warung kini punya peran lebih besar dalam kehidupan sehari-hari.
BukuAgen sendiri telah menjangkau lebih dari 250.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia, dengan Indonesia Timur sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan tercepat.